Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 9.198
  • comment 0 komentar

 

PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid.
​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut.

​Video ini memicu perbincangan hangat di media sosial. Beberapa akun menarasikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di salah satu masjid di wilayah Kabupaten Pati.

Namun, banyak warganet yang menyangsikan kebenaran informasi itu. Selain karena video tersebut pernah viral pada tahun 2025 tanpa lokasi yang jelas, netizen juga menemukan indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa digital atau kecerdasan buatan (AI).

​Menanggapi kegaduhan ini, Ahmad Syaiku menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan sekitar delapan penyuluh agama di setiap kecamatan di seluruh Kabupaten Pati untuk memantau situasi selama Ramadan.

​”Satu penyuluh bertanggung jawab atas tiga hingga empat desa. Tugas mereka adalah memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan kondusif,” ujar Syaiku di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026)

​Selain mengawal kelancaran ibadah, para penyuluh juga bertugas melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan umat Muslim.

Terkait video viral tersebut, Syaiku menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kejadian serupa di wilayah Pati.

​”Laporan dari para penyuluh sejauh ini menunjukkan situasi yang normal dan kondusif. Kami belum mendapatkan informasi valid mengenai lokasi kejadian dalam video tersebut,” tambahnya.

​Meski demikian, Kemenag Pati tetap menginstruksikan seluruh penyuluh agama untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

​Ahmad Syaiku mengimbau masyarakat dan warganet agar lebih bijak dalam menyikapi konten media sosial. Ia meminta publik mengedepankan prinsip tabayun atau verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

​”Mohon untuk tabayun dulu. Jangan terburu-buru memberikan predikat negatif, karena belum tentu kejadian itu betul-betul di Pati,” ucap dia.

​Sebagai informasi, akun Instagram yang sempat mengunggah video tersebut, @medsos_meledak789, telah menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa peristiwa dalam video itu tidak terjadi di Pati.

​”SAYA ATAS NAMA ADMIND MEDSOS_MELEDAK789 MEMINTA MAAF ATAS KEGADUHAN YANG SUDAH SAYA BUAT. Dalam video unggahan yang sebelunya saya posting terdapat kekeliruan dan kelalaian atas kurangnya ketelitian dalam mencari dan membuat narasi tersebut. Mohon Sekiranya Keluasan Hati Pemirsa Memaafkan Kesalahan Yang Telah Admind Perbuat.” Tulis admin @medsos_meledak789 dalam unggahannya, Senin (23/2/2026)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh, Pak kiai hal apa sajakah yang membuat kita terlarang menghadiri resepsi pernikahan ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Walimatul ‘ursi (resepsi pernikahan) dalam pandangan fiqih hukumnya adalah sunnah muakkadah, dan memenuhi atau menghadiri undangannya adalah wajib. akan tatapi kewajiban menghadiri walimatil ‘ursi  tidaklah mutlak, melainkan ada syarat-syarat yang harus terpenuhi. dan jika ada […]

  • PCNU-PATI

    Hasil Keputusan Kombes 2012

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Buku hasil Munas Alim Ulama dan Mubes NU memiliki dua nilai penting, Pertama dari sisi konten, buku ini memberikan banyak informasi penting tentang hasil Bahtsul Masail yang berhubungan dengan masalah-masalah terkini mengenai hukum pajak, hukum koruptor, dan juga review beberapa Undang-undang. Hal ini sangat penting bagi masyarakat Nahdliyyin yang terbiasa menjawab segala persoalan berdasar pada […]

  • Ibda Ketua FKPT Jateng Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah

    Ibda Ketua FKPT Jateng Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.771
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.d Semarang — Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri acara Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil DJI) Jawa Tengah, yang digelar di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Jalan Tugu Asri, Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (24/10/2025). Pejabat baru adalah Haryono Agus […]

  • Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    PATI – KKN MDR IPMAFA Gembira mengadakan Webinar (12/09). Kegiatan bertajuk ‘Literasi Digital Kaum Milenial’ ini dilaksanakan untuk melancarkan program kerja yang telah dicanangkan oleh kelompok KKN Gembira.  Diisi oleh Narasumber Dr. Abdullah Hamid, M. Pd. dan Ning Dhomirotun Fidaus, M. Pd. Webinar ini membahas tentang strategi dan teknik bermedia sosial , perempuan dan literasi […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

  • Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa

    Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Darul Hadlanah mengadakan bedah buku rutin setiap tiga bulan sekali, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan daya kritis para santrinya dan  menumbuhkan minat baca para santri,  bertempat di aula, pada Senin, 7/8 kemarin Bedah buku yang berjudul Zero To Hero dengan tema Mendahsyatkan pribadi biasa menjadi luar biasa” ini menjelasakan bahwa menjadi orang pintar, […]

expand_less