Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
  • visibility 17.582
  • comment 0 komentar

SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Jawa Tengah, dan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Kolaborasi itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program SMK Go Global, sebuah pendekatan pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, pemahaman budaya kerja internasional, karakter, serta kesiapan mental dan profesional calon pekerja migran.

Kepala Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Dewi Aryani, menyampaikan bahwa pada 2026 pihaknya memiliki kuota lebih dari 6.000 peserta untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi bagi lulusan SMK di Jawa Tengah.

Menurutnya, peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan vokasi, termasuk SMK yang berada di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.
“Pada tahun 2026 ini kami memiliki kuota lebih dari 6.000 untuk pelatihan dan sertifikasi lulusan SMK di Jawa Tengah. Kami berharap kerja sama dengan LP Ma’arif NU Jawa Tengah dapat membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMK untuk menjadi tenaga terampil yang memiliki peluang bekerja di luar negeri,” ujar Dewi.

Ia menilai, kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi penting karena penyiapan pekerja migran tidak cukup hanya melalui proses penempatan. Calon pekerja migran harus dibekali kompetensi yang sesuai kebutuhan negara tujuan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap aspek legalitas dan perlindungan.

LP Ma’arif Miliki Potensi 30.000 Lebih Lulusan SMK
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, mengatakan bahwa potensi lulusan SMK Ma’arif NU di Jawa Tengah sangat besar. Setiap tahun, jumlah lulusan SMK di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah mencapai lebih dari 30.000 orang.

Besarnya jumlah lulusan tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan. Di satu sisi, pendidikan vokasi telah menghasilkan sumber daya manusia dengan beragam kompetensi. Namun di sisi lain, ketersediaan lapangan kerja belum sepenuhnya mampu menampung seluruh lulusan.

“Alhamdulillah hari ini kami bertemu dan berdiskusi tentang kolaborasi antar-lembaga dengan tujuan membantu memastikan lulusan SMK Ma’arif bisa bekerja ke luar negeri dengan mendapatkan jalur yang aman, legal, kompeten, dan bermartabat,” kata Fakhruddin.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mulai melihat pasar kerja global sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang terukur, sertifikasi, kemampuan komunikasi, literasi digital, kecakapan bahasa asing, serta karakter kerja yang kuat.

Dalam konteks tersebut, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dan UNISSULA dapat mengambil peran pada sisi pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Kementerian P3MI memperkuat aspek informasi, pelatihan, sertifikasi, perlindungan, hingga akses penempatan pekerja migran.

“LP Ma’arif NU Jateng dengan didampingi UNISSULA berperan memperkuat pendidikan dan pelatihan karakter peserta didik. Sementara Kementerian P3MI dapat memperkuat ekosistem perlindungan, informasi, penempatan, dan pengembangan kompetensi pekerja migran,” jelasnya.

SMK Go Global Jadi Jembatan Pendidikan dan Dunia Kerja
Fakhruddin menegaskan, program SMK Go Global harus ditempatkan bukan sekadar sebagai program pengiriman lulusan ke luar negeri, tetapi sebagai strategi penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional.

Melalui program tersebut, peserta didik sejak di bangku SMK perlu diperkenalkan dengan standar kompetensi kerja internasional, budaya kerja negara tujuan, kemampuan bahasa asing, keselamatan dan kesehatan kerja, etika profesi, serta hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

Pendekatan tersebut penting agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berkembang menjadi tenaga profesional yang memiliki daya tawar dan daya saing global.

“Program SMK Go Global Kementerian P3MI kami harapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan vokasi Ma’arif dan kebutuhan tenaga kerja global. Ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda NU untuk menjadi tenaga kerja profesional, berdaya saing, terlindungi, dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional,” tegas Fakhruddin.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi sebelum keberangkatan menjadi salah satu kunci agar pekerja migran tidak berada pada posisi rentan. Karena itu, proses pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan harus dibangun sebagai satu ekosistem yang saling terintegrasi.

UNISSULA Perkuat Aspek Pendidikan dan Pendampingan
Keterlibatan UNISSULA dalam kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat aspek akademik, pengembangan kompetensi, pendampingan, dan penguatan karakter lulusan.

Kolaborasi antara pendidikan menengah vokasi dan perguruan tinggi juga membuka ruang untuk membangun jalur pengembangan kompetensi yang lebih berkelanjutan. Lulusan SMK dapat memperoleh akses terhadap pelatihan lanjutan, sertifikasi, literasi bahasa dan budaya global, serta penguatan kapasitas profesional.

Dengan demikian, sinergi tiga lembaga tersebut dapat membentuk model kolaborasi yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia kerja global.
Bagi LP Ma’arif NU Jawa Tengah, langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan pendidikan vokasi. Pendidikan tidak berhenti pada kelulusan, tetapi harus memastikan lulusan memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang layak.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemetaan kompetensi lulusan SMK Ma’arif NU, sosialisasi peluang kerja luar negeri, pelatihan bahasa dan kompetensi, sertifikasi, penguatan kesiapan mental dan budaya kerja, serta fasilitasi penempatan melalui jalur yang resmi dan terlindungi.

Dengan basis lulusan yang mencapai lebih dari 30.000 orang setiap tahun, LP Ma’arif NU Jawa Tengah memiliki modal sosial dan sumber daya manusia yang besar untuk berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.648
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Semarang — Semangat kebersamaan dan nuansa hijau khas Nahdlatul Ulama (NU) menyelimuti Stadion Pandanaran, Wujil Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025, salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Santri yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Sedikitnya 25 ribu peserta […]

  • Kampanye Anti Bullying Menutup Rangkaian MATAMUDA 2026 MTs-MA Manbaul Ulum

    Kampanye Anti Bullying Menutup Rangkaian MATAMUDA 2026 MTs-MA Manbaul Ulum

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.781
    • 0Komentar

    Pati, Sabtu, 18 Juli 2026 – MTs-MA Manbaul Ulum sukses mengakhiri rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menggelar Kampanye Anti Bullying yang dikemas melalui kegiatan Jalan Sehat sejauh kurang lebih 1,5 kilometer. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid baru dengan pendampingan bapak dan ibu guru. Sepanjang rute yang dilalui, para […]

  • PCNU - PATI

    Islam dan Liberalisme

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Buku Islam dan Liberalisme ini menggambarkan perkembanganpaling mutakhir pemikiran Islam global, maupun pemikiran Islamdi Indonesia. Sebagai sebuah cara berdiskursus, liberalisme bukanlahhal yang asing dalam sejarah pemikiran Islam. Sudah sejak masaklasik para pemikir Muslim menghasilkan pemikiran-pemikiran yangsangat liberal dan terbuka pada perkembangan zamannya. Baik itupemikiran yang diambil dari tradisi fi lsafat Yunani, sains Persia, maupunmistisisme India. […]

  • Siswa MTs Tarbiyatul Banin Pati Raih Medali Olimpiade Sains ASEAN

    Siswa MTs Tarbiyatul Banin Pati Raih Medali Olimpiade Sains ASEAN

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    WINONG – Siswi MTs Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Kab Pati akhirnya berhasil memperoleh penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN dalam ajang ASEAN Student Science Olympiad Batch 2 (ASCIENCO 2) Tahun 2021. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 4 negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Agustus 2021 dan baru saja  […]

  • Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19 GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini.  Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan […]

  • MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.300
    • 0Komentar

    PATI — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-35, MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026, pada Rabu (29/7/2026). Seminar tersebut mengusung tema “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak.” ​Kegiatan ini diikuti sebanyak 145 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari 48 sekolah […]

expand_less