Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh

Pijat; Cara Tradisional Pulihkan Kebugaran Tubuh

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

Dua hari yang lalu saya merasakan ketidaknyamanan pada kondisi tubuh saya. Bukan karena sedang lapar, tapi diseluruh badan terasa lesu dan lemas. Mungkin sebab musababnya karena saya jatuh saat hendak menyalakan motor saat pagi sebelum berangkat bekerja.

Pagi itu saya hendak menyalakan motor dengan menstandarkan dua penyangganya. Tapi sesuatu hal terjadi. Motor saya tiba-tiba rubuh karena sendal yang saya pakai licin. Alhasil saya jatuh bersamaan dengan jatuhnya motor. Pakde yang melihat kejadian itu segera menolong saya mendirikan motor. Padahal hari-hari sebelumnya tidak pernah mengalami hal itu. Barangkali memang bukan keberuntungan saya pagi itu.

Setelah kejadian itu muncullah memar dikaki saya. Untungnya tidak parah. Saya pun masih terus aktivitas seperti biasanya. Saya masih berangkat bekerja dan bercanda bersama teman-teman. Namun dihari itu badan terasa sekali lemasnya. Hingga kawan saya satu kantor beberapa kali menegur dan menanyakan terkait kondisi saya.

Sepulang bekerja, malamnya saya bergegas untuk pijat ditempat langganan saya dengan ditemani ibu. Setelah menunggu, akhirnya giliran saya untuk dipijat. Saya langsung memperlihatkan kaki saya yang tampak memar itu. Simbah yang melihatnya spontan bertanya kenapa bisa seperti itu. Saya mencoba menjabarkan kronologinya. Dan si mbah hanya mendengarkan dengan seksama seraya mengucapkan, “wis tuo kok tibonan” (Sudah tua kok sering jatuh).

Setelah saya selesai bercerita, si mbah memijat seluruh tubuh saya. Namun ketika pijatannya sampai pada bahu sebelah kiri, saya menjerit kesakitan. Si mbah merasa keheranan karena yang memar adalah kaki kiri. Saya mencoba mengingat-ingat kejadian apa yang menimpa saya sebelum jatuh pagi itu. Dan saya teringat hari sebelumnya, bahwa bahu saya kena tonjokan adik. Bukan sebab saya menggoda dia, tapi karena dia merasa gabut maka pelampiasannya adalah saya. Ia menonjok tidak hanya sekali dua kali. Bahkan sudah sering. Jadi saya sudah hafal. Entah yang hari itu kenapa tonjokannya terasa begitu keras dan sakit.

Selama proses memijat, simbah merapalkan doa dan sholawat agar sakit yang saya rasakan bisa segera sembuh, diiringi dengan meniupkan pada bagian yang terasa sakit khususnya. Saya lantas mengamini panjatan doa dan sholawat tersebut sambil menahan rasa sakit. Karena memang doa adalah obat terbaik. Doa dan sholawat adalah dua komponen yang memiliki kekuatan luar biasa yang tak mampu dianalogikan melalui akal manusia.

Setelah selesai pijat, kini ibu yang dinasihati simbah untuk menegur adik jika masih begitu kepada saya. Tak lupa simbah memberikan saran apa yang harus saya lakukan untuk meredakan memar, yaitu dengan mengompres menggunakan air hangat yang dicampur garam.

Sesampainya dirumah saya melaksanakan apa yang disarankan simbah disusul dengan tidur lebih awal. Benar saja, keesokan harinya badan saya terasa enteng dan kaki yang memar perlahan rasa sakitnya mulai menghilang. Tubuh saya terasa bugar dan lebih baik dari sebelumnya.

Saya ketika sedang tidak enak badan larinya bukan ke obat dulu, tapi kerumah simbah yang sudah menjadi langganan pijat. Baru jika memang benar-benar belum sembuh langkah selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat dan pergi ke dokter. Sejatinya baik minum obat maupun pijat keduanya sama saja. Mengutip pepatah berikut, banyak jalan menuju roma. Pun ada banyak jalan untuk mencapai kesembuhan dikala kita sedang sakit.(Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Logo resmi HUT Fatayat NU ke-70 PATI-Perayaan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 70 dirayakan dengam berbagai agenda. Masing-masing daerah memeiliki legiatan sendiri-sendiri untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Fatayat NU Pati. Dengan tajuk ‘Bhakti untuk Negeri Merawat Bumi, PC Fatayat NU Pati menggelar beberapa kegiatan. Agenda 70 Khataman, 70 selawat thibbul qulub, 70 […]

  • NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    • calendar_month Sab, 6 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

      Pati, 7 Februari 2021 LazisNU, LPBINU, Ansor, Banser, dan Banom Banom NU yang tergabung di NU Peduli mendirikan Posko di tempat yang terdampak banjir, Sabtu 6 Februari 2021. Pendirian Posko tersebut agar sedikit bisa meringankan masyarakat Nahdliyyin yang terdampak banjir.   “Curah hujan tinggi sepekan ini sebabkan banjir yang  melanda tak kurang dari 18 […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Media Sosial

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Di era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Entah sekadar untuk berinteraksi dengan teman, mendapatkan informasi terkini, atau mengungkapkan pendapat, platform-platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya telah menjadi tempat utama bagi jutaan orang di seluruh dunia. Namun, bagaimana puasa, sebuah praktik […]

  • PCNU-PATI

    Antara Istiqlal dan Katedral

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Salihin* Narasi toleransi yang berkaitan dengan Istiqlal dan Katedral telah banyak dipaparkan para penulis. Awalnya pun saya sangat kagum, dan kekaguman itu membawa saya pada fakta sejarah, dimana Nabi Muhammad SAW. pernah melakukan hal yang lebih fantastik dari pada “pelaminan” Katedral-Istiqlal. Kekaguman itu pun berangsur ‘surut’. Saat itu, rombongan Nasrani Najran mengunjungi […]

  • Bersama KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Sosialisasikan Pendirian Komisariat

    Bersama KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Sosialisasikan Pendirian Komisariat

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Para Pengurus Anak Cabang IPNU dan IPPNU Dukuhseti berpose bersama mahasiswa KKN IAIN Kudus DUKUHSETI – Bekerjasama dengan tim KKN IAIN Kudus, PAC IPNU IPPNU Kecamatan Dukuhseti akan melakukan sosialisasi terkait pendirian komisariat di MTs dan MA se-Kecamatan Dukuhseti. Untuk menyiapkan segala sesuatunya, PAC IPNU IPPNU Dukuhseti dan tim KKN IAIN Kudus mengadakan rapat terkait […]

expand_less