Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Ber (empati) diri

Ber (empati) diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati.

Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi semua pada bersedih tanpa terkecuali. Keluarga, saudara, tetangga pada datang ikut berempati, saat tulisan ini saya buat masih saja ada tamu berdatangan untuk sekadar mengucapkan bela sungkawa, ikut berempati, ikut menghibur apabila semua orang pasti akan mengalami, tinggal menunggu waktu dan urutan antrian.

Kemarin teman, saudara dari luar daerah, kota atlas dan kota wali pada datang. Mereka datang dengan segala doa dan mendoakan dengan tahlil dan tahmid dengan khusuk dan seksama. Mereka ber empati atas nama pribadi dan organisasi, yang notabene saya dan mereka menempa diri.

Sebelumnya, pagi menjelang siang ada panggilan dari kolega, teman kerja yang menanyakan ini itu demi keuntungan pribadi, demi bersembunyi di ketiak pengabdian. Dengan dalih kebutuhan, dan jatuh tempo dengan seksama. Jika Tuhan kedua masih menjadi tujuan maka saya akan berujar, kalbun tenan.

Mengetahui, memahami, tentang kondisi apa pun sangatlah penting. Sebab jika apabila kita ingin berkomunikasi atau sekadar bersapa apa saja tentu harus ada ritme, harus ada jeda sebab dari itu kita dapat memahami perihal bagaimana menghargai.

Bukankah untuk menghargai diri sendiri harus bisa menghargai orang lain. Sebab empati terlahir dari pribadi pribadi yang tak ada kepentingan, tercipta dari hati yang bersih dan bening. Bukan dari orang orang punya tujuan dan mempunyai pemikiran untung rugi dari setiap pertemuan dan kedekatan.

Dari kejadian kemarin saya dapat menyimpulkan apabila zaman sekarang orang berempati sangatlah kurang bahkan bisa jadi sudah hilang. Apalagi ketika berhadapan dengan orang dibawahnya, atau strata sosialnya lebih rendah darinya. Maka dari itu, ketika kita ingin mengasah atau menempa hati kita termasuk saya agar mudah ber empati, yang perlu dilakukan adalah sering seringlah melihat kebawah, saat berjalan sehingga tak mudah tersandung batu di jalanan.

Kemudian saya bertanya pada diri saya sendiri. Bisakah saya berempati pada setiap orang yang saya kenal atau pun tak. Sebelum orang lain berempati pada saya? Jawabannya yaitu saya harus memaksakan kulino berempati pada siapa saja, pada yang di kenal atau pun tak, dan tak harus mempunyai maksud dan tujuan setelah melakukan empati.

Padahal berempati padi diri sendiri adalah kuncinya ber empati pada orang lain dalam kondisi apa pun. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    Bupati Undang Tokoh Agama di Pendopo Kabupaten

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ratusan Pengurus Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Pati memadati Pendopo Kabupaten, Kamis (26/6) malam. Mereka terdiri dari jajaran PCNU, MWC-NU lengkap dengan Banom-Banomnya. Kehadiran para ulama’ ini dalam rangka memenuhi undangan Setda Pati untuk melaksanakan Istighotsah Ulama’ dan Umaro’. Kegiatan ini diaktifkan kembali oleh Bupati Sudewo setelah beberapa saat vakum. Melalui KH. Yusuf Hasyim, […]

  • Sakomanu Jateng Masa Bhakti 2024-2029 Dilantik

    Sakomanu Jateng Masa Bhakti 2024-2029 Dilantik

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah masa bhakti 2024-2029 resmi dilantik pada Sabtu (10/5/2025) oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah bertempat di Aula PT Penerbit Erlangga Cabang Semarang. Dalam sambutannya, Ketua Sakomanu Jawa Tengah Kak H. Shobirin mengatakan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil Musda II […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.018
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

  • PCNU-PATI

    Sirah Mulia Ummul Mukminin

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Syaikh Mahmud Al-Mishri, penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Lulus Sarjana dari Fakultas  Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar Ushuluddin dan Dakwah Islamiyyah secara talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih Ijazah Ilmiah di bidang kajian  kitab-kitab […]

  • Potret praktik konseling pelajar, buah kerjasama IPNU-IPPNU Medani dan Posyandu remaja

    Gandeng Posyandu Remaja, IPNU IPPNU Medani Dirikan Lembaga Konseling

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    CLUWAK – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Medani, Kecamatan Cluwak mendirikan Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP). Dalam pelaksanaannya, LKPP PR IPNU IPPNU Medani bakal menggandeng Posyandu Remaja (Posrem) desa setempat. Pendirian ini awalnya diinisiasi oleh Evi Lutfia Nur Jannah, Demisioner Ketua IPPNU Medani periode pertama, sekaligus […]

expand_less