Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kiai Munadi dan Kiai Nabhan Kembali Pimpin NU Wedarijaksa

Kiai Munadi dan Kiai Nabhan Kembali Pimpin NU Wedarijaksa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
  • visibility 570
  • comment 0 komentar

Pati, 05/10/2022. Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Konferensi Anak Cabang untuk memilih Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah. Hadir 21 Ranting se-Kecamatan Wedarijaksa dalam Konferensi yang digelar di Gedung NU Wedarijaksa (2/10/2022). Sebelum pemilihan digelar sidang komisi untuk pembahasan Tata tertib dan program lima tahun kedepan. Tujuan penyelenggaraan Konferensi dalam rangka pemilihan Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah.

Wakil Ketua PC NU Pati Dr. H. Jamal Makmur Asmani dalam sambutannya, “Tantangan NU ke depan dalam berorganisasi adalah penguasaan teknologi digital dalam bentuk media sosial dan jihad digital. Media sosial sebagai alat dakwah masa kini dan masa depan. Sistem dakwah melalui teknologi digital akan lebih efektif karena memungkinkan masyarakat untuk menyimak dakwah kapan saja (anytime), dimana saja (anywhere), dan waktunya pun lebih fleksibel,  terutama untuk generasi milineal dan generasi Z. Tegas Jamal. 

Dalam konferensi MWC NU Wedarijaksa dihadiri KH. Abdul Majid, KH. Jamal Makmur (rombongan PCNU), KH Munadi, KH Nabhan Ulinnuha, beserta Unsur Muspika, Camat, Komandan Koramil, dan Kapolsek Wedarijaksa, juga hadir unsur Banom NU, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan Banser. 

Dari 21 Ranting NU se-Kecamatan Wedarijaksa secara aklamasi memilih kembali Rois Syuriyah, KH. M. Munadi dan Ketua Tanfidziyah, KH. Nabhan Ulinnuha. Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah terpilih Kiai Nabhan  menyatakan: Pentingnya membangun gerakan ekonomi warga NU, karena sektor ekonomi warga belum optimal. Oleh karenanya dibutuhkan inovasi dan kreasi yang menjadi keberhasilan untuk memenangkan persaingan yang sehat dan bersinergi. Gerakan Ekonomi kreatif bisa digerakkan lewat Lembaga perekonomian NU, dan program Lazisnu. 

Ketua Panitia Nur Salim, bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah atas terselenggaranya konferensi, dan semoga dengan terpilihnya Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah bisa maksimal dan lebih baik lagi, program NU dalam lima tahun yang akan datang. Pungkasnya. (fikri)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

    Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, UPZISNU MWC Tayu Galakkan Program Koin 5000

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 799
    • 0Komentar

      PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, meluncurkan program Koin 5.000. Program ini dijalankan guna mendukung layanan kesehatan. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa program Koin 5.000 adalah wujud nyata gerakan kepedulian warga Nahdliyyin dalam membantu sesama. Melalui program ini, infak […]

  • BIN Bersama NU Pati Gelar Sosialisasi Kebiasaan Baru

    BIN Bersama NU Pati Gelar Sosialisasi Kebiasaan Baru

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Tim Velox BIN sedang memaparkab materi edukasi kebiasaan baru di aula lantai tiga PCNU Pati, Jumat (17/9) pagi tadi. PATI – Tim Velox Badan Intelejen Negara (BIN) menggelar kegiatan sosialisasi terkait edukasi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi covid-19. Kali ini mereka menggandeng NU Pati sebagai mitra.  Berlokasi di aula PCNU Kabupaten Pati, Jumat, (17/09), […]

  • LTNNU Pati Dorong Hilirisasi Naskah Kuno untuk Rekonstruksi Identitas Daerah

    LTNNU Pati Dorong Hilirisasi Naskah Kuno untuk Rekonstruksi Identitas Daerah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.156
    • 0Komentar

    ​pcnupati.or.id – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pati mulai menggencarkan penelusuran naskah kuno di wilayah Bumi Mina Tani. Langkah ini diambil sebagai upaya menyelamatkan warisan budaya leluhur yang terancam hilang atau rusak dimakan usia. ​Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinarpus Kabupaten Pati, Sukardi, usai kegiatan Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Alih Media Naskah Kuno di […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

  • PCNU-PATI Photo by David Libeert

    Puisi-Puisi Muhammad Thohir

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Ramadan Penuh Cinta Ramadan kian menyapa Di atas permadani cinta Menyapa dengan penuh bahagia Karena rindu yang semakin membara Menyambut penuh riang Menguatkan iman takwa Membersihkan kotaran jiwa semoga hilang Mendekap pada Sang Maha Cinta Mengiringi jalan menuju ridho-Nya Di bulan suci Bertadarus membaca al-Qur’an dan menghayati Semoga kita tergolong orang-orang yang mendapat ampunan dan […]

  • PCNU-PATI

    Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Minggu, 26/11/2023,-Puisi-puisi karya Nuyang Jaimee  membuat narasi jernih dari silang sengkarutnya peristiwa. Mengangkat kon-teks kedalam teks, dan menjadi percakapan yang bisa didengarkan. “Kata-katanya disuling dengan bertenaga, menjadi kita terjaga,” ujar Budayawan Taufik Rahzen memberikan pendapat karya puisi Nuyang Jaimee dalam buku antologi puisi tunggal Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya yang disampaikan di Jakarta, […]

expand_less