Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 9.084
  • comment 0 komentar

 

PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid.
​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut.

​Video ini memicu perbincangan hangat di media sosial. Beberapa akun menarasikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di salah satu masjid di wilayah Kabupaten Pati.

Namun, banyak warganet yang menyangsikan kebenaran informasi itu. Selain karena video tersebut pernah viral pada tahun 2025 tanpa lokasi yang jelas, netizen juga menemukan indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa digital atau kecerdasan buatan (AI).

​Menanggapi kegaduhan ini, Ahmad Syaiku menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan sekitar delapan penyuluh agama di setiap kecamatan di seluruh Kabupaten Pati untuk memantau situasi selama Ramadan.

​”Satu penyuluh bertanggung jawab atas tiga hingga empat desa. Tugas mereka adalah memastikan pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan kondusif,” ujar Syaiku di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026)

​Selain mengawal kelancaran ibadah, para penyuluh juga bertugas melakukan deteksi dini terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu kenyamanan umat Muslim.

Terkait video viral tersebut, Syaiku menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kejadian serupa di wilayah Pati.

​”Laporan dari para penyuluh sejauh ini menunjukkan situasi yang normal dan kondusif. Kami belum mendapatkan informasi valid mengenai lokasi kejadian dalam video tersebut,” tambahnya.

​Meski demikian, Kemenag Pati tetap menginstruksikan seluruh penyuluh agama untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

​Ahmad Syaiku mengimbau masyarakat dan warganet agar lebih bijak dalam menyikapi konten media sosial. Ia meminta publik mengedepankan prinsip tabayun atau verifikasi sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

​”Mohon untuk tabayun dulu. Jangan terburu-buru memberikan predikat negatif, karena belum tentu kejadian itu betul-betul di Pati,” ucap dia.

​Sebagai informasi, akun Instagram yang sempat mengunggah video tersebut, @medsos_meledak789, telah menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa peristiwa dalam video itu tidak terjadi di Pati.

​”SAYA ATAS NAMA ADMIND MEDSOS_MELEDAK789 MEMINTA MAAF ATAS KEGADUHAN YANG SUDAH SAYA BUAT. Dalam video unggahan yang sebelunya saya posting terdapat kekeliruan dan kelalaian atas kurangnya ketelitian dalam mencari dan membuat narasi tersebut. Mohon Sekiranya Keluasan Hati Pemirsa Memaafkan Kesalahan Yang Telah Admind Perbuat.” Tulis admin @medsos_meledak789 dalam unggahannya, Senin (23/2/2026)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Gedung NU lantai III Pengurus Cabang LP Ma’arif Pati mengadakan diskusi terkait pengembangan Guru Madrasah yang harus mengembangkan Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 60 guru madrasah dari berbagai jenjang mulai MI, MTs. dan MA di wilayah kabupaten Pati yang tergabung dalam LP Ma’arif, acara berlangsung selama sehari penuh antusias mengikuti kegiatan pengembangan diri […]

  • Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2020, Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro dan LDNU Kabupaten Pati menggelar pelatihan praktisi di Pesantren Al-Fakhry Hadiwijaya Kajen, Margoyoso, Pati. Pelatihan itu ditujukan mencetak praktisi ruqyah yang akan berkhidmat di tengah masyarakat. Pati, (23/10/2020) “Sebanyak 160-an peserta putra-putri yang mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari Demak, Jepara, Grobogan, […]

  • Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

    Kyai Suja’i dan Sutopo Pimpin Kembali MWCNU Kec. Jakenan

    • calendar_month Ming, 25 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – KH. Ahmad Suja’i dan Sutopo, S.Pd., MM terpilih kembali menjadi Rais dan Ketua MWCNU Kecamatan Jakenan, masa khidmat 2022-2027. Keduanya, yang merupakan ‘incumbent’ terpilih kembali dalam Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kec. Jakenan yang digelar Ahad, 25 Desember 2022 di Gedung Haji IPHI Jakenan.Konferensi Wakil Cabang MWCNU Kecamatan Jakenan, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia, […]

  • Liga Santri Piala Kasad 2022 di Kabupaten Pati Dibuka, 3 Pesantren Turut Meramaikan

    Liga Santri Piala Kasad 2022 di Kabupaten Pati Dibuka, 3 Pesantren Turut Meramaikan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Liga Santri Piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) digelar tahun ini. Sebanyak tiga pesantren di Kabupaten Pati turut meramaikannya.  Adapun ketiga tim tersebut adalah Bahrul Ulum FC Kecamatan Gabus, Mathali’ul Falah FC Kajen Kecamatan Margoyoso dan PSYQ Ponpes Yanbu’ul Qur’an kecamatan Wedarijaksa. Seluruh pertandingan digelar di Stadion Joyokusumo Pati.  Piala Kasad tahun 2022 ini […]

  • PCNU- PATI

    Setelah Punya 2 Unit MLU, NU Winong Targetkan Bangun Klinik

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    WINONG – MWC NU Winong memang sering menjadi sorotan bagi kaum Nahdliyyin di Kabupaten Pati. Hal itu karena preatasi yang ditorehkan oleh para pengurus MWC NU plus lembaga-lembaganya, terutama Lazisnu.  Pada Minggu (21/8) pagi, MWC NU Winong sukses menggelar Apel Kemerdekaan untuk memperingati HUT-RI ke-77. Kegiatan tersebut dihelat di Lapangan Olahraga Desa Pekalongan, Winong.  Sebelumnya, […]

  • PCNU-PATI Photo by geralt

    Celeng, Babi, dan Anjir

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Tiga bentuk umpatan di atas sengaja saya jadikan judul pada artikel ini. Mengingat, ragam bahasa yang digunakan anak-anak dan remaja kita, sekarang ini memprihatinkan. Di semua level. Entah pra sekolah, SD/MI hingga SMA/SMK/MA. Di kota dan desa sama. Meski bentuk umpatannya berbeda. Umpatan ditinjau dari bentuknya pun beragam. Pertama, nama binatang seperti […]

expand_less