Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jamin Perlindungan Korban Kasus Dugaan Asusila, PCNU Pati Gandeng LPSK

Jamin Perlindungan Korban Kasus Dugaan Asusila, PCNU Pati Gandeng LPSK

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 13.258
  • comment 0 komentar

 

​Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengambil langkah tegas dalam mengawal penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi di salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Tlogowungu. Bersama jajaran badan otonomnya, PCNU resmi menjalin koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

​Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum berjalan transparan sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi para saksi dan korban.

​”Tujuan utama kami berkomunikasi dengan LPSK adalah untuk memastikan adanya perlindungan bagi para saksi maupun korban. Kami ingin memastikan kepastian hukum berjalan dengan baik, dan yang paling penting adalah keamanan mereka agar tidak ada intimidasi dari pihak manapun selama proses hukum ini berjalan,” ujar Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim.

​Selain berkoordinasi dengan LPSK, Banom NU Pati yang terdiri atas Fatayat, Ansor, LPBH NU, dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) juga telah terjun langsung melakukan investigasi mandiri di lapangan. Investigasi ini merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya pihak PCNU melakukan audiensi dengan Polresta Pati untuk memperkuat data terkait kemungkinan adanya korban lain yang belum berani melapor.

​Untuk memfasilitasi hal tersebut, PCNU juga membuka posko pengaduan melalui LPBH NU, Fatayat, dan Ansor. Masyarakat maupun santri yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi tambahan diimbau untuk tidak takut melapor karena akan mendapatkan pendampingan penuh.

​Di sisi lain, PCNU menyatakan keprihatinannya terhadap dampak psikologis dan sosial bagi institusi pendidikan terkait. Melalui koordinasi dengan LP Ma’arif NU, pihaknya berkomitmen mengawal agar proses belajar mengajar di tingkat SMP, Aliyah, maupun MI di yayasan tersebut tetap berjalan normal.

​”Kasihan para santri dan guru jika terkena stigma negatif, karena ini adalah perbuatan oknum individu, bukan institusinya,” tegas dia.

​Pihak PCNU juga menghimbau masyarakat luas untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi liar di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Masyarakat diminta mengedepankan asas tabayyun dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak Kepolisian. (Angga/Ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakorcab GP Ansor Tekankan Urusan Administrasi

    Rakorcab GP Ansor Tekankan Urusan Administrasi

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Suasana Rakorcab GP Ansor Kabupaten Pati di SMK NU Pati, Selasa (21/9) sore. PATI – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran pengurus cabang dan seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor di Kabupaten Pati Selasa Sore 21/9. Rapat dihadiri oleh Itqonul Hakim (Ketua), Ashadi Tamyiz (Komandan Satkorcab Banser), Abdul […]

  • Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    Melacak Nasionalisme KH Maimun Zubair

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani* Foto : Zahir Media Hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2019 – 16 Dzulhijjah 1440 adalah Hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke 74. Usia yang tidak muda lagi untuk ukuran manusia. Diharapkan di usia 74 ini, Indonesia semakin matang demokrasinya, nasionalismenya, Dan mampu menegakkan sila ke 5 Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Kadar Bahagia itu Berbeda

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Minggu lalu saya tak menulis seperti biasanya. Namun kali ini saya ingin menuliskan sedikit unek-unek yang saya rasakan tentang fenomena beberapa hari terakhir ini yang tengah viral. Perdebatan antara Childfree Versus punya anak. Meski saya menyadari dalam tulisan kali ini pun pasti tak runtut layaknya seorang penulis pada umumnya. Maklum, saya masih […]

  • PCNU-PATI

    Kerja Harian (di) Tirikan

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saya baru saja selesai minum kopi pada sebuah cafe di salah satu yang ada di bumi mina. Aktifitas minum kopi tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan. Akan tetapi sebab ada berbagai hal, ada kisah cerita yang di curhat kan, ada sebuah halangan rintangan yang harus segera di selesaikan dan di […]

  • Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    Duo Jatim Kolaborasi dalam 1 Panggung Webinar KKN MDR Gembira

    • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    PATI – KKN MDR IPMAFA Gembira mengadakan Webinar (12/09). Kegiatan bertajuk ‘Literasi Digital Kaum Milenial’ ini dilaksanakan untuk melancarkan program kerja yang telah dicanangkan oleh kelompok KKN Gembira.  Diisi oleh Narasumber Dr. Abdullah Hamid, M. Pd. dan Ning Dhomirotun Fidaus, M. Pd. Webinar ini membahas tentang strategi dan teknik bermedia sosial , perempuan dan literasi […]

  • PCNU - PATI

    Buku Saku AD & ART Nahdlatul Ulama Ke 34

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulamasebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selamaini, banyak warga Nahdlatul Ulama yanghanya memosisikan diri sebagai jamaah,belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kitajam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadapAD/ART merupakan pintu gerbang dalamproses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut

expand_less