Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • visibility 16.393
  • comment 0 komentar

‎YOGYAKARTA – Asrama Mahasiswa Dewantara (Asmadewa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar dan Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Kualitas, Meneliti dengan Integritas: Mewujudkan Karya Ilmiah yang Unggul dan Publikatif” ini dilaksanakan di Gedung Ki Sarino, UST, dan wajib diikuti oleh seluruh penghuni Asmadewa.

‎Dalam sambutannya, Pamong Asmadewa, Dr. Bherrio Dwi Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa penghuni asrama sejak dini. Pelatihan ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan dan dinamika yang kerap dihadapi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.

‎”Ini adalah pembekalan di awal dengan harapan mahasiswa bisa menulis tugas akhir yang baik. Bagaimanapun, semua mahasiswa nantinya pasti akan melewati fase menulis tugas akhir dan artikel ilmiah,” ujar Dr. Bherrio.

‎Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Kajian Tamansiswa (LPKT), Dr. Zainnur Wijayanto, M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran Asmadewa yang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, melainkan laboratorium pembentukan karakter. Menurutnya, ajaran Trilogi Ki Hadjar Dewantara dihadirkan secara utuh dan dalam satu paket di lingkungan Asmadewa.

‎”Asmadewa tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk istirahat, tetapi juga tempat untuk menuntut ilmu dan mengasah karakter demi menghadapi kehidupan yang lebih luas setelah lulus nanti,” tegas Dr. Zainnur.

‎Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Ibda menyampaikan sembilan poin krusial, mulai dari urgensi skripsi, bedah struktur tugas akhir dan artikel ilmiah UST, strategi submit jurnal, hingga etika dan tips penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan ilmiah.

‎Di hadapan para mahasiswa, Dr. Hamidulloh memaparkan esensi penting di balik kewajiban menyusun skripsi. Dalam paparannya, Ibda mengatakan skripsi bukan sekadar syarat kelulusan akademik untuk meraih gelar sarjana, melainkan instrumen penting untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu perkuliahan, sekaligus melatih kemampuan melakukan penelitian secara ilmiah dan sistematis. Selain itu, tugas akhir ini menjadi bukti kompetensi serta kemandirian akademik sebelum terjun ke dunia kerja atau studi lanjut, serta memberikan pengalaman berharga dalam mengolah, menganalisis, dan menyajikan data guna menghasilkan solusi atas permasalahan nyata yang diteliti.

‎Guna menghasilkan karya yang unggul, Dr. Hamidulloh juga mewanti-wanti mahasiswa agar menghindari sepuluh kesalahan fatal dalam menyusun tugas akhir. Menurut Ketua FKPT Jateng itu, terdapat beberapa kesalahan tersebut di antaranya adalah ketidakjelasan masalah, tema, atau judul yang kurang spesifik, serta rumusan masalah yang tidak sinkron dengan latar belakang. “Mahasiswa juga kerap terjebak menggunakan referensi jadul, menyajikan kajian pustaka yang hanya berupa ringkasan kliping, memilih metode riset yang tidak sesuai, serta melakukan analisis data secara dangkal. Lebih parah lagi, ia menekankan bahaya praktik kecurangan akademik seperti plagiasi, duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, penggunaan AI secara sembarangan, bahasa ilmiah yang berantakan, pembahasan yang tidak menjawab rumusan masalah, hingga penulisan yang tidak patuh pada buku pedoman resmi UST,” kata Ibda.

‎Lebih lanjut, Ibda membedah secara rinci sistematika penulisan tugas akhir yang berlaku di UST mulai dari bab pendahuluan hingga penutup. Pada bab pertama pendahuluan, mahasiswa harus memuat latar belakang masalah yang berisi urgensi topik, kesenjangan penelitian, serta ulasan literatur terdahulu, yang kemudian diikuti dengan identifikasi, pembatasan, rumusan masalah, tujuan, hingga manfaat penelitian. Memasuki bab kedua mengenai kajian pustaka, mahasiswa diwajibkan menyajikan perkembangan teori termutakhir yang mencakup kajian teori, penelitian relevan, kerangka alur pikir, dan hipotesis penelitian.

