Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Ber (empati) diri

Ber (empati) diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati.

Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi semua pada bersedih tanpa terkecuali. Keluarga, saudara, tetangga pada datang ikut berempati, saat tulisan ini saya buat masih saja ada tamu berdatangan untuk sekadar mengucapkan bela sungkawa, ikut berempati, ikut menghibur apabila semua orang pasti akan mengalami, tinggal menunggu waktu dan urutan antrian.

Kemarin teman, saudara dari luar daerah, kota atlas dan kota wali pada datang. Mereka datang dengan segala doa dan mendoakan dengan tahlil dan tahmid dengan khusuk dan seksama. Mereka ber empati atas nama pribadi dan organisasi, yang notabene saya dan mereka menempa diri.

Sebelumnya, pagi menjelang siang ada panggilan dari kolega, teman kerja yang menanyakan ini itu demi keuntungan pribadi, demi bersembunyi di ketiak pengabdian. Dengan dalih kebutuhan, dan jatuh tempo dengan seksama. Jika Tuhan kedua masih menjadi tujuan maka saya akan berujar, kalbun tenan.

Mengetahui, memahami, tentang kondisi apa pun sangatlah penting. Sebab jika apabila kita ingin berkomunikasi atau sekadar bersapa apa saja tentu harus ada ritme, harus ada jeda sebab dari itu kita dapat memahami perihal bagaimana menghargai.

Bukankah untuk menghargai diri sendiri harus bisa menghargai orang lain. Sebab empati terlahir dari pribadi pribadi yang tak ada kepentingan, tercipta dari hati yang bersih dan bening. Bukan dari orang orang punya tujuan dan mempunyai pemikiran untung rugi dari setiap pertemuan dan kedekatan.

Dari kejadian kemarin saya dapat menyimpulkan apabila zaman sekarang orang berempati sangatlah kurang bahkan bisa jadi sudah hilang. Apalagi ketika berhadapan dengan orang dibawahnya, atau strata sosialnya lebih rendah darinya. Maka dari itu, ketika kita ingin mengasah atau menempa hati kita termasuk saya agar mudah ber empati, yang perlu dilakukan adalah sering seringlah melihat kebawah, saat berjalan sehingga tak mudah tersandung batu di jalanan.

Kemudian saya bertanya pada diri saya sendiri. Bisakah saya berempati pada setiap orang yang saya kenal atau pun tak. Sebelum orang lain berempati pada saya? Jawabannya yaitu saya harus memaksakan kulino berempati pada siapa saja, pada yang di kenal atau pun tak, dan tak harus mempunyai maksud dan tujuan setelah melakukan empati.

Padahal berempati padi diri sendiri adalah kuncinya ber empati pada orang lain dalam kondisi apa pun. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP. Ma'arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang. Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti […]

  • Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

    Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Dr. Tedy Kholiludin (kiri) saat memberikan kuliah umum di IPMAFA dengan didampingi moderator, M. Sofyan Alnashr MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Stadium General pada Sabtu (21/9) pagi. Acara yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung IPMAFA tersebut mengambil tema ‘Diversity in Unity; Membentuk Identitas Kolektif Mahasiswa Berdasarkan Nilai-nilai Pesantren’ dengan menghadirkan Sosiolog dan […]

  • Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    Dari Pena Menuju Pentas Dunia

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU Pati bekerjasama dengan Lembaga Kajian Ekonomi dan Sosial Masyarakat (Lennsa) Jawa Tengah mengadakan pelatihan jurnalistik dengan tema “Dari Pena Menuju Pentas Dunia” di gedung LPBA Kajen Kecamatan Margoyoso Pati, pada Kamis (17/9) Dalam sambutannya ketua Lennsa Ahmad Fitri,”Kegiatan ini adalah upaya memunculkan penulis handal, seperti KH Mustofa […]

  • Belajar Hidup Dari Rumi

    Belajar Hidup Dari Rumi

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kisah-kisah ini di tangan Rumi memiliki nilai imaji yang kaya karena keterampilan puitisnya. Bila ia mulai puisinya dengan kisah, lalu disusul oleh kisah lain, seakan-akan ditumpangkan atau dikaitkan begitu saja; hal ini ia lakukan untuk memberikan asosiasi, yang tampaknya beragam, tetapi tetap dalam kesatuan makna. Banyak kita jumpai berbagai kisah dalam satu puisi Rumi, kisah […]

  • PCNU-PATI

    Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada […]

  • Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj

    Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

     Sholawat Al-Berrlzanji iringi peringatan Isra’ Miraj Wedarijaksa – Lantunan Sholawat Al-Berjanji iringi kegiatan Isra’ Miraj yang di gelar oleh PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Kegiatan yang berlangsung (13/03) berlokasi di gedung MWC NU Wedarijaksa di hadiri puluhan anggota IPNU IPPNU tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Bebarengan Harlah IPNU IPPNU menambah meriahnya kegiatan, ini di tunjukan […]

expand_less