Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai generasi yang siap menghadapi masa depan kelak.

Beberapa hari yang lalu saat saya tengah menemani Tsania belajar, tiba-tiba ia sampai pada rasa bosan dan jenuh. Padahal baru sebentar. Saya memakluminya sebab anak-anak terkadang masih dominan keinginannya untuk bermain daripada fokus belajar. Lalu saya mencoba memberikan sesuatu yang lain, yakni belajar sambil bernyanyi. Ternyata ia sangat antusias. Terlihat dari senyum yang terus mengembang di bibir mungilnya.

Buku bacaan saya tutup, lalu ia saya ajak bernyanyi tentang tata urutan berwudhu. Meski ia masih kesulitan untuk mengikuti, tapi ia tak menyerah begitu saja. Saya menuntunnya pelan-pelan, dengan bernyanyi berulang kali sambil mempraktikkannya. Seperti ini lirik lagunya.

Baca basmalah sambil cuci tangan

Kumur-kumur basuh hidung basuh muka

Tangan sampai kesiku

Kepala dan telinga

Terakhir basuh kaki lalu doa.

Saking asyiknya belajar, tak terasa sudah masuk waktunya untuk melaksanakan sholat isyak. Saya meminta izin kepadanya untuk menyudahi belajar dan melaksanakan sholat isyak terlebih dahulu. Tak lupa saya turut mengajaknya untuk sholat bersama. Meski ia masih kecil dan belum baligh, namun saya tetap mengajaknya dengan maksud memberikan pengajaran sejak dini.

Saat saya menuju kamar mandi untuk berwudhu, ia mengekor dibelakang. Sama seperti anak ayam yang selalu mengekor pada induknya. Ia lantas meminta saya berwudhu sambil bernyanyi, seperti yang saya ajarkan kepadanya. Wah pikir saya, ini anak bisa saja. Bagaimana bisa wudhu secara khusyuk kalau harus sambil bernyanyi. Yang ada saya malah tertawa. Lalu saat saya selesai berwudhu, rupanya ia masih setia melihat dibalik pintu kamar mandi.

Anak-anak suka dengan hal yang mendatangkan kegembiraan dan keceriaan.  Hal yang sama juga terjadi kepada para keponakan saya lainnya. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 kemarin, bibi saya mengadakan lomba untuk para keponakannya. Alasannya sederhana. Ia ingin melihat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Niat baiknya disambut baik oleh mereka dan seluruh keluarga besar dari bapak.

Pada malam harinya, tibalah acara perlombaan dimulai. Pesertanya hanya lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki. Lomba yang diadakan diantaranya makan kerupuk, membawa kelereng dengan sendok, dan makan biskuit yang diletakkan di kepala. Hadiahnya tak seberapa, yang terpenting momen kebahagiaannya. Membangun kerukunan antar anggota keluarga dan saling menyebarkan kebahagiaan sebagai bentuk refleksi dari kata “merdeka”.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, melantik para pengurus dari 17 lembaga di bawah naungannya. Pelantikan itu digelar dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 1 di Aula Institut Pesantren Matholi’ul Falah (Ipmafa), Margoyoso, Rabu (25/12/2024). Adapun lembaga-lembaga itu antara lain LDNU, LP Ma’arif NU, Lakpesdam NU, RMI NU, Lesbumi NU, LTN NU, LF […]

  • PCNU-PATI

    Ang Lee

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Enam tahun dia dalam ketidakpastian. Perjuangannya belum menghasilkan apa-apa, kecuali rasa lelah dan dihantui putus asa. Mimpinya tidak akan terwujud, batin lelaki itu. Selama enam tahun ia menjadi asisten editor, alias tukang angkat alat-alat per-film-an. Selama itu pula ia mengirim skenario film  ke puluhan rumah produksi, dan yang diterima adalah […]

  • PCNU-PATI Photo by Andrei Slobtsov

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 4

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Salmaaan … come on. Kamu ngapain sih?” Fix, suara itu semakin membuat Salman ge-er. Ditambah provokasi dari sana sini membuatnya ingin mengangkat pantat dan memenuhi panggilan itu sesegera mungkin. Tapi ia sempat ragu saat meneliti ekspresi wajah para pengurus bagian keamanan, Kang Frans, Kang Husni, dan Kang Rif’al. Ada senyum berbau […]

  • PCNU-PATI

    Beragama dan Bernegara Harus Menyenangkan

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – KH. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) mengatakan bahwa beragama dan bernegara harus menyenangkan. Sebab, kalau tidak menyenangkan maka ada yang salah dalam beragama dan bernegara seorang. “Pada hakikatnya, agama lahir sebagai solusi bukan sebagai problem,” kata Gus Miftah dalam Talk Show Bersama Gus Miftah bertajuk ‘Orasi Kebangsaan Beragama Berbangsa yang Happy dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Luke Stackpoole

    Cerita Tabatabaei House

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di Iran ada sebuah rumah yang sangat megah. Sebuah rumah yang mengandung nilai sejarah dan dibangun dengan keringat cinta dan kasih sayang. Afifah Ahmad, penulis asal Indonesia yang tinggal di Iran, suatu ketika mengunjungi rumah tersebut. Dia bercerita bahwa di balik kemegahan rumah itu, tersimpan cerita menarik. Konon, rumah tersebut […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    PC IPNU IPPNU Pati Gelar Rakorcab dan Peringatan Harlah

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) sekaligus Peringatan Harlah IPNU IPPNU, Jumat (14/3/2025). Kegiatan ini berlangsung di Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, dan dihadiri oleh 200-an peserta dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-Kabupaten […]

expand_less