Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
  • visibility 697
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Keberadaan rumah hantu menjadi tempat hiburan baru bagi masyarakat di Kabupaten Pati.

Wahana yang memacu adrenalin ini berada di lantai dua Ruko Salza, sebelah timur Alun-alun Kabupaten Pati. 

Setiap harinya, wahana ini dipadati oleh pengunjung. Mereka rela mengantre untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam wahana Rumah Hantu yang mengusung tema Misteri Penjaga Bangsal Rumah Sakit Angker.

Penanggungjawab lapangan, Eko Sulistio mengatakan, wahana rumah hantu ini digelar oleh Spectacular Live Horor Show dari Surabaya.

Di Kabupaten Pati, event ini berlangsung mulai 28 April hingga 28 Mei 2023. Itu buka setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Khusus hari Jumat, wahana dibuka mulai pukul 14.00 WIB.

“Animo masyarakat di Pati, baik. Sehari bisa 200 sampai 300 pengunjung,” kata Eko, (20/5/2023).

Dia menjelaskan, rumah hantu di Pati ini terinspirasi dari Rumah Sakit Kristen (RSK) Tayu yang kini sudah terbengkalai. Tempat itu memang dikenal horor oleh masyarakat Pati. 

“Kita mengangkat tema menyesuaikan daerah masing-masing,” terang Eko.

Ia menuturkan, ada dua konsep di wahana rumah hantu ini, yakni Horor Box dan lorong hantu. 

“Wahana ada dua konsep. Pertama jalan kaki, yang satu horor box. Jadi, satu wahana satu tiket,” tutur dia. 

Adapun untuk hari Senin – Kamis, harga tiketnya Rp10 ribu per orang. Sementara pada hari Jumat – Minggu Rp15 ribu per orang. 

Di dalam wahana lorong rumah sakit hantu, pengunjung diberi misi untuk mencari kunci gembok yang disimpan di dalam kamar jenazah di ujung labirin. Nantinya, kunci tersebut digunakan untuk membuka pintu keluar labirin.

Sepanjang penyusuran, pengunjung akan disambut oleh kru yang didandani menyerupai hantu suster, hantu dokter, hantu pasien, genderuwo, hingga pocong. 

Jantung pengunjung bakal berdebar-debar karena mereka tidak tahu di lorong mana yang akan ada hantunya.

Setelah pengunjung berhasil mendapati kunci di dalam kotak P3K yang berada di sebuah kamar yang didekorasi seperti kamar jenazah, pengunjung baru bisa keluar dari lorong hantu itu.

Namun, pengunjung akan semakin tegang karena saat hendak membuka pintu, hantu-hantu itu akan terus melangkah dan berteriak mendekati pengunjung. Hal ini akan membuat pengunjung panik dan keluar labirin sambil lari terbirit-birit.

Sementara di wahana Horor Box, pengunjung dipersilakan duduk di suatu ruangan. Setelah itu, lampu mendadak dimatikan. 

Pengunjung akan dikagetkan dengan bergetarnya tempat duduk mereka karena  kedatangan kru yang didandani menyerupai hantu-hantu. 

Hantu-hantu itu keluar dari berbagai penjuru dan mendekati pengunjung, kemudian berkeliling di tempat duduk mereka. Hal ini tentu sangat mendebarkan. 

Salah satu pengunjung, Luthfi Majid, mengatakan, adanya wahana rumah hantu ini bisa menjadi alternatif dalam berlibur.

Dia berangkat bersama tiga orang temannya ke lokasi tersebut. Bahkan, ia rela mengantre satu jam lebih untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam rumah hantu itu. 

“Sangat seru dan mendebarkan. Ini sangat cocok buat hiburan anak muda,” kata pemuda asal Kecamatan Wedarijaksa ini. 

Kru Alami Kejadian Mistis

Eko Sulistio menyebut, pihaknya pernah mengalami kejadian aneh ketika menggelar event rumah hantu. 

“Kalau selama di Pati belum, waktu kita event di kota lain itu ada kejadian. Jadi ada yang pernah lihat penampakan, penampakannya nyata. Cerita dari kru kita, itu yang menampakkan diri seperti kuntilanak. Waktu itu dalam wahana,” terang dia.

