Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

Seramnya Rumah Hantu di Ruko Salza Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
  • visibility 560
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Keberadaan rumah hantu menjadi tempat hiburan baru bagi masyarakat di Kabupaten Pati.

Wahana yang memacu adrenalin ini berada di lantai dua Ruko Salza, sebelah timur Alun-alun Kabupaten Pati. 

Setiap harinya, wahana ini dipadati oleh pengunjung. Mereka rela mengantre untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam wahana Rumah Hantu yang mengusung tema Misteri Penjaga Bangsal Rumah Sakit Angker.

Penanggungjawab lapangan, Eko Sulistio mengatakan, wahana rumah hantu ini digelar oleh Spectacular Live Horor Show dari Surabaya.

Di Kabupaten Pati, event ini berlangsung mulai 28 April hingga 28 Mei 2023. Itu buka setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Khusus hari Jumat, wahana dibuka mulai pukul 14.00 WIB.

“Animo masyarakat di Pati, baik. Sehari bisa 200 sampai 300 pengunjung,” kata Eko, (20/5/2023).

Dia menjelaskan, rumah hantu di Pati ini terinspirasi dari Rumah Sakit Kristen (RSK) Tayu yang kini sudah terbengkalai. Tempat itu memang dikenal horor oleh masyarakat Pati. 

“Kita mengangkat tema menyesuaikan daerah masing-masing,” terang Eko.

Ia menuturkan, ada dua konsep di wahana rumah hantu ini, yakni Horor Box dan lorong hantu. 

“Wahana ada dua konsep. Pertama jalan kaki, yang satu horor box. Jadi, satu wahana satu tiket,” tutur dia. 

Adapun untuk hari Senin – Kamis, harga tiketnya Rp10 ribu per orang. Sementara pada hari Jumat – Minggu Rp15 ribu per orang. 

Di dalam wahana lorong rumah sakit hantu, pengunjung diberi misi untuk mencari kunci gembok yang disimpan di dalam kamar jenazah di ujung labirin. Nantinya, kunci tersebut digunakan untuk membuka pintu keluar labirin.

Sepanjang penyusuran, pengunjung akan disambut oleh kru yang didandani menyerupai hantu suster, hantu dokter, hantu pasien, genderuwo, hingga pocong. 

Jantung pengunjung bakal berdebar-debar karena mereka tidak tahu di lorong mana yang akan ada hantunya.

Setelah pengunjung berhasil mendapati kunci di dalam kotak P3K yang berada di sebuah kamar yang didekorasi seperti kamar jenazah, pengunjung baru bisa keluar dari lorong hantu itu.

Namun, pengunjung akan semakin tegang karena saat hendak membuka pintu, hantu-hantu itu akan terus melangkah dan berteriak mendekati pengunjung. Hal ini akan membuat pengunjung panik dan keluar labirin sambil lari terbirit-birit.

Sementara di wahana Horor Box, pengunjung dipersilakan duduk di suatu ruangan. Setelah itu, lampu mendadak dimatikan. 

Pengunjung akan dikagetkan dengan bergetarnya tempat duduk mereka karena  kedatangan kru yang didandani menyerupai hantu-hantu. 

Hantu-hantu itu keluar dari berbagai penjuru dan mendekati pengunjung, kemudian berkeliling di tempat duduk mereka. Hal ini tentu sangat mendebarkan. 

Salah satu pengunjung, Luthfi Majid, mengatakan, adanya wahana rumah hantu ini bisa menjadi alternatif dalam berlibur.

Dia berangkat bersama tiga orang temannya ke lokasi tersebut. Bahkan, ia rela mengantre satu jam lebih untuk bisa merasakan sensasi seram di dalam rumah hantu itu. 

“Sangat seru dan mendebarkan. Ini sangat cocok buat hiburan anak muda,” kata pemuda asal Kecamatan Wedarijaksa ini. 

Kru Alami Kejadian Mistis

Eko Sulistio menyebut, pihaknya pernah mengalami kejadian aneh ketika menggelar event rumah hantu. 

“Kalau selama di Pati belum, waktu kita event di kota lain itu ada kejadian. Jadi ada yang pernah lihat penampakan, penampakannya nyata. Cerita dari kru kita, itu yang menampakkan diri seperti kuntilanak. Waktu itu dalam wahana,” terang dia.

“Ada kejadian lain waktu di Kota Pangkal Pinang, kru kesurupan hantu chinese. Waktu itu kita bacakan surat-surat Al- Qur’an dia hanya ketawa saja. Waktu dia mau keluar itu tidak sengaja, yang dirasukin kan cewek jadi waktu itu kita mau ganti bajunya. Berhubung yang dirasuki cewek juga, itu hantunya malu waktu mau dibuka bajunya, akhirnya dia pergi,” lanjut dia.

Eko menambahkan, sebelum menempati lokasi yang akan dijadikan wahana, pihaknya terlebih dahulu menggelar selamatan. 

“Sebelum menempati kita tidak ada ritual, tapi selamatan sebelum pembukaan,” tandas dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Seribu anak yatim di Kabupaten Pati memadati Gedung Haji Pati, Selasa (26/3/2024). Mereka berbondong-bondong mengikuti santunan yang dibalut dengan buka bersama. Kegiatan ini dalam rangka Santunan 11 Ribu Anak Yatim oleh PT Sukun. Yang mana, di Kabupaten Pati ini PT Sukun bekerja sama dengan Lazismu dan Lazisnu untuk menyukseskan acara ini. Santunan ini […]

  • PCNU - PATI Photo by Utsman Media

    Imam Syafi’i Hafal Al-Quran di Usia 7

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Rasulullah SAW bersabda, “Ahabbul a’mali illallahi adwamuha wa in qalla—Amal yang paling disukai Allah adalah yang paling rutin, meski hanya sedikit.” Hadis tersebut mengisyaratkan satu hal, yakni tentang kebiasaan (habits). Kebiasaan adalah hal yang penting dalam melakukan sesuatu sehingga menjadi konsisten. Namun, kebiasaan itu mempunyai posisi yang netral. Artinya, ia […]

  • Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    Harlah ke-70, Pelajar NU Pati Harapkan IPNU Jadi Pelopor bagi Pelajar

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

      PATI – Tepat pada tanggal 24 Februari 2024, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) berusia ke-70 tahun. Usia yang tidak muda lagi bagi sebuah organisasi. Oleh karena itu, Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Pati berharap momentum Harlah ke-70 tahun ini dapat membuat organisasi semakin matang, sehingga dapat terus mencetak generasi yang unggul. “Ini adalah momentum […]

  • Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

      KH. Ahmad Yazid, Syuriyah MWC NU Margorejo memberikan wejangan kepada para kader Ansor dalam pembukaan Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Margorejo MARGOREJO – PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati melaksanakan konferensi pada Minggu (12/12) malam. Pelaksanaan hajat dua tahunan ini diadakan di MI Terpadu Al Madani Margorejo.  M. Burhan, ketua sebelumnya, […]

  • Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    SEMARANG – Dalam rangka mematangkan persiapan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin (11/8/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Audiensi ini juga dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ketua LP […]

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

expand_less