Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 13.290
  • comment 0 komentar

 

​Pcnupati – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati mengambil sikap tegas dengan ikut serta dalam aksi massa menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026).

​Ansor Pati mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pengasuh pesantren terduga pelaku berinisial A dan memberikan hukuman maksimal guna menyelamatkan masa depan para korban.

​Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati, Ahmad Nashirudin, dalam orasinya menegaskan bahwa kekerasan seksual di lingkungan pendidikan agama adalah kejahatan luar biasa yang tidak memiliki ruang toleransi.

​”Kekerasan seksual kepada santri adalah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan. Ini kasus serius yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Nashirudin.

​Pihaknya meminta aparat penegak hukum (APH) bergerak cepat dan transparan dalam menangani kasus yang melibatkan oknum pengasuh ponpes tersebut. Ia mewanti-wanti agar tidak ada upaya menutupi kasus ini dari publik.

​”Kami mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang diproses kepolisian. Kami minta diproses seadil-adilnya dan dilakukan secara terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi,” imbuh dia.

​Selain menuntut hukuman bagi pelaku, GP Ansor Pati juga menaruh perhatian serius pada kondisi mental para korban. Pihaknya mendesak adanya pendampingan psikologis dan hukum yang kuat agar para santriwati tidak mendapatkan intimidasi.

​Meski mengutuk keras tindakan oknum tersebut, Nashirudin meminta masyarakat untuk tetap objektif. Menurutnya, tindakan satu oknum tidak mencerminkan dunia pesantren secara keseluruhan.

​”Pesantren yang bagus dan baik di Pati ini sangat banyak. Jadi jangan digeneralisasi. Justru gerakan hari ini adalah upaya kita menjaga marwah pesantren dari oknum yang merusaknya,” ucap dia.

​Ia berharap peristiwa ini menjadi evaluasi besar bagi seluruh pemangku kepentingan agar kekerasan seksual di lingkungan pesantren tidak pernah terulang kembali.

​Dugaan pencabulan ini disinyalir telah memakan puluhan korban. Kasus mulai mencuat ke permukaan setelah salah satu korban berani melapor ke polisi usai menyelesaikan pendidikan SMA-nya pada 2024 lalu.

​Dari keterangan yang dihimpun, korban mengaku telah mengalami pelecehan sejak duduk di bangku kelas IX SMP hingga kelas XII SMA. Kini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyidikan intensif oleh Polresta Pati.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Zaman kita adalah zaman berkelimpahan. Tapi, pada saat yang sama, inilah zaman kegalauan. Kata pujangga kita, Ranggawarsita, inilah zaman kalabendu. Jangankan bagi orang yang hidupnya susah secara ekonomi, bahkan bagi orang-orang yang hidupnya berkecukupan, tekanan hidup makin keras: tuntutan kebutuhan artificial yang terus muncul, beban pekerjaan yang overwhelming, lingkungan hidup yang kurang bersahabat dan cenderung […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    ‎Podi PGMI INISNU Temanggung Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.216
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Kabar membanggakan datang dari Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung resmi meraih Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). ‎ ‎Capaian prestisius ini tertuang dalam Surat Keputusan LAMDIK Nomor: 96/SK/LAMDIK/Ak/S/I/2026 pada Sabtu 31 Januari 2026, yang menegaskan […]

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • LP Ma’arif  Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    LP Ma’arif Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Cabang Pati mengadakan pelatihan pembuatan soal ujian. Bertempat di gedung Nahdlatul Ulama lantai 3 yang di ikuti oleh guru-guru di bawah naungan LP Ma’arif cabang Pati. Jumat (26/2)             Moh Anwar selaku ketua LP Ma’arif menjelaskan apabila pelatihan pembuatan soal ujian sangat di perlukan. Hal ini karena berkaitan dengan pelajaran Aswaja, apabila […]

expand_less