Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakerdin Zona 7 Dibuka Wakil Ketua Ma’arif NU PBNU

Rakerdin Zona 7 Dibuka Wakil Ketua Ma’arif NU PBNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
  • visibility 592
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Pemalang – Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 4 di Pemalang dihadiri 359 Kepala Madrasah dan Kepala Sekolah dari LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes dan puluhan pengurus LP.  terlaksana pada Ahad (26/1/2025) di The Winner Resto Pemalang.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa Rakerdin menjadi momentum penting karena sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), dan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan dilanjutkan Rakerdin.

“Sebelum ada Rakerdin, jumlah satuan pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah baru 3982. Setelah Rakerdin sampai hari ini, naik menjadi 4361 satuan pendidikan,” kata Fakhrudin.

Dikatakan Fakhrudin, bertambahnya jumlah satuan pendidikan tersebut tentu melahirkan peluang sekaligus tantangan. Namun, pihaknya berkitmen untuk terus memajukan layanan dan mutu satuan pendidikan di bawah LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang Kiai Abu Joharudin Bahry menyambut baik kegiatan tersebut meski ada perpindahan tempat, namun pelaksanaan Rakerdin di Pemalang berjalan lancar dan maksimal. “Menurut saya, ber-Ma’arif itu harus menjadi rujukan pendidikan, keislaman, dan keaswajaan,” tuturnya.

Di Kabupaten Pemalang, katanya, lembaga pendidikan kategorinya hanya tiga. “Di bawah Ma’arif NU, di bawah Dinas Pendidikan, dan di bawah Muhammadiyah. Khusus yang tidak punya label, kalau tidak di bawah Dinas dan Muhammadiyah ya biasanya Ma’arif. Jadi yang resmi bergabung di bawah Ma’arif sebanyak 150-an dari kira-kira 200-an yang terdeteksi NU,” katanya.

Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr. Ghufron Hamzah menyampaikan bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah merupakan bagian dari depertemenisasi di PWNU Jawa Tengah yang fokus bidang pendidikan. “Bidang pendidikan ini merupakan bagian strategis dari Nawa Kartika sebagai medan khidmat PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029,” katanya.

Pihaknya menghimbau kepada peserta Rakerdin, bahwa perkembangan digital saat ini luar biasa, dan PWNU Jateng sudah memprioritas program digitalisasi. “Mahasiswa sekarang itu pinter-pinter. Buat tugas tinggal pakai ChatGPT. Maka ini harus dikuatkan di jenjang madrasah dan sekolah, bahwa penggunaan teknologi digital termasuk ChatGPT harus bijak. Karakter tidak bisa diajarkan oleh AI, hanya guru yang bisa mengajarkan karakter kepada murid,” katanya.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PBNU Dr. H. Yanto Basri dalam sambutannya, pihaknya menyoroti arah kebijakan pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag) termasuk arah kebijakan Deep Learning.

“Deep learning, di dalamnya mindful learning, meaningful learning, dan joyfull learning, ini merupakan sebuah arah pendidikan yang arah memberikan guidance kepada seluruh elemen di Indonesia dengan baik yang membutuhkan pola pikir yang cukup baik,” katanya.

Selain itu, Kemdikdasmen juga mengeluarkan “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membentuk Generasi Berkarakter” melalui Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, Istirahat Cepat. “Ini adalah sebuah arah agar anak didik kita menjalani kehidupan di sekolah dan di rumah dengan baik,” katanya.

Pihaknya berharap, dari arah kebijakan Kemdikdasmen ini, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng harus punya sistem, pola, struktur berpikir, adaptif terhadap perubahan zaman, adaptasi kurikulum, metodologi, agar anak-anak kita bisa belajar di rumah, madrasah dan sekolah dengan baik.

Selain itu, menurutnya, Kemenag juga memiliki arah dengan beragam prioritas program penguatan GTK, toleransi, nasionalisme, dan program lain. Secara resmi, Rakerdin Zona 4 dibuka Wakil Ketua LP Ma’arif NU PBNU Dr. H. Yanto Basri, dilanjutkan penyerahan penghargaan.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Dr. Muchamad Sidik Sisdiyanto, M.Pd., Asisten Bupati Pemalang, Pergunu, Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes, dan tamu undangan. (Ibda)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

  • NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto* Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU) telah berperan serta dalam bidang pendidikan. Bahkan sejak kelahirannya pada tahun 1926 organisasi tersebut sangat memperhatikan pendidikan terutama keberadaan  pesantren. Dalam Anggaran Dasarnya (1927) maupun dalam Statutent Nahdlatoel Oelama (1927) dinyatakan, bahwa bidang garapan NU untuk mencerdaskan sumber daya manusia dengan membantu pembangunan  […]

  • PCNU-PATI Photo by Ben_Kerckx

    Suami Khayalan

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apa mbak ini calon istrinya Mas Faris?” Tanya Bi Misih sambil mengamati gadis di depannya. Ia fokus pada gaun pengantin yang dikenakan si gadis. “Tidak. Kami baru saja ketemu.” “Ooh.” Bik Misih tersenyum. “Mari ikut saya,” lanjutnya mengajak gadis cantik itu masuk ke dalam. —– “Nah, gini lebih cantik. Masyaallah.” Bik […]

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

  • PCNU-PATI

    Santun(an)

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Menjelang hari kemenangan. Berbagai macam kegiatan banyak dilakukan. Mereka mengatakan memburu pahala; berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan kegiatan tersebut seringkali dengan embel-embel mengentaskan kesedihan serta berbagi kebahagiaan terdahap mereka yang dalam menjalani hidup dan kehidupan belum mendapatkan keberuntungan. Dalam tanda kutip mereka yang sendari kecil telah ditinggalkan orang tuanya baik dari […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.219
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

expand_less