Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Kerja Harian (di) Tirikan

Kerja Harian (di) Tirikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
  • visibility 424
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saya baru saja selesai minum kopi pada sebuah cafe di salah satu yang ada di bumi mina. Aktifitas minum kopi tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan. Akan tetapi sebab ada berbagai hal, ada kisah cerita yang di curhat kan, ada sebuah halangan rintangan yang harus segera di selesaikan dan di uraikan demi sebuah informasi harian.

Kisah ceritanya bagini; kata teman saya yang pekerjaannya harian pada sebuah media portal online  sosial. Namanya pekerja sosial jadi tak ada gaji bulanan, triwulan, semesteran, bahkan tahunan. Meskipun kerjanya harian akan tetapi apresiasi jadi sebuah guyonan. Menggelikan bukan?

Nah, setelah saya mendengarkan curhatan yang notabene sebagai laporan, tentu hal ini menjadi sebuah perhatian dengan seksama. Mereka kerja harian dan dikecewakan, pasalnya kemarin para pekerja harian tersebut mengajukan anggaran untuk sebuah kegiatan, yang nota bene iput dan outputnya adalah untuk keberlangsungan portal online harian yang bisa memberikan informasi kepada sidang pembaca dengan update dan terupdate.

Namun, sebuah jawaban yang diterima adalah nihil, tak ada anggaran, sungguh menggelikan bukan? Para pekerja harian tak diberikan skala prioritas, padahal kegiatan penjaringan untuk menemukan bakat bakat tersembunyi tersebut bukan sebagai rutinan, akan tetapi kadang kadang dan apabila di butuhkan.

Kerja harian di tirikan, ini terjadi di berbagai lini, sebab kerjanya tak terlihat, bahkan tanpa mengenal waktu, pagi, siang, sore, bahkan malam ketika ada panggilan untuk membuat sebuah berita, memberikan sebuah warta kepada pembaca jika ditempat ini, di tanggal ini, di hari ini ada kegiakan yang harus di informasikan kepada siapa saja, kepada para pembaca yang saat ini sedang menunggu infomasi dari benda kotak kecil yang selalu dibawa kemana saja.

Setelah teman saya menjelaskan itu semua. Saya menghela nafas dengan penuh semangat. Dengan santainya saya menceletuk

“Mas namanya juga pekerja sosial, ya harus diterima dengan sosialis meskipun kadang kadang kita jadi sial sial sebab sudah mengorbankan tenaga, waktu, pikiran, demi untuk membuat informasi harian. Tak usah di sesali saya yakin nanti entah kapan pasti ada solusi”

Mendengar itu, tampak teman saya sepeti tertampar tapi tanpa menggunakan tangan. Mau mengajukan pledoi atau sekadar berdebat, apa gunanya. Sebab semuanya adalah realitas. Kalau sudah memilih jalan ninja untuk menjadi pekerja sosial di media sosial, tentu harus di terima segala konsekuensi nya apa pun itu, meskipun kerja harian kita di tirikan oleh pimpinan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ungaran – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang melibatkan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dalam penguatan jurnalisme pengawasan melalui Pelatihan Jurnalistik Pengawasan Pemilu pada Selasa (20/5/2025). Kegiatan itu bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang yang dihadiri puluhan peserta. Meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 yang telah terlaksana, namun […]

  • Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    ditulis: Arif Khilwa (Ketua Lesbumi PCNU Pati) Seni tradisi bukan sekadar pertunjukan warisan masa silam. Ia adalah cermin nilai-nilai luhur, identitas kolektif, sekaligus denyut kebudayaan yang senantiasa hidup di tengah masyarakat. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kita menjumpai sebuah bentuk seni tradisi yang unik dan sarat makna: Gong Cik, sebuah ekspresi kebudayaan yang memadukan seni […]

  • PTM Madrasah Tertunda Lagi

    PTM Madrasah Tertunda Lagi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

      Ilustrasi PTM di madrasah (sumber : NU Online) PATI – Keinginan Madrasah di Kabupaten Pati untuk kembali melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tampaknya harus ditunda terlebih dahulu. Pasalnya Bupati Pati Haryanto mengaku belum memberikan izin kepada madrasah yang ada di wilayahnya untuk menggelar uji coba atau simulasi (PTM).  Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Cabang […]

  • Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Muhammad Salman bersama Pengurus IPNU Demisioner dan PW IPNU. Dok: Umam Margoyoso – Muhammad Salman akhirnya terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) kabupaten Pati periode 2019-2021 Salman mengungguli dua calon lainnya dalam pemilihan langsung yang digelar dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU, Ahad,14 Juli 2019. Sebagaimana diberitakan PCNU Pati sebelumnya, PC IPNU-IPPNU […]

  • Filantropi Ramadan

    Filantropi Ramadan

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan dikenal sebagai bulan penuh berkah, ampunan, dan kesempatan untuk meningkatkan kebaikan. Salah satu julukan yang melekat pada bulan suci ini adalah Syahr al-Judd atau bulan kedermawanan. Julukan ini bukan tanpa alasan. Sepanjang bulan Ramadan, semangat untuk berbagi dan membantu sesama begitu terasa, mencerminkan esensi filantropi yang mendalam. Pada bulan ini, umat […]

  • Review VMTS dan Redesain Kurikulum, Rektor Tekankan Relevansi dengan DUDIKA

    Review VMTS dan Redesain Kurikulum, Rektor Tekankan Relevansi dengan DUDIKA

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.619
    • 0Komentar

      Temanggung – Bertempat di aula lantai 3, Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan pentingnya penyelarasan Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Tata Nilai, dan Kurikulum dengan kebutuhan zaman. Hal itu terungk‎ap dalam pembukaan Workshop Review VMTS dan Redesain Kurikulum Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dan […]

expand_less