“Ada kejadian lain waktu di Kota Pangkal Pinang, kru kesurupan hantu chinese. Waktu itu kita bacakan surat-surat Al- Qur’an dia hanya ketawa saja. Waktu dia mau keluar itu tidak sengaja, yang dirasukin kan cewek jadi waktu itu kita mau ganti bajunya. Berhubung yang dirasuki cewek juga, itu hantunya malu waktu mau dibuka bajunya, akhirnya dia pergi,” lanjut dia.

Eko menambahkan, sebelum menempati lokasi yang akan dijadikan wahana, pihaknya terlebih dahulu menggelar selamatan. 

“Sebelum menempati kita tidak ada ritual, tapi selamatan sebelum pembukaan,” tandas dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

    Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

      KH. Aniq Muhammadun (peci putih), Ro’is Syuriyah PCNU Pati sedang memimpin istighotsah yang diselenggarakan oleh MDS Rijalul Ansor Pati, Sabtu (30/10) malam PATI-Dukungan dan motivasi kepada pemkab dan Forkopimda Pati untuk konsisten menindak tempat karaoke dan praktik prostitusi di Pati terus mengalir. Dukungan ditunjukkan melalui beragam bentuk, seperti istighosah yang berlangsung di gedung PCNU […]

  • 1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    1000 Kotak Koin NU Digelontorkan Lazisnu Juwana

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    JUWANA-NU Care – Lazisnu MWC Juwana mengadakan Pelatihan Pengelolaan dan Peluncuran 1000 Kotak Koin NU di Gedung Markas Ansor Langgenharjo Juwana. Pelatihan diikuti 57 peseta dati 29 Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Juwana, Minggu (1/12). Pelatihan Amil Zakat dan Pendistribusian 1000 kotak koin NU oleh NU Care-Lazisnu Juwana Ketua MWC Juwana menyampaikan bahwa Juwana sangat potensial […]

  • Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Magelang – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Magelang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa branding yang dilakukan oleh madrasah dan sekolah Ma’arif bukan sekadar untuk promosi namun lebih pada ideologisasi. “Kalau promosi bisa lewat iklan, advertorial, testimoni, tapi branding itu satu kesatuan gerakan untuk ideologisasi Aswaja melalui media massa, […]

  • NgAllah Suluk Maleman; Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan, Kemerdekaan di Mulai dari Pikiran

    NgAllah Suluk Maleman; Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan, Kemerdekaan di Mulai dari Pikiran

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.079
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.Pada momen bulan kemerdekaan, Suluk Maleman kembali mengajak untuk merenung. Budayawan Anis Sholeh Ba’asyin menyebut merdeka harus diartikan mandiri atau berdaulat. Anis menyebut bahwa istilah merdeka dalam konteks geopolitik adalah terjemahan dari kata independen, yakni tidak bergantung pada yang lain. Dalam kaitan proklamasi kemudian diartikan sebagai pernyataan terlepas dari cengekeraman penjajah. “Jika kemerdekaan hanya dimaknai […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PWNU Jateng KH Ahmad Wafat

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin di Jawa Tengah. Pasalnya KH Ahmad (88), mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meninggal dunia, pada Selasa (23/5/2023) pukul 08.25 WIB. Almarhum dimakamkan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.  Semasa hidup, Mustasyar PWNU Jateng ini dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan aktif dalam berorganisasi.  Keponakan […]

  • PCNU-PATI

    LP3IA Tegaskan Tak Ada Izin Ndalem terkait Penerbitan Buku ‘Bahagia Beragama Bersama Gus Baha’

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- REMBANG – Ponpes Tahfudzul Qur’an LP3iA, Narukan, Kragan, Rembang, baru-baru mengeluarkan maklumat terkait penerbitan buku yang mencatut nama Gus Baha’, pengasuh pesantren tersebut. Hal itu disebarluaskan melalui postingan akun Instagram @ceramahgusbaha pada Rabu (18/1) petang. Adapun isi dari Maklumat tersebut di antaranya: 1. Pihak pesantren dan pihak ndalem tidak pernah menginginkan hal-hal materiil apapun […]

expand_less