Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gandeng Posyandu Remaja, IPNU IPPNU Medani Dirikan Lembaga Konseling

Gandeng Posyandu Remaja, IPNU IPPNU Medani Dirikan Lembaga Konseling

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 371
  • comment 0 komentar


CLUWAK – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Medani, Kecamatan Cluwak mendirikan Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP). Dalam pelaksanaannya, LKPP PR IPNU IPPNU Medani bakal menggandeng Posyandu Remaja (Posrem) desa setempat.

Pendirian ini awalnya diinisiasi oleh Evi Lutfia Nur Jannah, Demisioner Ketua IPPNU Medani periode pertama, sekaligus pionir berdirinya Posyandu Remaja. Kemudian dibahas dalam pertemuan tim formatur IPNU IPPNU Medani periode kedua yang dilaksanakan di Objek Wisata Alam Rimong Indah pada Jumat (8/4).

“Alhamdulillah siang tadi saat musyawarah pembentukan pengurus, saya mengkomunikasikan ide saya tersebut kepada Ketua IPNU IPPNU baru dan teman-teman tim formatur. Semuanya memberikan respon positif dan bersemangat dengan rencana ini. Dengan kepemimpinan IPNU IPPNU yang dipegang Adik-Adik saya, saya optimis LKPP akan eksis di Medani dan bisa bermitra secara apik dengan teman-teman di Posyandu Remaja,” ungkap Evi

Evi mengungkapkan, bahwa pendirian LKPP ini telah dikoordinasikan dengan Ketua Posyandu Remaja Karya Husada Desa Medani, Abdul Majid.

“Alhamdulillah beliau yang juga salah satu aktivis IPNU Medani merespon sangat baik aspirasi saya ini. Tentunya hal ini juga sudah disampaikan kepada para pengurus Posrem. Semuanya sepakat untuk mengadakan kerjasama program. Kalau begini, saya yakin kolaborasi yang akan dilaksanakan dua organisasi remaja ini akan menghasilkan karya-karya hebat nantinya,” ungkap Evi.

Sebetulnya, kata Evi, ide pendirian LKPP ini sudah ada sejak ia menjabat sebagai Ketua IPPNU Medani. Namun, baru terealisasikan pada periode kali ini.

“Sebenarnya dulu waktu saya masih menjadi Ketua IPPNU, aktivis PC IPNU Pati sudah ada yang pernah berdiskusi dengan saya membahas LKPP. Hal itu terjadi saat Posyandu Remaja baru berdiri. Saya dimotivasi untuk mendirikan LKPP, namun dengan padatnya aktivitas saya waktu itu ditambah banyaknya hal yang harus saya selesaikan bersama pengurus Posrem lainnya karena Posrem memang baru awal berdiri, jadi saya belum bisa mengiyakan pada waktu itu,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedepan kegiatan LKPP bukan hanya pada bidang penyuluhan, konseling dan konsultasi saja. Namun, juga akan ada pelatihan di bidang kesehatan bagi anggota IPNU IPPNU serta pemeriksaan rutin mengenai tumbuh kembang remaja.

Kedepan, dia pun berharap Rekanita Dinda dan Rekan Bintang selaku Ketua IPNU IPPNU baru nantinya intens melakukan konsolidasi terhadap Posrem dan menggarap program kerja istimewa yang kelak menjadi maskot Ranting Medani.(iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.081
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ini Puasa dari Scroll

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.996
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Coba Anda Googling. Khususnya di Google Terjemah. Kata Scroll artinya menggulir. Scrolling berarti “bergulir”. Scroll Down bermakna “gulir ke bawah”. Scroll Up adalah “gulir ke atas. Mengapa harus mencari dan memastikan? Ya, jelas agar ada pengalaman empiris tentang mengapa kita harus puasa dari scroll, baik itu media sosial (Facebook, Tiktok, Instagram), […]

  • NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.767
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- NU PEDULI Kabupaten Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir dengan mendirikan Posko Kesehatan di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Posko ini disiapkan untuk melayani warga yang mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat banjir, seperti gatal-gatal, flu, demam, masuk angin, dan gangguan kesehatan lainnya. Peresmian Posko Kesehatan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PCNU […]

  • PCNU-PATI

    Lulusan Silahul Ulum Didorong Amalkan Ilmunya di Masyarakat

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PATI – Tahun ini Madrasah Aliyah (MA) Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati meluluskan sebanyak 111 siswa. Pelepasan dilakukan dalam bingkai Haflah Muwaddah kelas XII di halaman MA Silahul Ulum, Sabtu (17/6/2023). Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Yayasan Silahul Ulum, dengan mengundang KH. Zuhrul Anam dari Banyumas. Dalam sambutannya, KH. […]

  • Membongkar Rahasia Perdukunan

    Membongkar Rahasia Perdukunan

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari […]

expand_less