Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Purworejo Matangkan Persiapan MAPSI XXVII Jateng 2026

Purworejo Matangkan Persiapan MAPSI XXVII Jateng 2026

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
  • visibility 19.974
  • comment 0 komentar

PURWOREJO — Kabupaten Purworejo bersiap menjadi tuan rumah Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) XXVII Provinsi Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026. Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Rabu (30/9/2026).

MAPSI Jateng 2026 akan mempertemukan ribuan peserta dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah dalam berbagai cabang lomba. Selain mengasah kemampuan keagamaan dan seni Islami, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Rakor diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas pengurus KKG PAI Provinsi Jawa Tengah, pengurus KKG PAI kabupaten/kota se-Jawa Tengah, dewan hakim, dewan juri, panitera, dan panitia MAPSI.

Pembahasan dalam rakor mencakup kesiapan teknis, kepanitiaan, perangkat lomba, serta dukungan fasilitas agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan adil.

Ketua KKG PAI SD Provinsi Jawa Tengah Edi Rohani, M.Pd.I., mengatakan rakor tersebut penting untuk menyamakan persepsi dan langkah pelaksanaan lomba sejak awal.

Menurutnya, MAPSI merupakan ajang silaturahmi sekaligus perlombaan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga harus memberikan pengalaman pendidikan yang baik bagi peserta didik.

“Yang kita persiapkan bukan hanya sebuah lomba, tetapi jalinan silaturahmi dan sebuah kegiatan pendidikan yang akan menjadi pengalaman bagi ribuan anak dari seluruh Jawa Tengah,” ujar Edi.

Ia menambahkan, MAPSI diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan potensi anak sekaligus memperkuat nilai-nilai pendidikan agama Islam.

Edi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menerima dan mendukung penyelenggaraan MAPSI, terutama melalui dukungan APBD dan berbagai fasilitas yang disediakan.

Kehadiran ribuan peserta, pendamping, panitia, dan tamu dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas masyarakat Purworejo. Karena itu, Edi berharap keramaian tersebut juga membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat Purworejo kalau nanti Purworejo sedikit ramai. Mudah-mudahan ramainya bukan sekadar karena macet, tetapi juga membawa berkah karena warung-warung laris, hotel terisi, UMKM bergerak, transportasi mendapat manfaat, dan produk-produk lokal semakin dikenal,” katanya.

Dengan demikian, MAPSI diharapkan tidak hanya menjadi ruang edukatif, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat serta memperkenalkan potensi Purworejo kepada masyarakat Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Purworejo sebagai tuan rumah MAPSI Jateng 2026.

Menurutnya, kegiatan tingkat provinsi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi berbagai sektor di Purworejo, termasuk kuliner, pariwisata, transportasi, dan UMKM.

Ia berharap penyelenggaraan MAPSI di Purworejo dapat menjadi momentum untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan menjadi referensi bagi kabupaten lain dalam penyelenggaraan kegiatan serupa.

“Harapannya, pelaksanaan MAPSI di Purworejo dapat menjadi referensi bagi kabupaten lain dalam penyelenggaraan kegiatan serupa,” ujarnya.

Yudhie juga menyebut MAPSI sejalan dengan salah satu program strategis Kabupaten Purworejo, yakni “Pinter Bocahe, Religius Masyarakate.” Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala PAIS Kanwil Kemenag Jawa Tengah Hj. Aini Sa’adah, S.Ag., M.S.I., mengapresiasi kerja keras para guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dalam mendampingi dan mengembangkan potensi peserta didik.

Menurut Aini, MAPSI tidak semestinya dipahami hanya sebagai ajang mencari juara. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menemukan potensi anak sekaligus membentuk karakter mereka.

“Ukuran keberhasilan MAPSI bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana karakter anak-anak kita terbentuk,” tuturnya.

Ia mengajak para guru PAI untuk mengubah cara pandang terhadap kompetisi. Anak-anak tidak cukup hanya didampingi ketika mengikuti lomba, tetapi juga perlu dibimbing dalam kehidupan dan pembelajaran sehari-hari.