‎Selanjutnya pada bab ketiga metode penelitian, dipaparkan mengenai jenis dan desain penelitian, populasi, sampel, instrumen, serta teknik analisis data kuantitatif maupun kualitatif. Untuk bab keempat hasil penelitian dan pembahasan, fokus diarahkan pada deskripsi temuan berdasarkan rumusan masalah yang kemudian dikaitkan dengan teori serta kajian empirik terdahulu. Terakhir, bab kelima ditutup dengan simpulan berupa penafsiran hasil analisis, implikasi penelitian bagi kebijakan atau teori, serta saran konkret untuk tindak lanjut di lapangan.

‎Seluruh peserta yang hadir tampak antusias menyimak jalannya pelatihan dari awal hingga akhir. Kehadiran rektor sekaligus reviewer 37 jurnal terindeks Scopus ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa asrama agar mampu menulis dengan kualitas tinggi tanpa mengesampingkan integritas akademik. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, para penghuni Asmadewa yang menjadi peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi serta sertifikat sebagai penunjang portofolio akademik mereka. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Pernikahan Kritis Part 2

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Najila segera menegakkan punggung. Baru pukul setengah tiga dini hari. Para santri Al-Mukmin pasti sudah banyak yang bangun jam segini. Ada yang mengerjakan tugas kuliah, tahajud, atau melakukan hal lain. Dia juga harus bergegas, mengenyahkan rasa malas. Jika terus-terusan memeluk guling seperti ini, hanya akan membuatnya terjebak oleh rasa sedih berkepanjangan. […]

  • PCNU-PATI

    Menulis Artikel Scopus Boleh Pakai AI, Tapi Cek Syaratnya

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Salatiga – Bertempat di Auditorium Lt.3 Gd. K.H. Ahmad Dahlan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK UIN Salatiga menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah Bereputasi pada Rabu (3/7/2024) dari pukul 08.00 – 15.00 WIB. Narasumber kegiatan tersebut adalah dosen PGMI FTK INISNU Temanggung […]

  • RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung […]

  • 4 Hal yang Harus Kita Lawan Agar Diri Kita Semakin Berkembang. Photo by Robert Collins on Unsplash.

    4 Hal yang Harus Kita Lawan Agar Diri Kita Semakin Berkembang

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id – Di usia kita yang semakin bertambah, sangatlah penting untuk terus mengembangkan diri agar bisa meraih sebuah kesuksesan.  Mengembangkan diri adalah istilah yang mempunyai makna sebuah tindakan untuk meningkatkan kemampuan.   Hal ini dapat mencakup pengembangan dalam kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, manajemen waktu, dan kemampuan lainnya.  Kita harus konsisten dalam melakukan sebuah proses […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Selain misi pelayanan, Kiai Yusuf Hasyim juga memaparkan program-program lain untuk NU lima tahun mendatang. Dia menyatakan bahwa pelayanan saja tidak cukup tanpa adanya networking yang kuat. “Kita bangun networking dengan dunia usaha,” tegas dia. Intinya, menurut Kiai Yusuf, semua upaya networking bermuara pada misi utama, yaitu pelayanan. Tanpa adanya jejaring yang […]

  • Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    WINONG-Rombongan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU terus melakukan sambung silaturrohim. Bukan hanya alumni yang menjadi sasaran, namun juga segenap Pengurus Cabang, Lembaga dan Banom-Banom NU Lainnya. “Kami sengaja datangi rumah-rumah beliau, bukan di kantor. Itu kami lakukan untuk membangun suasana kekeluargaan” tandas Salman, Ketua PC IPNU Pati. Suasana sambung silaturrohim IPNU/IPPNU di rumah Ketua PC-NU Pati Selain […]

expand_less