Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma’arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh “Membajak” Hak Operasional Sekolah

Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma’arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh “Membajak” Hak Operasional Sekolah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • visibility 17.560
  • comment 0 komentar

SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran.

Dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa Penjelasan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026 berstatus mengikat secara bersyarat. MK secara tegas melarang dalih “operasional penyelenggaraan pendidikan” dijadikan celah untuk memasukkan program MBG ke dalam pos anggaran pendidikan. Lebih lanjut, pemerintah diwajibkan untuk memisahkan anggaran MBG ke dalam pos tersendiri paling lambat pada APBN tahun 2028.

Dengan terbitnya putusan ini, alokasi 20% APBN maupun APBD diwajibkan untuk sepenuhnya dikembalikan pada fungsi dasarnya, yaitu membiayai komponen utama pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran, bukan untuk menambal beban program kesehatan masyarakat maupun penanganan stunting.

3 Dampak Strategis Bagi Sekolah dan Madrasah Swasta
Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah, Dr. H. Fakhruddin Karmani, M.S.I.,mengapresiasi tinggi langkah MK tersebut. Menurutnya, keputusan ini memberikan jaminan dan kepastian hukum yang sangat berdampak pada kelangsungan ekosistem sekolah dan madrasah swasta, setidaknya dalam tiga hal mendasar.

Pertama, jaminan keberlanjutan Dana BOS dan BOP. Sekolah swasta dan madrasah sangat bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk menopang kegiatan belajar-mengajar harian. Dengan dikeluarkannya beban anggaran MBG yang bernilai besar dari pos pendidikan, ancaman pemotongan, rasionalisasi, hingga keterlambatan pencairan dana BOS/BOP yang selama ini dikhawatirkan dapat diminimalisir secara signifikan.

Kedua, perlindungan kesejahteraan dan tunjangan guru Non-ASN. Sebagian besar guru di sekolah swasta dan madrasah berstatus honorer atau pegawai yayasan. Menjaga kemurnian pos anggaran pendidikan memastikan ketersediaan dana untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG), program inpassing, hingga subsidi insentif bagi guru non-ASN agar tidak teralihkan ke program non-pendidikan.

Ketiga, peluang akselerasi sarana dan prasarana. Madrasah dan sekolah swasta di kawasan pinggiran kerap menghadapi ketimpangan fasilitas jika dibandingkan dengan sekolah negeri. Kembalinya fokus porsi 20% anggaran murni pendidikan memberikan keleluasaan bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk menyalurkan hibah pembangunan ruang kelas baru, penyediaan laboratorium, hingga modernisasi sarana digital.

Melalui putusan ini, pemerintah diharapkan dapat menyusun skema anggaran yang lebih tepat sasaran tanpa mengorbankan mutu pendidikan dasar dan menengah.

“Setidaknya saat ini kita patut mengapresiasi, karena keputusan ini memastikan MBG tidak membajak hak-hak dasar operasional sekolah. Dengan demikian, sekolah dan madrasah swasta tetap dapat berharap pada kehadiran negara melalui alokasi 20% anggaran pendidikan,” tegas Fakhruddin di kantor LP Ma’arif NU PWNU Jateng, Jumat (31/7/2026).

Langkah MK ini dipandang sebagai momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen negara dalam melindungi hak-hak operasional madrasah serta menempatkan kualitas pendidikan nasional sebagai prioritas utama pembangunan bangsa. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati (kiri) berpose dengan ketua PC Lazisnu usai acara Rakercab PC Lazisnu Pati PATI – PC Lazisnu Pati adakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Room Meeting Hotel Safin. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (1/2) lalu.  Dalam Rakercab tersebut, NU Care Lazinu Kabupaten Pati mantab mengusung tema ‘Menuju Lazisnu Pati MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, […]

  • NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Saya selalu senang dengan sikap NU. NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian. Disana, […]

  • Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Diskusi Upzis – Lazisnu yang digelar oleh Lazisnu MWC NU Gembong dihadiri oleh PC Lazisnu Kabupaten Pati, Ahad (19/1). Agenda yang dilangsungkan di MI Hidayatul Islam Gembong tersebut, dihadiri langsung oleh Edi Kiswanto, Ketua Lazisnu PCNU Pati. Edi, didampingi tiga rekannya menyapa para pengurus Upzis se-Kecamatan Gembong. Selain memperkenalkan kepengurusan baru Lazisnu […]

  • Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    Peduli Banjir Pati, LTNNU Bagikan Ratusan Porsi Nasi Sambil Sosialisasi Bahaya Hoaks

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.703
    • 0Komentar

      Pati – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati mempunyai cara unik dalam membantu korban banjir Pati. Mereka membagikan ratusan porsi nasi ayam geprek sambil memberikan sosialisasi bahaya hoaks atau berita bohong, Minggu (18/1/2026). Banjir sudah sepekan lebih menerjang Kabupaten Pati atau sejak Jumat (9/1/2026). Berbagai informasi pun tersebar luas di media sosial. […]

  • Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA. Pertemuan selapanan PAC Ansor Wedarijaksa dan Satkoryon Banser Wedarijaksa di rumah Masrukin, Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, (12/04/2020). Agenda pertama perkenalan Kasatkorcab Banser Pati, Ashadi, yang baru menjabat dan memimpin dua tahun kedepan sampai 2022. Acara dimulai dengan pembacaan Rotibul Hadad, tahlilan, dan yasinan yang dipimpin oleh Fikrul Umam. “Perkenalkan nama saya Ashadi, saya sebagai […]

  • Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    Pedagang Es Kopi Keliling di Pati Ketiban Rezeki

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Cuaca di Kabupaten Pati akhir-akhir ini terasa sangat panas. Namun, rupanya hal ini justru membawa keuntungan bagi penjual es kopi keliling. Salah satu pedagang es kopi keliling yang ketiban berkah adalah Eko Sulistio (30). Dagangan dia laris karena banyak masyarakat yang mencari, terutama mereka yang beraktivitas di luar rumah. Warga Desa Mulyoharjo, […]

expand_less