Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Doa Menag saat Upacara Tuai Pujian, Ini Teks Lengkapnya

Doa Menag saat Upacara Tuai Pujian, Ini Teks Lengkapnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
  • visibility 567
  • comment 0 komentar
Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas sedang membacakan doa dalam Upacara HUT RI ke-76. Doa inilah yang kemudian viral karena keindahan diksinya.


PATI-Tidak ada yang aneh dengan upacara peringatannkemerdekaan RI yang ke-76, Selasa (17/8) di istana negara kemarin. Namun akhir-akhir tidak masyarakat yang menyoroti Menteri Agama, Gus Yaqut Cholil Qoimas. 


Bukan soal pakaian atau momen-momen unik yang menjadi sorotan netizen. Namun doa yang dibacakan oleh Gus Yaqut dengan pilihan diksi putis lah yang menjadi perbincangan di media sosial. 

Salah satunya akun twitter @ceritanyawulan yang berkicau pembacaan doa dari Pak Menag auto adem ya, semoga kita bisa cepat lalui pandemi ini,”.

Selain itu, pemilik akun @miskiy28 juga memberikan komentarnya di twitter dengan berkata demikian,Org NU kl bikin doa ternyata bagus2 ya. Dulu waktu menag Lukman jg doanya bagus. Bisa puitis dan berima gitu. Dan ngga menyinggung tentunya. Ngerti adab.”

Usut punya usut, ternyata teks doa tersebut ditulis oleh KH. Musthofa Bisri (Gus Mus), Paman Gus Yaqut seperti penjelasan pemilik akun Facebook Ahmad Musta’in berikut, “Sepengetahuan saya, ini adalah doa kenegaraan paling keren lahir dan batin. Sebagaimana penjelasan Gus Menag Yaqut Cholil Qoumas, doa ini redaksinya disusun oleh K.H.A. Mustofa Bisri.,” tulisnya.

Berdasarkan penelusuran NU Online, doa ini diunggah oleh akun Simbah Kakung yang merupakan akun pribadi Gus Mus pada 16 Agustus 2014. Kemudian, Menag Gus Yaqut mengadopsinya kembali dengan sedikit penyesuaian. 

Banyak keistimewaan dalam doa tersebut. Selain puitis, seorang netizen sempat menghitung ada 99 kata ‘indah’ di dalam doa yang indah tersebut. Berikut adalah doa yang dibacakan oleh Menag saat upacara kemerdekaan RI kemarin. 

Bismillahirrahmanirrahim
Ya Allah, ya Tuhan kami, Wahai Keindahan
yang menciptakan sendiri segala yang indah,
Wahai Pencipta yang melimpahkan sendiri segala anugerah,
Wahai Maha pemurah yang telah menganugerahi kami negeri sangat indah dan bangsa yang menyukai keindahan,
Ya Allah yang telah memberi kami kemerdekaan yang indah,

Demi nama-nama agungMu yang maha indah
Demi sifat-sifat suciMu yang maha indah
Demi ciptaan-ciptaanMu yang serba indah
Anugerahilah kami, pemimpin-pemimpin kami, dan bangsa kami kepekaan menangkap dan mensyukuri keindahan anugerahMu.
Keindahan merdeka dan kemerdekaan
Keindahan hidup dan kehidupan
Keindahan manusia dan kemanusiaan
Keindahan kerja dan pekerjaan
Keindahan sederhana dan kesederhanaan
Keindahan kasih sayang dan saling menyayang
Keindahan kebijaksanaan dan keadilan
Keindahan rasa malu dan tahu diri
Keindahan hak dan kerendahan hati
Keindahan tanggung jawab dan harga diri.

Ya Allah, ya Tuhan kami, Anugerahilah kami,
pemimpin-pemlmpin kami, dan bangsa kami kemampuan mensyukurl nikmat anugerahMu dalam sikap-sikap indah yang Engkau ridlai.
Selamatkanlah Jiwa-Jiwa kami dari noda-noda yang mencoreng keindahan martabat kami.