Aini berharap MAPSI tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Kegiatan tersebut perlu menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk mengembangkan potensi, karakter, dan kecintaan peserta didik terhadap pendidikan agama Islam.

Terkait pelaksanaan lomba, ia mengingatkan seluruh pihak agar berpedoman pada petunjuk teknis. Apabila terdapat hal-hal yang perlu dikomunikasikan, penyampaiannya hendaknya dilakukan dengan cara yang baik dan santun.

Aini juga menyampaikan bahwa MAPSI saat ini menjadi salah satu kegiatan yang berkembang di Jawa Tengah dan ke depan diupayakan dapat berkembang menjadi kegiatan tingkat nasional.

Rakor tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah seluruh unsur yang terlibat, mulai dari KKG PAI kabupaten/kota, panitia, dewan hakim, dewan juri, panitera, hingga unsur pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Purworejo bersiap menyambut ribuan peserta MAPSI dari seluruh Jawa Tengah. Mereka tidak hanya akan bertanding dan membawa pulang prestasi, tetapi juga belajar, bersilaturahmi, serta memperoleh pengalaman yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikan.

Rakor MAPSI Jateng 2026 kemudian dibuka secara resmi oleh Hj. Aini Sa’adah dengan membaca basmalah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf Melantik Rektor UNU Purwokerto

    Dilantik Ketum Gus Yahya, Achmad Iqbal Resmi Jabat Rektor UNU Purwokerto

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    JAKARTA – Achmad Iqbal resmi menjabat Rektor Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Purwokerto. Pelantikann dilaksanakan Kamis (7/4/2022) oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya Cholil Staquf di Jakarta. “Alhamdulillah. Mabruk alfu alfi mabruk untuk pelantikan hari ini. Juga istimewa, karena (pelantikan) disiapkan dengan format pelantikan pejabat-pejabat di istana negara,” kata Gus Yahya. Seprti […]

  • PCNU - PATI Photo by JuniperPhoton

    Perfect Goodness

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Sebaik-baik manusia yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, dan sejelek-jelek manusia adalah yang panjang umurnya dan paling jelek amal perbuatannya” (Nabi Muhammad Saw.) Paulo Coelho (2012) mendapatkan cerita dari seorang bernama Carson Said Amer. Ada seorang pengajar yang memulai seminar dengan memperlihatkan selembar uang dua puluh dolar dan bertanya, […]

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • Peringati Hari Santri dan Maulid, Pemuda Desa Asempapan Gelar Jalan Sehat

    Peringati Hari Santri dan Maulid, Pemuda Desa Asempapan Gelar Jalan Sehat

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    IPNU IPPNU memimpin barisan jalan sehat pemuda Desa Asempapan Jumat (15/10) kemarin TRANGKIL – Dalam rangka memperingati hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW, para pemuda Desa Asempapan menggelar kegiatan jalan sehat, Jumat (15/10). Aditya Setia Wardani, Sekretaris Panitia mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama IJMA’ (Ikatan Jamaah Masjid  Warotsatul Anbiya’), Karang Taruna Panji Satria […]

  • Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    Suluk Maleman Menyoal Tuhan dalam Pemahaman Manusia

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Pemahaman manusia tentang Tuhan, karena perbedaan sudut pandang, acap menjadi rumit dalam banyak pembahasan. Masalah inilah yang mencoba dibedah di forum NgAllah Suluk Maleman yang digelar pada Sabtu (19/7) di Rumah Adab Indonesia Mulia. Awalnya Anis Sholeh Ba’asyin menggaris-bawahi bahwa apa yang disebut ateisme bukanlah gejala baru. “Dalam sejumlah teori, ditegaskan bahwa pada […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Teruslah Bekerja, Jangan Berharap THR!

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.259
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Detik-detik terakhir menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H saya kepikiran berbagi Tunjangan Hari Raya (THR). Meski sederhana berupa jajan, parcel, sajadah, dan sarung, namun bagi saya memberi itu penting. Ya, tentu di akhir Ramadan seperti ini, suasana di banyak ruang kerja sering mengalami perubahan psikologis yang unik sekaligus menarik. Sebelumnya fokusnya […]

expand_less