Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

LP Ma’arif NU Jateng Bidik 6.000 Peluang Pelatihan dan Sertifikasi bagi Lulusan SMK

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 17.420
  • comment 0 komentar

SEMARANG, 8 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU tidak hanya siap memasuki dunia kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar kerja global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kolaborasi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Jawa Tengah, dan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Kolaborasi itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat program SMK Go Global, sebuah pendekatan pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, pemahaman budaya kerja internasional, karakter, serta kesiapan mental dan profesional calon pekerja migran.

Kepala Kantor Kementerian P3MI Jawa Tengah, Dewi Aryani, menyampaikan bahwa pada 2026 pihaknya memiliki kuota lebih dari 6.000 peserta untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi bagi lulusan SMK di Jawa Tengah.

Menurutnya, peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh satuan pendidikan vokasi, termasuk SMK yang berada di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.
“Pada tahun 2026 ini kami memiliki kuota lebih dari 6.000 untuk pelatihan dan sertifikasi lulusan SMK di Jawa Tengah. Kami berharap kerja sama dengan LP Ma’arif NU Jawa Tengah dapat membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMK untuk menjadi tenaga terampil yang memiliki peluang bekerja di luar negeri,” ujar Dewi.

Ia menilai, kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi penting karena penyiapan pekerja migran tidak cukup hanya melalui proses penempatan. Calon pekerja migran harus dibekali kompetensi yang sesuai kebutuhan negara tujuan, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman terhadap aspek legalitas dan perlindungan.

LP Ma’arif Miliki Potensi 30.000 Lebih Lulusan SMK
Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, mengatakan bahwa potensi lulusan SMK Ma’arif NU di Jawa Tengah sangat besar. Setiap tahun, jumlah lulusan SMK di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah mencapai lebih dari 30.000 orang.

Besarnya jumlah lulusan tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan. Di satu sisi, pendidikan vokasi telah menghasilkan sumber daya manusia dengan beragam kompetensi. Namun di sisi lain, ketersediaan lapangan kerja belum sepenuhnya mampu menampung seluruh lulusan.

“Alhamdulillah hari ini kami bertemu dan berdiskusi tentang kolaborasi antar-lembaga dengan tujuan membantu memastikan lulusan SMK Ma’arif bisa bekerja ke luar negeri dengan mendapatkan jalur yang aman, legal, kompeten, dan bermartabat,” kata Fakhruddin.

Menurutnya, pendidikan vokasi harus mulai melihat pasar kerja global sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Lulusan SMK tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang terukur, sertifikasi, kemampuan komunikasi, literasi digital, kecakapan bahasa asing, serta karakter kerja yang kuat.

Dalam konteks tersebut, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dan UNISSULA dapat mengambil peran pada sisi pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Kementerian P3MI memperkuat aspek informasi, pelatihan, sertifikasi, perlindungan, hingga akses penempatan pekerja migran.

“LP Ma’arif NU Jateng dengan didampingi UNISSULA berperan memperkuat pendidikan dan pelatihan karakter peserta didik. Sementara Kementerian P3MI dapat memperkuat ekosistem perlindungan, informasi, penempatan, dan pengembangan kompetensi pekerja migran,” jelasnya.

SMK Go Global Jadi Jembatan Pendidikan dan Dunia Kerja
Fakhruddin menegaskan, program SMK Go Global harus ditempatkan bukan sekadar sebagai program pengiriman lulusan ke luar negeri, tetapi sebagai strategi penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional.

Melalui program tersebut, peserta didik sejak di bangku SMK perlu diperkenalkan dengan standar kompetensi kerja internasional, budaya kerja negara tujuan, kemampuan bahasa asing, keselamatan dan kesehatan kerja, etika profesi, serta hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

Pendekatan tersebut penting agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berkembang menjadi tenaga profesional yang memiliki daya tawar dan daya saing global.

“Program SMK Go Global Kementerian P3MI kami harapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan vokasi Ma’arif dan kebutuhan tenaga kerja global. Ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda NU untuk menjadi tenaga kerja profesional, berdaya saing, terlindungi, dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional,” tegas Fakhruddin.

