Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

Gunungan 2000 Kupat-Lepet Diarak, Simbol Kerukunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
  • visibility 319
  • comment 0 komentar

GEMBONG – Demi melestarikan tradisi leluhur, warga RT 03 dan 04 RW 03, Dukuh Karangdalem, Desa Gembong, Kecamatan Gembong menggelar aksi parade gunungan 2000 ketupat dan lepet keliling kampung.

“Total ada 2000 ketupat dan lepet yang kami arak siang tadi,” ungkap Abdul Jalil, ketua RW sekaligus ketua panitia saat ditemui, Sabtu (7/4) malam.

Jalil mengakui, bahwa kegiatan ini merupakan aksi perdana di kampungnya. Ia menuturkan, awalnya beberapa tokoh masyarakat mengalami kegelisahan akan budaya bada kupat (lebaran ketupat) yang kian lama kian pudar.

Alasan lainnya, adalah untuk memperkuat tali persaudaraan antar warga. Jalil juga menandaskan bahwa pihak RW merasa perlu adanya agenda pemersatu warga.

“Meskipun warga kami tergolong adem-adem saja, tapi kerukunan tetap harus ditingkatkan. Seperti filosofi ketupat, dari dua bilah janur yang lemah, mampu menjadi wadah yang kuat,” lanjut dia.

Prosesi tersebut dipungkasi dengan pengajian umum dalam kemasan halal bil halal warga RT 03 dan 04 RW 03, Gembong. Ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin yang juga mendapatkan mandat menyampaikan mauidloh hasanah menanggapi positif kegiatan ini.

“Ide-ide kreatif semacam ini sangat diperlukan, apalagi dalam hal melestarikan budaya agar tidak terkesan kuno dan tetap diminati anak-anak muda kita,” tuturnya.

Ketua MWC NU dua periode tersebut juga mengajak warga untuk terus menyambung tali silaturrahim. Menurutnya, persatuan hanya bisa dicapai dengan kerukunan. Selain itu, lanjutnya, rasa tentram juga bisa diraih dengan cara menjaga kerukunan dengan tetangga.

“Rukun itu salah satu nikmat Allah. Kalau kita tidak rukun, kita dalam kondisi darurat, maka malu lah kita meminta bantuan tetangga. Susah sekali hidup orang yang tidak menjaga kerukunan,” tandas dia.

Malam Puncak Parade Gunungan 2000 Kupat-Lepet Karangdalem

15 Janur

Kepada pcnupati.or.id., Abdul Jalil menjelaskan mekanisme pengumpulan 1000 ketupat dan 1000 lepet tersebut.

Awalnya, pihaknya berkoordinasi dengan beberapa tokoh masyarakat untuk mengkalkulasi jumlah KK yang ada di wilayah RT 03 dan 04. Kemudian, ia membeli janur sebanyak 2000 buah dan dibagikan kepada masing-masing KK.

“Setiap KK kebagian 15 janur untuk dibuat ketupat dan lepet,” ungkapnya.

Intinya, ia mengharapkan meningkatnya kerukunan warga. Dengan membagi 15 janur per KK, ia menegaskan bahwa dalam gunungan tersebut terdapat kontribusi warganya.

“Dalam gunungan itu ada kontribusi seluruh warga. Intinya, kalau kita bersama-sama, betapapun sulitnya permasalahan akan bisa iatasi,” tandas dia.

Bukan hanya generasi tua, para milenial juga turut andil dalam agenda ini. Mereka tampak antusias dalam mengikuti rangkaian acara yang baru pertama digelar di kampungnya.

Salah satu milenial yang berhasil ditemui pcnupati.or.id, Izzatin Naila Husna memaparkan bahwa anak muda seusianya sudah mulai merasa kesulitan mengadaptasikan diri dengan budaya semacam bada kupat.

“Tapi alhamdulillah, kami dibuatkan momentum semacam ini untuk bisa lebih dekat dengan budaya kami sendiri yang sudah mulai asing untuk anak-anak seusia saya,” tegas gadis kelahiran 1997 tersebut.

Ia berharap, agenda-agenda budaya semacam ini bisa terus diadakan setiap tahunnya. Tujuannya, agar generasi muda tidak kehilangan identitasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganyang FDS

    Ganyang FDS

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Banyak tokoh yang menyatakan bahwa sedekah terbaik adalah meninggalkan generasi dengan kualitas unggul. Anak-anak yang dilahirkan dari rahim ibunya bukanlah hard diskyang hanya dijejali dengan bermacam program (yang dianggap) unggulan. Mereka bukan pula sebuah objek yang digunakan sebagai kelinci percobaan dalam eksperimen regulasi pendidikan. dengan presepsi demikian, maka selain harus mendapatkan nutrisi otak, anak juga […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    RUMAH MUNGIL TANAH MERDEKA rumah mungil tanah merdeka di sini puisiku bernyanyi bersama santi berwajah matahari disodorkan busana warna putih masa kanak-kanak lalu memanjang membentur pohon rambutan porselen antik jadi perhiasan mati hanya wajah Tuhan ada di jantung kami sehingga apa saja tergenang dalam sejarah dalam rumah tua boneka panda di kursi, patung porselen, kelinci […]

  • Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Kegiatan ziarah  makam sesepuh desa yang dilaksanakan oleh Pengurus Ranting IPNU-IPPNU Asempapan, Trangkil. PATI – Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati rutin gelar ziarah bareng di makam sesepuh desa yang berada di Maqbaroh Desa Asempapan. Kegiatan tersebut digelar satu bulan sekali, setiap hari Jumat pada Minggu pertama. Ihtasya Aulia F.Z, […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.000
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sejumlah Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatrea Barat, pada Jumat, (5/12/25). Kegiatan ini berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai yang selanjutnya akan disalurkan kepada para penyintas. Aksi penggalangan bantuan […]

  • Rakor MKKS SD/SMP/SMA Ma'arif NU Jateng

    Rakor MKKS SD/SMP/SMA Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.885
    • 0Komentar

      Rapat Koordinasi MKKS SD/SMP/SMA kali ini terfokus pada program rebranding sekolah/madrasah Ma’arif NU Jawa Tengah. Upaya ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas, mutu, dan daya saing lembaga pendidikan NU di tengah dinamika zaman Digital dan era Kompetisi. Para pengurus MKKS melakukan pembelajaran dan studi inspiratif ke Yayasan NASIMA Semarang, sebuah lembaga pendidikan yang […]

  • PCNU-PATI

    Santri Kilat dan Santri Virtual Ramadan

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Setiap Ramadan, bahkan setiap hari, saya rajin menonton video Youtube para kiai-kiai yang saya kenal. Selain sosok kiai mainstream seperti Gus Baha, Gus Mus, Gus Ulil, saya sering menonton live streaming dari sejumlah channel dan kiai-kiai saya dulu seperti Kiai Muslim Assalamy, Kiai Kholilulrahman, Kiai Umar, dan lainnya yang aktif ngaji secara […]

expand_less