Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
Logo resmi HUT Fatayat NU ke-70

PATI-Perayaan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 70 dirayakan dengam berbagai agenda. Masing-masing daerah memeiliki legiatan sendiri-sendiri untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Fatayat NU Pati.

Dengan tajuk ‘Bhakti untuk Negeri Merawat Bumi, PC Fatayat NU Pati menggelar beberapa kegiatan. Agenda 70 Khataman, 70 selawat thibbul qulub, 70 syiir li khomsatun #dirumahaja menjadi agenda utamanya. Semua kegiatan ini dilaksanakan serentak pada Jumat (24/4) kematin pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di 21 PAC Fatayat NU se-Kabulaten Pati. Selain itu, santunan 70 orang dhuafa di masing-masing PAC juga dilaksanakan.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar sesuai yang diharapkan.” Ungkap Asmonah, S.Ag., M.Pd. ketua PC Fatayat NU Pati.

Menurut Asmonah, segala macam agenda yang diintruksikan oleh Pengurus Cabang, dilakukan dirumah. Semua ini demi menjaga suasana tetap kondusif di tengah pandemi covid 19. Selain itu, selawat thibbil qulub dan syi’ir li khomsatun yang dibaca juga memiliki tujuan khusus untuk mengangkat wabah virus corona dari Indonesia.

“Baik sholawat dan syi’ir itu kan ijazah darinpara ulama unuk mengatasi wabah. Khataman al qur’an juga demikian.” Lanjutnya.

Selain itu, agenda yang digelar dengan dominasi angka 70 tersebut merupakan perlambang usia Fatayat NU. Hal ini disampaikan oleh Murwati Sodiq, S.Pd.I., ketua panitia penyelenggara.

Murwati menambahkan jika peringatan HUT Fatayat NU tidak cukup itu saja. Minggu lalu, pihaknya juga menyelenggaraka  lomba hadroh dan lomba da’iyah.

“Pemenang lomba hadroh PAC Dukuhseti dan pemenah da’iyah PAC Tayu.” Lanjutnya.

Agenda Batal 

Jauh sebelum covid 19 mewabah, PC Fatayat NU telah merancang berbagai kegiatan untuk merayakan kelahirannya. Namun ditengarai merebaknya virus ini, agenda-agenda yang telah dipersiapkan tersebut ditunda dan bahkan sebagian dibatalkan.

Menurut Murwati, ada dua acara inti. Diantaranya bersih-bersih lingkungan serta seminar.

Kegiatan bersih lingkungan merupakan follow up dari tema yang diusung. Menurut Murwati, acara ini seharusnya dilaksanakan serentak pada tanggal 12 April lalu.

“Lagi-lagi karena situasi yang tidak memungkinkan, terpaksa kami undur.” Ungkapnya.

Sementara kegiatan seminar dengan topik emansipasi wanita juga terpaksa dibatalkan. Hal ini juga dilakukan guna mengantisipasi kerumunan yang dapat memicu penyebaran covid 19.

“Seharusnya banyak sekali agenda kita, ya.” Tutup Murwati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Toa Heftiba

    Anak Bukan Boneka

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan sebuah kisah. Tentang pengabdian seorang anak perempuan kepada ibunya. Pengabdian menurut saya sangat berlebihan, hingga membuatnya tak berani bahkan takut untuk bertindak atas pilihannya sendiri. Awal kisah bermula saat anak ini masih duduk di bangku SMA. Ia dipaksa untuk menikah oleh sang ibu dengan laki-laki yang […]

  • PCNU-PATI

    Imam Sumali Duduki Kursi GP Ansor 1 Kecamatan Gembong 

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    GEMBONG – Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Gembong telah usai. Kegiatan yang dilakukan di Gedung MWC NU Gembong pada Jumat (30/9) tersebut berjalan relatif singkat.  Sedikitnya, ada sembilan Ranting yang memberikan Rekomendasi kepada Imam Sumali. Secara singkat, pria asal Klakahkasian itu pun terpilih sebagai ketua PAC GP Ansor Kecmatan Gembong masa khidmat 2022-2024.  “Saya mengajak […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    FOMO Ramadan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.711
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ramadan sering melahirkan nafsu konsumtif berlebihan. Mbuh kenapa. Saya juga nggak paham. Seolah, ada dorongan kuat untuk beli, beli, beli, check out di Shoope, Lazada, Tokopedia, dan jalan-jalan ke pasar, mall, atau swalayan untuk beli, dan beli. Bahkan ada teman berkata “Wes, rasah nunggu paketan ning Shoope, marakke mumet, soale suwe […]

  • Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    Siswa MA Miftahul Ulum Semarakkan Haul Nyai Ageng Ngerang

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Dalam rangka Haul Nyai Ageng Ngerang, panitia menyelenggarakan segudang acara. Salah satunya adalah Karnaval Kirab Budaya yang dihelat Sabtu (31/8) siang. Untuk mensukseskan agenda ini, panitia menggandeng MA Miftahul Ulum, Tambakromo. Para peserta Kirab Budaya Haul Nyai Ageng Ngerang yang terdiri dari para peserta didik MA Miftahul Ulum Tambakromo Peran serta peserta didik MA Miftahul […]

  • 20 Guru Ma`arif dan Ustadz Ikuti Program English Capacity Building for Educators di Pare

    20 Guru Ma`arif dan Ustadz Ikuti Program English Capacity Building for Educators di Pare

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Semarang – Program English Capacity Building for Nahdliyin Educators resmi diluncurkan dan pada 15 November 2024 oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU dan RMI NU Jawa Tengah. Program dan mengirimkan 20 guru untuk mendapatkan pembimbingan di Pare di Camp Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang. Semua Peserta sudah […]

  • Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ribuan ketupat dan lepet diarak warga Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (17/4/2024) siang. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosekar agar anak-anak muda tertarik dan tidak meninggalkan budaya syawalan. Sebagaimana diketahui, masyarakat Muslim Jawa punya tradisi lebaran ketupat yang dirayakan sepekan setelah Idulfitri. Acara bertajuk Kenduri Seribu Ketupat ini sudah dua tahun […]

expand_less