Ia menambahkan, penguatan kompetensi sebelum keberangkatan menjadi salah satu kunci agar pekerja migran tidak berada pada posisi rentan. Karena itu, proses pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga penempatan harus dibangun sebagai satu ekosistem yang saling terintegrasi.

UNISSULA Perkuat Aspek Pendidikan dan Pendampingan
Keterlibatan UNISSULA dalam kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat aspek akademik, pengembangan kompetensi, pendampingan, dan penguatan karakter lulusan.

Kolaborasi antara pendidikan menengah vokasi dan perguruan tinggi juga membuka ruang untuk membangun jalur pengembangan kompetensi yang lebih berkelanjutan. Lulusan SMK dapat memperoleh akses terhadap pelatihan lanjutan, sertifikasi, literasi bahasa dan budaya global, serta penguatan kapasitas profesional.

Dengan demikian, sinergi tiga lembaga tersebut dapat membentuk model kolaborasi yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia kerja global.
Bagi LP Ma’arif NU Jawa Tengah, langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas kebermanfaatan pendidikan vokasi. Pendidikan tidak berhenti pada kelulusan, tetapi harus memastikan lulusan memiliki akses terhadap kesempatan kerja yang layak.

Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pemetaan kompetensi lulusan SMK Ma’arif NU, sosialisasi peluang kerja luar negeri, pelatihan bahasa dan kompetensi, sertifikasi, penguatan kesiapan mental dan budaya kerja, serta fasilitasi penempatan melalui jalur yang resmi dan terlindungi.

Dengan basis lulusan yang mencapai lebih dari 30.000 orang setiap tahun, LP Ma’arif NU Jawa Tengah memiliki modal sosial dan sumber daya manusia yang besar untuk berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kebenaran Yang Hilang

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Buku ini adalah edisi revisi terjemahan karya FaragFouda, Kebenaran yang Hilang, yang pernah kami terbitkanakhir tahun lalu, bekerjasama dengan Badan Litbang danDiklat Departemen Agama. Banyaknya permintaan publikatas buku ini mendorong kami untuk menerbitkan edisikedua ini sesegera mungkin.

  • Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail atau forum kajian keagamaan yang mengkaji tentang Islam Nusantara di Masjid Al-Huda desa Pasucen Trangkil Pati kemarin. Bahtsul Masail ini dipimpin oleh KH. Abdul Madjid selaku Wakil Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Peserta terdiri dari para kiai utusan ranting se-Kecamatan Trangkil. Pengurus MWCNU Trangkil, Ranting […]

  • SMK Salafiyah Kajen Pati Siap Salurkan Alumni Kerja di Jepang

    SMK Salafiyah Kajen Pati Siap Salurkan Alumni Kerja di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menggelar seleksi bagi para alumni untuk bekerja di Jepang melalui kerja sama dengan PT Japindo. Seleksi ini dilakukan langsung di sekolah pada Rabu (16/7/2025) dengan tim penguji dari Jepang. Kepala SMK Salafiyah Kajen, Erni Sofa Nugraha, mengungkapkan bahwa kerja sama antara SMK Salafiyah dan PT Japindo […]

  • Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

      Para peserta KKN MDR Valhalla Ipmafa berpose denga Dr. Jamal Ma’mur usai ngaji daring yang diampu oleh wakil ketua PCNU Pati tersebut MARGOYOSO-Tanggal 20 Agustus 2021 KKN MDR IPMAFA Kelompok 17 (Valhalla) mengadakan ngaji daring dengan tema vaksin dalam perspektif islam. Kegiatan ini dilatar belakangi karena banyak masyarakat yang masih meragukan dan takut akan […]

  • a close up of a book with writing on it

    Kitab Kuning Zamani

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.642
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto […]

  • FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.751
    • 0Komentar

      Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah turut berperan aktif dalam pembahasan penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak dalam Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme melalui Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah dan Sekretaris FKPT Jateng Rahmad Winarto. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026), mulai pukul 10.00 […]

expand_less