Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

Gus Iqdam Silaturahmi ke Pesantren Maslakul Huda Kajen

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Pendakwah milenial Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, bersilaturahmi ke Yayasan Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (4/5/2024) sore.

 

Kedatangan Gus Iqdam bersama sang Istri, Ning Nila, disambut langsung oleh pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, KH. Abdul Ghaffar Rozin beserta istrinya Ning Tutik Nurul Jannah.

 

Di sana, Gus Iqdam juga berkesempatan untuk memberikan tausiyah kepada para santri Maslakul Huda.

 

Dikutip dari tayangan kanal YouTube Maslakul Huda, Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilut Taubah, Pesantren Mambaul Hikam II itu memaparkan tentang filosofi dari kata Santri.

 

Para santri di pondok pesantren asuhan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Kiai Ghaffar Rozin itu tampak antusias mendengarkan ceramah dari Gus Iqdam.

 

“Ada ulama Nahdliyin, ulama NU itu yang mereteli (menjabarkan) makna santri. Pertama, huruf Sin (س). Sin di sini dimaknai Saalikun Ila al-Akhirah. Seorang santri itu adalah yang kehidupannya digunakan untuk menuju kehidupan akhirat,” kata Gus Iqdam.

 

Sementara yang kedua, lanjut dia, yaitu huruf Nun (ن) singkatan dari Naaibun ‘ani al-Masyayikh. Santri adalah sebagai pengganti para guru.

 

“Jangan sampai ketika di pondok sudah istikamah, tapi ketika pulang malah ikut-ikutan ke arah yang tidak jelas. Juga jangan bikin aliran-aliran tidak jelas. Kalian harus menjadi Kiai Rozin Kiai Rozin dan Mbah Sahal Mbah Sahal di daerah masing-masing,” ungkap Gus Iqdam.

 

Kemudian, ia menjelaskan tentang makna huruf  Ta’ (ت), yaitu singkatan dari ta’ibun ‘ani dzunub. Taubat dari kesalahan-kesalahan.

 

“Sregep (rajin) minta ampunan, taubat. Makannya tradisinya NU setelah salat, setelah ibadah itu istigfar untuk melunturkan dosa,” terang dia.

 

Selanjutnya adalah makna huruf Ro’ (ر), singkatan dari Rooghibun fi al-Khoirot. Santri harus senang terhadap kebaikan.

 

“Kalau benar-benar santri itu Rooghibun fi al-Khoirot. Harusnya suka dengan kebaikan,” jelas Gus Iqdam.

 

Terakhir adalah makna huruf Ya’ (ي), yaitu  singkatan dari Yarju as-Salamata fi addunya wal akhirah. Santri harus selalu mengharapkan keselamatan di dunia dan akhirat.

 

“Mengharapkan selamat dunia akhirat. Itu harus balance, imbang,” tandas dia. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, memanfaatkan teknologi terkini, yaitu aplikasi Face Print, di tahun ajaran 2023/2024 ini.   Aplikasi ini telah diintegrasikan untuk melakukan presensi siswa dengan cara yang inovatif, yang secara otomatis terkoneksi langsung ke WhatsApp orang tua dan Wali Kelas. Face Print, atau yang dikenal sebagai teknologi […]

  • PCNU - PATI

    Sayangkan Wacana Kebijakan Peremajaan Usia

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ketua PAC IPNU Dukuhseti M. Lailun Najih tak mempermasalahkan, jika IPNU IPPNU fokus mengembangkan kaderisasi di sekolah. Namun, ia menyayangkan terkait wacana kebijakan peremajaan usia. Sehingga, membuat kader yang berusia mahasiswa kehilangan ruang di IPNU IPPNU, akibat kebijakan pemangkasan usia tersebut. “Saya sangat menyayangkan isu tersebut, sekarang lihat saja kader-kader senior yang sudah […]

  • PCNU-PATI

    Filantropi Zakat Fitrah

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Momentum Ramadan menjadi urgen untuk meningkatkan filantropi zakat fitrah dan zakat lain dari sisi penghimpunan dan pendistribusian. Di tengah kehidupan modern yang sering kali dikuasai oleh komersialisme, konsumsi berlebihan, njajan okeh, konsep filantropi seringkali terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Bahkan, kata filantropi masih asing bagi sebagian umat Islam. Duh! Akan tetapi, di […]

  • Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Kabar duka menyelimuti keluarga PCNU Pati di penghunjung Januari 2024. Pasalnya, salah satu Mustasyar PCNU Pati, KH. Abdul Mujib Sholeh berpulang pada Kamis (25/1) malam. Kepulangan Kiai Mujib ini telah dikonfirmasi oleh PCNU Pati melalui salah satu anggota keluarga. KH. Yusuf Hasyim, Ketua NU Kabupaten Pati yang pertama kali meng-post kabar duka […]

  • Dukung Toleransi, Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Moderasi Beragama

    Dukung Toleransi, Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Moderasi Beragama

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Ruang Zoom Meeting Webinar dengan tema ‘Menguatkan Kerukunan Beragama di Era Pandemi’ yang diselenggarakan oleh Kelompok 107 KKN RDR 77 UIN Walisongo Semarang PATI – Mahasiswa Kelompok 107 KKN RDR 77 tahun 2021 menyelenggarakan Webinar Moderasi Beragama melalui aplikasi Zoom, Minggu (31/10). Acara dengan tema ‘Menguatkan Kerukunan Beragama di Era Pandemi’ ini dihadiri oleh beberapa […]

  • PCNU-PATI

    Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Bocorkan Ciri-ciri Guru Stres

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Semarang – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat memberikan pengarahan, bahwa Deep Learning bukanlah kurikulum baru melainkan hanya pendekatan pembelajaran. Sejak dulu, dikatakannya, telah banyak berkembang pendekatan dan model pembelajaran seperti Active Learning, Contextual Theaching Learning, Cooperative Learning, dan lainnya. Pihaknya juga menghimbau agar guru di wilayah Kecamatan Gajahmungkur aktif dan inovatif dalam mendesain […]

expand_less