Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
  • visibility 281
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai generasi yang siap menghadapi masa depan kelak.

Beberapa hari yang lalu saat saya tengah menemani Tsania belajar, tiba-tiba ia sampai pada rasa bosan dan jenuh. Padahal baru sebentar. Saya memakluminya sebab anak-anak terkadang masih dominan keinginannya untuk bermain daripada fokus belajar. Lalu saya mencoba memberikan sesuatu yang lain, yakni belajar sambil bernyanyi. Ternyata ia sangat antusias. Terlihat dari senyum yang terus mengembang di bibir mungilnya.

Buku bacaan saya tutup, lalu ia saya ajak bernyanyi tentang tata urutan berwudhu. Meski ia masih kesulitan untuk mengikuti, tapi ia tak menyerah begitu saja. Saya menuntunnya pelan-pelan, dengan bernyanyi berulang kali sambil mempraktikkannya. Seperti ini lirik lagunya.

Baca basmalah sambil cuci tangan

Kumur-kumur basuh hidung basuh muka

Tangan sampai kesiku

Kepala dan telinga

Terakhir basuh kaki lalu doa.

Saking asyiknya belajar, tak terasa sudah masuk waktunya untuk melaksanakan sholat isyak. Saya meminta izin kepadanya untuk menyudahi belajar dan melaksanakan sholat isyak terlebih dahulu. Tak lupa saya turut mengajaknya untuk sholat bersama. Meski ia masih kecil dan belum baligh, namun saya tetap mengajaknya dengan maksud memberikan pengajaran sejak dini.

Saat saya menuju kamar mandi untuk berwudhu, ia mengekor dibelakang. Sama seperti anak ayam yang selalu mengekor pada induknya. Ia lantas meminta saya berwudhu sambil bernyanyi, seperti yang saya ajarkan kepadanya. Wah pikir saya, ini anak bisa saja. Bagaimana bisa wudhu secara khusyuk kalau harus sambil bernyanyi. Yang ada saya malah tertawa. Lalu saat saya selesai berwudhu, rupanya ia masih setia melihat dibalik pintu kamar mandi.

Anak-anak suka dengan hal yang mendatangkan kegembiraan dan keceriaan.  Hal yang sama juga terjadi kepada para keponakan saya lainnya. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 kemarin, bibi saya mengadakan lomba untuk para keponakannya. Alasannya sederhana. Ia ingin melihat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Niat baiknya disambut baik oleh mereka dan seluruh keluarga besar dari bapak.

Pada malam harinya, tibalah acara perlombaan dimulai. Pesertanya hanya lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki. Lomba yang diadakan diantaranya makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, dan makan biskuit yang diletakkan di kepala. Hadiahnya tak seberapa, yang terpenting momen kebahagiaannya. Membangun kerukunan antar anggota keluarga dan saling menyebarkan kebahagiaan sebagai bentuk refleksi dari kata “merdeka”.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Paparkan Program dari 12 Bidang

    Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Paparkan Program dari 12 Bidang

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Wonosobo – Bertempat di Ruang Sinensis, Tambi Tea Resort Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 bersama Ketua dan Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024). Dalam sesi pemaparan program kerja, dipimpin Wakil Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Para pengurus PC Muslimat NU dan Fatayat NU menghadiri apel Hari Ibu, Kamis (22/12) pagi. Agenda ini diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pati dan berlokasi di halaman Pendopo Kabupaten. Kehadiran lima puluhan ibu-ibu NU tersebut atas undangan dari Pemkab Pati. Selain Fatayat dan Muslimat, turut juga ratusan kaum hawa baik dari elemen pemerintah maupun […]

  • NU sebagai Civil Society

    NU sebagai Civil Society

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Sejak didirikan pada 1926, NU memiliki peran yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sosial, politik, dan budaya. Sebagai organisasi yang berbasis pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, NU tidak hanya berfokus pada pengembangan agama, tetapi […]

  • Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    Konferensi MWCNU Kec Wedarijaksa

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Wedarijaksa menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di Gedung MWC NU Wedarijaksa,(6/8) Selain itu, MWC Wedarijaksa diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang wirausaha, karena di kecamatan tersebut banyak usaha […]

  • Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto* KH Abdurrohman Wahid yang sering kita kenal dengan panggilan akrabnya Gus Dur merupakan sosok guru besar bangsa, nasionalis, humoris, dan merakyat. Gus Dur juga terkenal sebagai sosok budayawan dan cendekiawan rakyat yang pemekiran dan sikapnya menunjukkan kepada kepedulian terhadap nasib rakyat di tengah dinamika pembangunan nasional. Selain itu juga Gus Dur terkenal dengan […]

expand_less