Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Kesalingan Bekerja di Rumah

Kesalingan Bekerja di Rumah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
  • visibility 571
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu.

Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan tempat tinggal saya kesetaraan serta kesalingan antara perempuan dan laki-laki ternyata telah berjalan begitu baik. Memang belum semuanya menerapkan hal itu, tetapi beberapa orang yang telah memulai semoga kedepan semakin banyak yang mengikutinya.

Bapak saya sendiri juga telah melakukan hal demikian. Ketika itu saat bapak pulang dari kota batik untuk mengikuti kegiatan yang ada disana, bapak mencuci pakaiannya sendiri tanpa memerintah saya untuk mengerjakannya. Bahkan jauh hari sebelum kejadian itu bapak juga pernah menyapu halaman rumah saat saya mencuci pakaian dan ibu sedang memasak. Kami bertiga saling bekerjasama menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.

Namun pada saat bapak menyapu itu, ibu sempat menegur saya karena membiarkan bapak melakukannya. Saya dengan sedikit mengulas senyum berkata kepada ibu, saya malah bangga terhadap bapak yang mau turut membantu menyelesaikan pekerjaan rumah ini. Itu adalah keinginan bapak sendiri toh saya juga tak memintanya. Dan setelah saya mengatakan hal itu, ibu terdiam. Entah apa yang dipikirkannya.

Sebagian besar mungkin masih menganggap bahwa pekerjaan rumah adalah tupoksi yang dibebankan hanya kepada perempuan. Dan laki-laki yang mendapat jatah untuk bekerja diluar. Pembagian tugas tersebut masih melekat sampai sekarang. Dan ketika ada yang melawan perspektif tersebut justru malah pihak lain yang menjadi objek yang dikambinghitamkan. Seolah-olah jika laki-laki mengerjakan pekerjaan rumah adalah hal yang salah dan menyalahi aturan.

Sebenarnya di sekitar kita sudah banyak yang menjelaskan tentang ketersalingan. Bahkan banyak juga keterangan yang tertera di buku-buku tentang pentingnya sikap ketersalingan didalam rumah tangga. Namun tak jarang orang-orang masih menganggap bahwa hal itu adalah sesuatu yang keliru dan tidak sesuai dengan adat. Padahal yang menciptakan adanya adat tersebut ya manusia itu sendiri.

Manusia yang tak mau belajar dari banyak referensi akan menganggap bahwa yang diyakininya selama ini adalah sesuatu yang benar dan yang lain salah. Memiliki keyakinan seperti itu juga tak salah. Tetapi jika keyakinan tersebut malah membuat pihak lain menjadi dilemahkan itu yang harus kita ubah. Salah satunya adalah soal ketersalingan mengerjakan pekerjaan rumah. Baik laki-laki maupun perempuan keduanya sama-sama berhak bertanggung jawab menciptakan lingkungan rumah yang asri, bersih dan nyaman.

Sekali lagi saya merasa bahagia diperlihatkan Tuhan bagaimana kesalingan yang terbentuk di lingkungan tempat tinggal saya. Dari lingkup keluarga saja bapak sudah memberikan contoh. Juga ditambah beberapa tetangga yang telah menerapkan sikap tersebut. Karena pada dasarnya menjalani kehidupan ini selain ingin meraih sakinah mawaddah warahmah, juga perlu menerapkan sikap mubadalah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ngaji NgAllah Suluk Maleman kembali digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (15/3) malam, dengan mengangkat tema “Menyibak Kegelapan” sebagai bahan renungan bersama. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut dalam Qur’an dijelaskan bahwa Allah mengeluarkan orang-orang mukmin dari kegelapan menuju cahaya. “Manusia memiliki kemampuan untuk membaca realitas karena diberi alat baca […]

  • ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.211
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Kabar membanggakan datang dari Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung resmi meraih Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). ‎ ‎Capaian prestisius ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor: 96/SK/LAMDIK/Ak/S/I/2026 pada Sabtu 31 Januari 2026, yang menegaskan […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

    LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.556
    • 0Komentar

    Pekalongan – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berdaya saing global. Bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dipercaya menyelenggarakan Pelatihan Tahap I Daerah Program Pemagangan ke Jepang yang berlangsung di SMK Syafi’i Akrom Kota […]

  • Intelektual dan Karir Sosial KH. Ahmad Nafi’ Abdillah

    Intelektual dan Karir Sosial KH. Ahmad Nafi’ Abdillah

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Kedalaman ilmu, kebeningan hati, keagungan moral, dan kearifan hidup tidak lahir tiba-tiba. Ia membutuhkan asupan ilmu, bimbingan rohani, dan pancaran cahaya Ilahi dari orang-orang di sekitarnya. Peran keluarga dan lingkungan sangat vital untuk membentuk pribadi agung di atas. Salah pribadi agung tersebut adalah KH. Ahmad Nafi’ Abdillah. Beliau lahir dari lingkungan keluarga yang sangat religius, […]

  • PCNU PATI - Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    CLUWAK – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cluwak melaksanakan pertemuan Triwulan di Gedung Muslimat Payak Tengah pada Ahad (17/4/2022). Ketua PAC IPNU Kecamatan Cluwak, Abdul Majid mengatakan forum triwulan digelar untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota IPNU-IPPNU se-Kecamatan Cluwak, baik dari tingkat Pimpinan […]

  • Hujan Siang, dengan Mendung Pekat. Photo by Lyndon Li on Unsplash.

    Hujan Siang, dengan Mendung Pekat

    • calendar_month Ming, 24 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Mendung pekat siang ini. Cuaca panas tak dirasakan lagi. Tiap kali awan pekat datang terkadang hanya sekedar lewat saja. Sedang sungai-sungai telah mengering. Sumur-sumur sudah kehabisan sumbernya. Masyarakat mulai mencari bantuan. Hujan siang ini begitu membawa harapan. Halaman depan rumah dan seluruh kota merasakan kesejukan. Sejuknya seperti lama tak jumpa. Derasnya […]

expand_less