Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Dari Rumah Ke Rumah

Dari Rumah Ke Rumah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Tiga Minggu telah berlalu. Kegiatan pengajian akbar dengan tema santunan dengan para Yatama telah berlalu. Dan setiap bulan Muharram kegiatan tersebut telah menjadi sebuah rutinitas lazim dan lumrah. Agenda pengajian santunan yang abadi. Rutinan tahunan dengan berburu pahala dengan janji surga. Melalui iming iming surga dan berlimpah pahala. Memburu baik melupakan terbaik dan banyak yang telah lupa apabila para yatama adalah manusia yang punya hati dan nurani, mempunyai perasaan dan rasa, ada batin yang terpendam. Mengapa setiap santunan harus di akbarkan dan dipertontonkan? Dengan dalih apapun, bukan cara yang santun untuk memanusiakan manusia.

Saya yatim sejak kecil. Jadi mengetahui perasaan seorang anak kecil ketika di pertontonkan, di kasih santunan, di sholawatkan demi satu tujuan. Pahala dan surga. Dermawan, berempati dan peduli. Sebagai penghias story Whatsapp, beranda Facebook dan portal portal media online. Para dermawan lupa jika anak yatim juga manusia yang punya hati, perasaan, dan nurani. Jika peduli datanglah kerumahnya, ajak bicara dari hati ke hati; tanpa foto tanpa selfi adakah yang mampu dan mau?

Beberapa parodi yang saya tulis seringkali membahas masalah ketimpangan sosial dan ketidakadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, yang bersatu padu dalam nusa dan bangsa. Berbahasa satu bahasa Indonesia. Saya berusaha merekam realitas yang terjadi di lingkungan masyarakat yang telah merdeka 77 tahun lamanya.

Pada tulisan kali ini saya akan sedikit mengemukakan unek-unek yang saya alami puluhan tahun lalu, dan ingatannya masih terpatri hingga saat ini. Dan saya pula mengamini apabila semua anak yatim lainnya juga mengalami perasaan  sama. Kesedihannya di jual belikan demi sebuah eksistensi di media sosial, serta sebagai jalan yang katanya dapat imbalan surga dan pahala. Padahal pahala dan surga menjadi hak priogratif  Tuhan. Bukan manusia menjadi penentu.

Bulan lalu, panitia pengajian akbar selalu datang ke rumah saya dan setiap tahunnya yang datang selalu berbeda orangnya. Dan jawaban saya selalu sama, jika tak di jadikan acara bisa? Datang kerumahnya, silaturahmi, berbincang bincang. Dan mereka jawabnya selalu sama. Tak bisa, jika begitu nanti tak ada yang lihat, tak meriah, bukankah dalam kebaikan harus disiarkan kepada semua orang, agar supaya yang belum pernah ikut santunan biar tertarik menjadi donatur atau dermawan.

“Ini pahala dan di janjikan surga”

Saat mendengar itu semua, saya tak mau berdebat dan saya pun tak memberikan sumbangan santunan. Biar dikatakan, di gremengi atau lainnya saya tak jadi soal. Saya punya cara tersendiri untuk saling memahami terhadap mereka yang yatim. Sebab dulu saya pun yatim, jadi lebih mengerti bagaimana perasaan, hati mereka saat di pertontonkan dan di siarkan. Belajarlah menjadi manusia seutuhnya, memanusiakan manusia. Datanglah dari rumah ke rumah. Tuhan tahu tapi menunggu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PC Fatayat NU Pati; Launching LAPPA

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, bertepatan dengan pertemuan rutin triwulan pengurus PC Fatayat NU dan PAC Fatayat NU Se kabupaten Pati pada Ahad (14/01) kemarin. Launching Layanan Aduan dan Pemberdayaan Perempuan (LAPPA) di bawah bidang Hukum Politik dan Advokasi dilaksanakan di Ponpes Al-Karnadiyah Gus AKA, Tlogowungu. Acara ini dihadiri oleh anggota PC Fatayat NU […]

  • Lazisnu – FSEI Ipmafa Jalin MoU, Ini Hasilnya

    Lazisnu – FSEI Ipmafa Jalin MoU, Ini Hasilnya

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Ketua Lazisnu Pati, Niam Sutaman (pegang kertas) dan Dekan FSEI, Umdatul Baroroh menunjukkan hasil penandatangan MoU antar dua lembaga tersebut. MARGOYOSO -PCNU Pati dan Institut Pesantren Matholiul Falah (Ipmafa) menjalin kerjasama. MoU ini secara lebih khusus dilakukan antara Fakultas Syariah Ekonomi Islam (FSEI) dengan PC Lazisnu Pati.  Penandatangan komitmen kerja sama ini dilamukan di Aula […]

  • MWCNU Juwana Adakan Nikah Massal Gratis

    MWCNU Juwana Adakan Nikah Massal Gratis

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.195
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Juwana menggelar nikah massal, di Kantor Urusan Agama (KUA) Juwana, Kabupaten Pati, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri 2025. Ketua MWCNU Juwana, Abdul Manan, mengatakan bahwa nikah massal itu diikuti oleh enam pasang pengantin. Sebetulnya, pihaknya menargetkan 50 pasang pengantin mengikuti program […]

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • WA dan Saluran Menuju Tuhan. Photo by Christian Wiediger on Unsplash.

    WA dan Saluran Menuju Tuhan

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Selasa (25/10) kemarin, sejak pukul 14.00, jejaring sosial WhatsApp atau WA seperti tak bernyawa selama beberapa jam. Khalayak warga WA pun bersedih hati. Kesedihan ini tentu bukan tanpa alasan. Ketergantungan manusia Indonesia terhadap aplikasi ini memang begitu besar. menurut Bussiness of Apps, Pengguna WA di negara +62 mencapai 112 juta kepala. […]

  • Ranting NU Tondomulyo Jakenan Gelar Musyawarah Ranting

    Ranting NU Tondomulyo Jakenan Gelar Musyawarah Ranting

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKENAN – Ranting NU Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan menggelar Musyawarah Ranting, Rabu (04/09) malam ini. Musyawarah Ranting ini dilaksanakan untuk memilih Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) masa khidmat 2019-2024. Forum tertinggi di tingkat ranting tersebut digelar di Masjid Al Fadlillah Tondomulyo. Tampak hadir diantaranya adalah Kepala Desa Tondomulyo, Umbar dan tokoh-tokoh masyarakat, serta perwakilan dari […]

expand_less