Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh

Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

Dua hari yang lalu saya merasakan ketidaknyamanan pada kondisi tubuh saya. Bukan karena sedang lapar, tapi diseluruh badan terasa lesu dan lemas. Mungkin sebab musababnya karena saya jatuh saat hendak menyalakan motor saat pagi sebelum berangkat bekerja.

Pagi itu saya hendak menyalakan motor dengan menstandarkan dua penyangganya. Tapi sesuatu hal terjadi. Motor saya tiba-tiba rubuh karena sendal yang saya pakai licin. Alhasil saya jatuh bersamaan dengan jatuhnya motor. Pakde yang melihat kejadian itu segera menolong saya mendirikan motor. Padahal hari-hari sebelumnya tidak pernah mengalami hal itu. Barangkali memang bukan keberuntungan saya pagi itu.

Setelah kejadian itu muncullah memar dikaki saya. Untungnya tidak parah. Saya pun masih terus aktivitas seperti biasanya. Saya masih berangkat bekerja dan bercanda bersama teman-teman. Namun dihari itu badan terasa sekali lemasnya. Hingga kawan saya satu kantor beberapa kali menegur dan menanyakan terkait kondisi saya.

Sepulang bekerja, malamnya saya bergegas untuk pijat ditempat langganan saya dengan ditemani ibu. Setelah menunggu, akhirnya giliran saya untuk dipijat. Saya langsung memperlihatkan kaki saya yang tampak memar itu. Simbah yang melihatnya spontan bertanya kenapa bisa seperti itu. Saya mencoba menjabarkan kronologinya. Dan si mbah hanya mendengarkan dengan seksama seraya mengucapkan, “wis tuo kok tibonan” (Sudah tua kok sering jatuh).

Setelah saya selesai bercerita, si mbah memijat seluruh tubuh saya. Namun ketika pijatannya sampai pada bahu sebelah kiri, saya menjerit kesakitan. Si mbah merasa keheranan karena yang memar adalah kaki kiri. Saya mencoba mengingat-ingat kejadian apa yang menimpa saya sebelum jatuh pagi itu. Dan saya teringat hari sebelumnya, bahwa bahu saya kena tonjokan adik. Bukan sebab saya menggoda dia, tapi karena dia merasa gabut maka pelampiasannya adalah saya. Ia menonjok tidak hanya sekali dua kali. Bahkan sudah sering. Jadi saya sudah hafal. Entah yang hari itu kenapa tonjokannya terasa begitu keras dan sakit.

Selama proses memijat, simbah merapalkan doa dan sholawat agar sakit yang saya rasakan bisa segera sembuh, diiringi dengan meniupkan pada bagian yang terasa sakit khususnya. Saya lantas mengamini panjatan doa dan sholawat tersebut sambil menahan rasa sakit. Karena memang doa adalah obat terbaik. Doa dan sholawat adalah dua komponen yang memiliki kekuatan luar biasa yang tak mampu dianalogikan melalui akal manusia.

Setelah selesai pijat, kini ibu yang dinasihati simbah untuk menegur adik jika masih begitu kepada saya. Tak lupa simbah memberikan saran apa yang harus saya lakukan untuk meredakan memar, yaitu dengan mengompres menggunakan air hangat yang dicampur garam.

Sesampainya dirumah saya melaksanakan apa yang disarankan simbah disusul dengan tidur lebih awal. Benar saja, keesokan harinya badan saya terasa enteng dan kaki yang memar perlahan rasa sakitnya mulai menghilang. Tubuh saya terasa bugar dan lebih baik dari sebelumnya.

Saya ketika sedang tidak enak badan larinya bukan ke obat dulu, tapi kerumah simbah yang sudah menjadi langganan pijat. Baru jika memang benar-benar belum sembuh langkah selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat dan pergi ke dokter. Sejatinya baik minum obat maupun pijat keduanya sama saja. Mengutip pepatah berikut, banyak jalan menuju roma. Pun ada banyak jalan untuk mencapai kesembuhan dikala kita sedang sakit.(Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

      DKAC CBP KPP Kec. Trangkil sukses gelar kegiatan Pendidikan Kaderisasi tingkat pertama DIKLATAMA selama 2 hari 28-29 Januari 2021. Kegiatan yang berlokasi di TPQ Uswatun Hasanah Asempapan Trangkil Pati, di ikuti 28 peserta yang berlangsung dengan khidmat. Mengangkat tema “Refitalisasi Roh Loyalitas dan Militansi, Menyongsong Kader CBP  KPP bela NKRI” Bertujuan untuk mengkokohkan militansi […]

  • Ketum PBNU: Khidmat Jam`iyah Bentuk Tanggungjawab Keorganisasian

    Ketum PBNU: Khidmat Jam`iyah Bentuk Tanggungjawab Keorganisasian

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU)ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Konggres Pendidikan dengan tema Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sosial Syaifulloh Yusuf, […]

  • Photo by Valentin Lacoste

    Merajut Kerukunan Masyarakat Melalui Solidaritas

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Kemajemukan bangsa di Indonesia merupakan sebuah keniscayaan yang berbeda-beda antara agama, ras, suku, etnik, etnis, budaya, dan adat-istiadat. Itu semuanya merupakan gambaran masyarakat Indonesia. Dan tentunya perlu diantisipasi dan diwadahi biar tidak terjadi konflik antar perbedaan agama, ras, dan suku. Karena agama merupakan keyakinan dari masing-masing pemeluknya, sehingga agama sebagai sistem […]

  • Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim saat menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menaati peraturan pemerintah terkait pemutusan mata rantainpenyebaran covid-19 KOTA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dicanangkan oleh Pemerintah berdampak besar bagi masyarakat. Sektor ekonomi, pendidikan hingga sosial keagamaan merupakan sektor yang menerima pengaruh langsung dari PPKM. Pengaruh yang didapatkan kebanyakan merupakan efek […]

  • Meng-Qadla Shalat

    Meng-Qadla Shalat

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Azizi Hasbullah Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.Bapak Azizi Hasbullah yang kami hormati, kami mempunyai sedikit permasalahan yang mungkin di kalangan orang awan seperti saya belum banyak diketahui. Permasalahannya begini: Seseorang yang sengaja meninggalkan shalat, apakah masih tetap wajib meng-qodlo’ shalat itu diluar waktunya, […]

  • MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Suasana khidmat menyelimuti halaman Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, pada Senin (1/9/2025), saat lebih dari seribu siswa dan tenaga pendidik menggelar istighosah dan doa bersama demi keselamatan bangsa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian spiritual dan ikhtiar kebangsaan di tengah dinamika situasi nasional saat ini. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Masrukhan, […]

expand_less