Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Kesalingan Bekerja di Rumah

Kesalingan Bekerja di Rumah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
  • visibility 518
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu.

Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan tempat tinggal saya kesetaraan serta kesalingan antara perempuan dan laki-laki ternyata telah berjalan begitu baik. Memang belum semuanya menerapkan hal itu, tetapi beberapa orang yang telah memulai semoga kedepan semakin banyak yang mengikutinya.

Bapak saya sendiri juga telah melakukan hal demikian. Ketika itu saat bapak pulang dari kota batik untuk mengikuti kegiatan yang ada disana, bapak mencuci pakaiannya sendiri tanpa memerintah saya untuk mengerjakannya. Bahkan jauh hari sebelum kejadian itu bapak juga pernah menyapu halaman rumah saat saya mencuci pakaian dan ibu sedang memasak. Kami bertiga saling bekerjasama menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.

Namun pada saat bapak menyapu itu, ibu sempat menegur saya karena membiarkan bapak melakukannya. Saya dengan sedikit mengulas senyum berkata kepada ibu, saya malah bangga terhadap bapak yang mau turut membantu menyelesaikan pekerjaan rumah ini. Itu adalah keinginan bapak sendiri toh saya juga tak memintanya. Dan setelah saya mengatakan hal itu, ibu terdiam. Entah apa yang dipikirkannya.

Sebagian besar mungkin masih menganggap bahwa pekerjaan rumah adalah tupoksi yang dibebankan hanya kepada perempuan. Dan laki-laki yang mendapat jatah untuk bekerja diluar. Pembagian tugas tersebut masih melekat sampai sekarang. Dan ketika ada yang melawan perspektif tersebut justru malah pihak lain yang menjadi objek yang dikambinghitamkan. Seolah-olah jika laki-laki mengerjakan pekerjaan rumah adalah hal yang salah dan menyalahi aturan.

Sebenarnya di sekitar kita sudah banyak yang menjelaskan tentang ketersalingan. Bahkan banyak juga keterangan yang tertera di buku-buku tentang pentingnya sikap ketersalingan didalam rumah tangga. Namun tak jarang orang-orang masih menganggap bahwa hal itu adalah sesuatu yang keliru dan tidak sesuai dengan adat. Padahal yang menciptakan adanya adat tersebut ya manusia itu sendiri.

Manusia yang tak mau belajar dari banyak referensi akan menganggap bahwa yang diyakininya selama ini adalah sesuatu yang benar dan yang lain salah. Memiliki keyakinan seperti itu juga tak salah. Tetapi jika keyakinan tersebut malah membuat pihak lain menjadi dilemahkan itu yang harus kita ubah. Salah satunya adalah soal ketersalingan mengerjakan pekerjaan rumah. Baik laki-laki maupun perempuan keduanya sama-sama berhak bertanggung jawab menciptakan lingkungan rumah yang asri, bersih dan nyaman.

Sekali lagi saya merasa bahagia diperlihatkan Tuhan bagaimana kesalingan yang terbentuk di lingkungan tempat tinggal saya. Dari lingkup keluarga saja bapak sudah memberikan contoh. Juga ditambah beberapa tetangga yang telah menerapkan sikap tersebut. Karena pada dasarnya menjalani kehidupan ini selain ingin meraih sakinah mawaddah warahmah, juga perlu menerapkan sikap mubadalah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Ujian Kertas, Mts Dan Sma Joyo Kusumo Sulap Ujian Jadi Laboratorium Karakter Digital

    Bukan Sekadar Ujian Kertas, Mts Dan Sma Joyo Kusumo Sulap Ujian Jadi Laboratorium Karakter Digital

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.728
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Di tengah kekhawatiran publik tentang dampak negatif gawai terhadap generasi muda, Yayasan Joyo Kusumo mengambil langkah berbeda. Lembaga pendidikan yang menaungi MTs dan SMA ini justru menjadikan teknologi sebagai mitra dalam membentuk karakter siswa. Pada Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung 2-9 Maret 2026, yayasan tidak hanya […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Tadi malam saat saya mengikuti kegiatan tahlil rutinan, tiba-tiba saya terbesit ingin menulis untuk hari ini tentang kesederhanaan. Hal-hal sederhana yang terkadang dianggap sebelah mata oleh kebanyakan manusia. Landasan saya ingin berbagi cerita hari ini adalah karena orang tua dan keluarga saya. Bapak dan Ibu sejak saya kecil hingga sekarang selalu […]

  • Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati) menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa putri. Acara yg digelar pada Jumat (9/8) di Aula lantai 2 PIM Lil Banat diprakarsai oleh Sie Majalah Ukhuwah dengan menghadirkan narasumber M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA Pati. Sofyan Alnashr sedang memaparkan materi tentang jurnalisme di aula lantai 2 PIM Lil […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    KH. Ali Mahmudan Dahlan: Muballigh NU yang Istiqamah

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sabtu, 31 Agustus 2019/ 30 Dzulhijjah 1440, warga Pati, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU), kehilangan salah satu ulama yang dekat dengan umatnya. Beliau adalah KH. Ali Mahmudan Dahlan asal Wedarijaksa, Pati. Santri ndalem KH. Maimun Zubair yang lama thalabul ilmi di Sarang ini meninggalkan banyak kenangan. Baca: Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini […]

  • PCNU - PATI

    Buku Pintar Aswaja

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Didalam “Buku Pintar Aswaja” ini, Penulis membahas 21 pertanyaan terkait Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWAJA) yang masih banyak dipertanyakan dikalangan umat islam indonesia. Islam yang masuk ke wilayah nusantara adalah islam yang menganut paham Aswaja. Sampai hari ini, paham Aswaja masih bertahan dengan kokoh yang bersikap tengah-tengah di kalangan umat islam tanpa bermaksud menyalahkan paham […]

expand_less