Pimpinlah kami, pemimpin-pemimpin kami,
dan bangsa kami ke Jalan indah menuju cita-clta Indah kemerdekaan kami.
Kuatkanlah lahir batin kami untuk melawan godaan keindahan-keindahan imitasi yang menyeret diri-diri kami dari keindahan sejati kemanusiaan dan kemerdekaan kami.
Merdekakanlah kami dari belenggu penjajahan apa şaja selain Allah termasuk diri kami sendıri.
Kokohkanlah jiwa raga kami untuk menjaga keindahan negeri kami.

Yaa Nuuru, Wahai Maha Cahya di atas segala cahya,
Pancarkanlah cahyaMu di mata & pandangan kami
Pancarkanlah cahyaMu di telinga & pendengaran kami
Pancarkanlah cahyaMu di mulut & perkataan kami
Pancarkanlah cahyaMu di hati dan keyakinan kami
Pancarkanlah cahyaMu di pikiran & sikap kami
Pancarkanlah cahyaMu di kanan & kiri kami
Pancarkanlah cahyaMu di atas & bawah kami
Pancarkanlah cahyaMu di dalam diri kami.

Pancarkanlah cahyaMu yaa Maha Cahya
Agar kami dapat menangkap keindahan ciptaanMu dan meresapinya dapat menangkap keindahan anugerahMu dan mensyukurinya dapat menangkap keburukan Jalan sesat setan dan menghindarinya.

Pancarkanlah cahyaMu, ya Maha Cahya
Agar kami dapat menangkap keindahan kebenaran dan mengikutinya dapat menangkap keburukan kebatilan dan menjauhinya.
Agar kami dapat menangkap keindahan kejujuran dan menyerapnya dapat menangkap keburukan kebohongan dan mewaspadainya.

Pancarkan CahyaMu, ya Maha Cahya
Sirnakan dan jangan sisakan sekelumit pun kegelapan di batin kami.

Ya Allah, kami berdoa dengan menyebut nama-nama indahMu,
seperti yang Engkau perintahkan. Maka kabulkanlah doa kami, seperti yang Engkau janjikan. Amin.

Semoga doa-doa kita semua untuk kebaikan negeri ini dikabulkan Allah swt. Amin.(karim/ltn)


  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Madrasah Mazro’atul Ulum, Suwaduk, Wedarijaksa menggelar qurban bersama pendidik dan murid. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di belakang Madrasah Senin (12/8) pagi tadi. Beberapa dewan guru dibantu masyarakat sedang mengurus daging qurban Tak tanggung-tanggung, dua ekor sapi dipotong untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar, guru dan juga peserta didik. Beberapa orang guru terjun langsung mengurus sapi yang […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

  • PCNU Pati Bantah Dukung Mutlak Lima Hari Sekolah

    Opsional Lima atau Enam Hari Sekolah Kewenangan Mutlak Satpen.

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati membantah mendukung atau menolak secara mutlak penerapan lima hari sekolah. ’’PCNU Kabupaten Pati tidak menolak atau mendukung secara mutlak kebijakan 5 Hari Sekolah, karena disamping mekanismenya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, juga berharap tidak terjadi cacat prosedur dalam kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah,” ujar […]

  • FKPT Jateng Berperan Aktif dalam Persiapan Survei Risiko Terorisme 2025

    FKPT Jateng Berperan Aktif dalam Persiapan Survei Risiko Terorisme 2025

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang, 14 Mei 2025 – Kabid Pengkajian dan Penelitian Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Ahmad Ro’uf, aktif berpartisipasi dalam Sosialisasi Survei Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan pelaksanaan survei IRT secara nasional guna memetakan potensi ancaman terorisme […]

  • PCNU-PATI

    Peristiwa Manikebu Kesastraan Indonesia dan Politik di Tahun 1960 an

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar
  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.882
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

expand_less