Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

Dahlan Iskan Isi Studium General di Ipmafa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
  • visibility 452
  • comment 0 komentar
img-20211120-wa0048-7401794
Dahlan Iskan saat menyampaikan materinya dalam acara Studium General di Ipmafa

MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar Studium General (SG) dengan narasumber Prof. Dr. (HC) Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014. Acara dengan tema ‘Menumbuhkan Spirit Santripreneur di Era Society 5.0’ teraebut diselenggarakan pada Sabtu (20/11) pagi di Aula Ipmafa lantai 2 dan dihadiri lebih dari 250 mahasiswa. Turut hadir Rektor Ipmafa, KH. Abdul Ghofarrozien, beserta pimpinan dan civitas akademika Ipmafa. 

Acara SG ini merupakan kegiatan yang sasaran utamanya mahasiswa baru untuk mengenalkan dunia akademik kampus. Harapannya akan tertanam karakter entrepreneur dari tiap mahasiswa santri di Ipmafa. Ke depan, karakter entrepreneur inilah yang akan sangat menentukan masa depan. Oleh karena itu, tema Santripreneur dipilih supaya lahir entrepreneur yang santri. 

Rangkaian kegiatan SG diawali sambutan Rektor Ipmafa yang menyambut baik kehadiran Pak Dahlan selaku narasumber. Gus Rozien, sapaan Rektor Ipmafa, mengawali dengan penjelasan bahwa “kampus Ipmafa bukan perguruan tinggi yang lahir dari pesantren atau berara di lingkungan pesantren. Akan tetapi kampus yang berbasis pesantren sebagaimana pesan Kiai Sahal beberapa tahun silam”. 

Gus Rozien menekankan pentingnya entrepreneur yang merupakan bagian dari spirit ipmafa bersama nilai pesantren dan riset. Tiga hal ini adalah basis aktivitas di kampus yang diinisiasi oleh Kiai Sahal. “Entrepreneur bukan persoalan duit atau monetisasi. Entrepreneur adalah spirit, perjuangan, keberanian, visi, dan berpikir out of the box untuk melangkah ke depan”, terangnya. 

Pada inti acara, Pak Dahlan mengawali dengan mengatakan bahwa gerakan kemajuan yang akan datang, ditentukan oleh dua hal, yaitu anak muda dan wanita. “Makanya saya senang ketika mayoritas mahasiswa di sini adalah perempuan, karena saya percaya kemajuan ditentukan oleh dua hal ini”. Ia juga percaya bahwa banyaknya orang pintar Indonesia yang memilih tinggal di luar negeri, masih banyak gantinya di sini. “Justru hal itu menjadi kekayaan tersendiri, yakni kekayaan network. Network ini tidak kalah pentingnya dengan kekayaan aset/materi”, imbuhnya. 

Mantan menteri BUMN ini juga memaparkan beberapa hal terkait entrepreneur. Menurutnya entrepreneur adalah orang yang pintar dan biasanya orang pintar itu orang yang selalu gelisah memikirkan masa depan dan lingkungan sekitarnya. “Tidak ada pelatihan menjadi entrepreneur, anda boleh ikut pelatihan atau seminar menjadi pengusaha sukses tetapi setelah selesai anda tidak bisa langsung menjadi pengusaha”. Ia menambahkan juga bahwa jika ditanya tips menjadi entrepreneur maka saya jawab ‘saya tidak tahu dan memang tidak bisa memberikan tips’. 

Dalam SG kali ini, Pak Dahlan menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan entrepreneur. Diantaranya ialah niat atau kemauan, setelah mau kemudian bisa, lalu peduli kepada lainnya. Jadi kemauan dan kemampuan merupakan hal penting dalam jiwa entrepreneur. “Belajar jadi pengusaha tidak harus menunggu lulus, ada modal, ataupun lancar. Mulai saja!” ucapnya. 

Pada kesempatan ini, Pak Dahlan memanggil beberapa mahasiswa untuk maju ke panggung. Mahasiswa yang maju harus sesuai pertanyaan yakni siapa yang sudah berbisnis? Mengapa berbisnis? Dan siapa yang pernah tertipu? Hasilnya ternyata banyak mahasiswa yang sudah berbisnis dengan beragam motif bisnisnya. Menariknya, mereka yang pernah tertipu justru semakin terpacu untuk mengembangkan bisnisnya. 

Dahlan Iskan kemudian menyatakan bahwa berbisnis itu seperti naik sepeda. “pernahkah anda mengikuti pelatihan naik sepeda? Tidak ada. Yang ada kita belajar naik sepeda dari memegangnya, mendorongnya, menaikinya. Jika terjatuh, bangkit lagi hingga akhirnya lancar bersepeda”. Yang terjadi ketika kita kapok belajar naik sepeda adalah kita tidak akan pernah bisa, begitu pula entrepreneur.(shofyan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.859
    • 0Komentar

      PATI, pcnupati.or.id – Mengisi kegiatan bulan Suci Ramadhan, MAN 1 Pati mengajak siswa-siswi dalam kegiatan berbagi pada Jumat, (6/3/2026). Sekitar seratusan siswa yang diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bersama dengan perwakilan organisasi lain hingga Duta Genre dilibatkan dalam kegiatan itu. Berbagai kegiatan digelar mulai Bakti Sosial bersih-bersih masjid dan dilanjut bagi takjil […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.436
    • 0Komentar

    Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari 2026, […]

  • Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.269
    • 0Komentar

    KUDUS — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026, perhatian publik biasanya tertuju pada dinamika kepemimpinan organisasi. Siapa yang akan memimpin menjadi topik yang paling ramai diperbincangkan. Namun, di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, akhir pekan lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengarahkan pada percakapan ke arah yang lebih mendasar: […]

  • PCNU-PATI

    Hj. Maria Ulfah, Ketua PC Muslimat NU Pati 2010-2020 Wafat

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Kabar duka kembali datang dari PC Muslimat NU Pati. Salah satu kader terbaiknya, berpulang ke rahmatullah pada Senin (5/9) pukul tujuh pagi tadi. Dia adalah Hj. Maria Ulfah Mundzir, Ketua PC Muslimat NU Pati 10 tahun, terhitung sejak 2010. Hj. Ulfah mengakhiri masa jabatannya sebagai Nakhoda kaum ibu Nahdliyyin pada 2020 lalu.  Jenazah […]

  • Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Dukuhseti menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di aula Mts Maharijul Huda Kembang Dukuhseti,(22/4) minggu lalu. Selain itu, MWC Dukuhseti diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang pertanian, karena di […]

  • Sholat Id Dijaga Banser, Masyarakat Apresiasi Positif

    Sholat Id Dijaga Banser, Masyarakat Apresiasi Positif

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    PATI-Hari raya idul qurban atau idul adha selalu mendatangkan kegembiraan bagi masyarakat. Prinsip saling berbagi menjadikan spirit utama setiap momen idul qurban. Beberapa anggota Banser bersiap melakukan pengawalan kegiatan sholat id di Masjid Agung Baitunnur Pati Di Masjid Agung Baitunnur Pati, pentembelihan hewan qurban dilaksanakan Minggu (11/8) pagi setelah shalat ied. Ratusan jama’ah memadati masjid […]

expand_less