Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Menghadiri Undangan

Menghadiri Undangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
  • visibility 380
  • comment 0 komentar

Assalamu’alaikium warohmatullohi wabarokatuh,
Pak kiai,karena kebiasaan setiap bakda isya’ sudah bersiap-siap untuk tidur,maka saya tidak pernah mendatangi undangan ba’da isya’ yang ada jamuan makan,yang ini bisa membuat begadang yang tidak perlu yang sangat saya hindari,karena menurut saya undangan bakda isya’ adalah undangan yang hukumnya makruh yang kita hukumnya sunnah tidak menghadirinya,karena kanjeng nabi sendiri tidak suka berbincang-bincang bakda isya’, benarkah pendapat saya pak kiai ? apakah bisa dibenarkan udzur karena kebiasaan tersebut ? karena saya tak bisa begadang jika bukan karena hal darurat.mohon penjelasan pak kiai.
Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh.
Sebelum menjawab pertanyaan anda,ada beberapa hal yang perlu dipahami. Pertama,menghadiri undangan hukumnya berbeda-beda dalam artian melihat untuk acara apa kita diundang,sebagai contoh menghadiri walimatul ‘urs hukumnya wajib jika sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dalam kitab-kitab fiqih,untuk walimah-walimah lain seperti walimatul khitan,aqiqoh,khotmil qor’an dan sebagaianya  hukumnya sunnah menghadirinya,dan jika acaranya adalah sebuah kemaksiatan maka haram menghadirinya kecuali jika untuk menghilangkan kemungkaran tersebut. Kedua, berbincang setelah isya’ hukummya makruh kecuali di dalam hal kebaikan maka hukummya sunnah seperti berbincang mengenai ilmu agama,akhlaq-akhlaq mulia,cerita para orang sholih,zikir,membaca al-qur’an dan sebagainya.
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa alasan anda tidak menghadiri undangan setelah isya’ dikarenakan akan membuat anda begadang  dan berbincang tanpa guna dan itu dibenci oleh kanjeng nabi (makruh) dan memilih untuk tidur karena sudah menjadi kebiasaan merupakan alasan yang tidak bisa dikatakan “tepat secara mutlak”.artinya kita harus mempertimbangkan acaranya,jika isi acaranya adalah kebaiakan maka kita hadiri dengan tetap menjaga diri dari hal yang tidak baik,apalagi jika itu undangan dari tetangga,kerabat,teman yang mana sebagai muslim kita diperintahkan untuk memuliakan dan berbuat baik kepada mereka, dan lagi agar tidak ada kesan kita bersikap acuh kepada mereka.mengenai pertanyaan anda yang kedua,tidur adalah perkara mubah,kalau ada hal  lain yang lebih baik mengapa kita  tidak memilihnya.wallohu a’lam.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Purworejo- Prodi PIAUD STAINU Purworejo dalam Puncak Harlah nya yang Ke – 7 mengadakan kegiatan Talkshow dan Bedah Buku Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 11 April 2023 bertempat di Auditorium STAINU Purworejo. Namun, sebelum kegiatan dimulai didahului dengan pembacaan khotmil qur’an yang di pimpin oleh M. Nurul Huda. Kemudian […]

  • PCNU-PATI

    Dosen Inisnu Sebut Menulis Artikel di Scopus Lebih Mudah dari Sinta

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa menulis artikel di jurnal internasional terindeks Scopus lebih mudah daripada menulis artikel di jurnal nasional terindeks Sinta. Hal itu diungkapkan dalam Seminar Publikasi Internasional secara daring dengan tema “Menjadi Akademisi Global […]

  • PCNU-PAT

    70 Desa di Kabupaten Pati Kekeringan

    • calendar_month Kam, 5 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 70 desa di Kabupaten Pati alami kekeringan. Akibatnya, lebih dari 106 ribu jiwa terdampak. Ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati. Adapun 70 desa yang mengalami kekeringan, tersebar di 10 kecamatan. Antara lain Kecamatan Jaken, Jakenan, Winong, Tambakromo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Batangan, Pucakwangi dan Kecamatan Tayu.  Penjabat (Pj) Bupati […]

  • Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Dalam Seminar Nasional Online (Sensasi Online) ke-7 yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia bertajuk “Reformasi Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/4/2024), disimpulkan bahwa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD perlu direformulasi. Narasumber kegiatan tersebut yaitu dosen PGMI INISNU […]

  • PCNU PATI - Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Forum Rekanita Bergerak (FRB) menggandeng Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP) PC IPPNU Pati, Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT), Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT IPPNU IPMAFA dan Pelajar NU Dukuhseti mengadakan Sosialisasi Edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Pelecehan Seksual pada Sabtu (23/4/2022), di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti.  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk […]

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

expand_less