Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Lebaran

Selamat Lebaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Sepekan lalu kita semua telah merayakan hari raya idul fitri. Tak dipungkiri, saling berkunjung kerumah saudara maupun tetangga kini telah menjadi tradisi. Ada banyak hal yang berkenaan dengan adanya silaturahmi tersebut. Salah satunya adalah cerita-cerita dan pertanyaan tentang kehidupan pribadi. Saya, yang kini masih belum berpasangan tak lepas dari pertanyaan kapan menikah. Begitu juga dengan saudara saya yang belum juga dikaruniai seorang anak, juga tak luput dari pertanyaan kapan memiliki buah hati.

Bagi saya dan barangkali juga saudara saya yang mendapat pertanyaan yang kami sendiri pun belum bisa menjawabnya dengan pasti, hal itu terasa menyakitkan. Tapi bagaimana lagi. Kami tak bisa menghindari. Lebih-lebih pertanyaan itu tak hanya terlontarkan sekali, namun berkali-kali. Setiap berkunjung kerumah siapa, pasti bertanya demikian.

Ya sudahlah. Tapi disini saya tak ingin menjabarkan tentang hal diatas. Namun saya akan menyampaikan cerita nenek sewaktu lebaran kemarin. Nenek bercerita bahwa orang lain yang usianya jauh lebih muda darinya, merasa iri dengan dirinya. Bukan sebab kalah cantik atau tubuh yang masih seksi. Tapi karena nenek berada dekat dengan anak-anaknya.

Lebaran sepekan yang lalu menjadi bukti bahwa keluarga adalah yang terpenting dan diatas segalanya. Tanpa keluarga, lebaran akan terasa sangat kurang sekali. Begitulah yang dirasakan orang-orang tua dikampung yang keberadaannya jauh dari anak-anaknya. Mereka ditinggal pergi merantau ke sebuah kota, dan tak bisa berlebaran bersama. Atau bisa juga sebab alasan yang lain.

Kata kebanyakan orang tua di desa saya, nenek adalah satu diantara orang-orang tua yang beruntung. Anak-anaknya ada didekatnya bahkan 25 jam bisa berkomunikasi secara langsung. Selain itu, bisa bermain dengan cucu setiap saat pada usia senja, adalah harapan bagi kebanyakan orang tua. Dan nenek bisa merasakan itu semua.

Saya yang tengah menyantap jajanan khas lebaran dengan mendapat dongeng tersebut, mengambil kesimpulan bahwa kebahagiaan itu sesederhana itu rupanya. Hanya dengan berkumpul dengan anggota keluarga yang lengkap dan utuh. Dan saya merasakan bahwa ada kebanggaan sekaligus kebahagiaan pada diri nenek saat dan setelah menyampaikan cerita tersebut.

Selamat merayakan hari raya fitri. Semoga segala kekhilafan dapat termaafkan. Semoga setelah ini kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Eh iya, kamu sudah berkunjung pada orang tuamu belum?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Sukses Adakan Diklat Persidangan di 18 Kecamatan

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Pati melalui Departemen Organisasi sukses mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) persidangan kepada 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di Kabupaten Pati, Selasa (12/7/2022). Kerja keras Departemen Organisasi PC berbuah positif. Sejak pembukaan, Minggu (29/5) hingga penutupan, (12/7), rangkain acara berjalan lancar sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. […]

  • PCNU - PATI

    Ayat Ayat Cinta

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekadar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target […]

  • Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gembong melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Jumat (17/1) siang ini. Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati.   Imam Shomali Wicaksana, Ketua PAC GP Ansor Gembong telah menuntaskan dua tahun masa jabatannya. Ke depan, Ia berharap, penerusnya bisa melanjutkan program-program yang […]

  • Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    Ketua PCNU akan Bahas Hari Santri di PAS FM Pati

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Pamflet talk show Hari Santri 2021 yang menghadirkan K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati PATI – Pagi ini, Rabu (20/10) pukul 09.00 WIB, Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasim diagendakan akan onair via jejaring radio 101,00 Pati Adi Suara (PAS) FM Pati.  Rencananya, dalam siaran talk show tersebut akan membahas mengenai hari santri. Seperti jamak […]

  • PCNU-PATI

    Yuk Berdonasi, Untuk Meringankan Sesama

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pati- NU Care Lazisnu Pati terhitung mulai hari ini Selasa (8/11) melakukan penggalangan donasi untuk adik Andini Karisma Putri Ramadhani, warga desa Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati.  Andini mengalami musibah ketumpahan minyak panas yang mengakibatkan kulitnya melepuh. Putri dari pasangan surini dan arif setyawan ini kini harus menjalani perawatan untuk mengobati luka yang dideritanya.  PC […]

  • PCNU-PATI

    Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi.  Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan. Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus […]

expand_less