Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 427
  • comment 0 komentar
Suasana pembukaan Makesta IPNU IPPNU MMH Tayu, Kamis (2/9)

TAYU – MA Miftahul Huda  mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Makesta merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Agenda ini diharapkan mampu mencetak kader yang mampu menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat dengan memegang ajaran Islam yang rahmatan lil alamin yang berhaluan ahlussunah wal jama’ah.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh kepala madrasah Abdul Ro’uf, dalam apel pembukaan Makesta Pimpinan Komisariat (PR) IPNU dan IPPNU MA MMH Tayu, Kamis (3/9). Ia juga berharap agar kegiatan yang digagas ini nantinya mampu melahirkan pelajar-pelajar NU yang bermanfaat dan mampu meneruskan perjuangan NU di masa mendatang. 

“Makesta harus mencetak generasi yang bisa menghidupkan pelajar- pelajar NU baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Dalam sambutannya juga, Abdur Ro’uf meminta pengurus IPNU dan IPPNU serius dalam pelaksanaan Makesta kali ini. Tujuannya, lanjut Ro’uf agar jebolan Makesta MMH Tayu benar-benar menjadi kader NU militan.  

90 Orang

Makesta MMH Tayu kali ini diikuti oleh 90 peserta. Hal ini terkonfirmasi dari ketua panitia, Hanif. 

Menurut Hanif 90 peserta tersebut terdiri dari 46 calon anggota IPNU dan 44 calon anggota IPPNU. Kegiatan ini pula berlangsung selama dua hari. 

Setiap peserta, lanjut Hanif dibekali dengan materi-materi seputar nasionalisme dan ke-NU-an. Bukan hanya itu, materi keorganisasian juga ditanamkan demi membangun generasi IPNU dan IPPNU yang militan seperti didawuhkan oleh kepala Madrasah. 

“Seperti biasanya peserta diberikan materi dasar untuk memperkuat pondasi NU, dari materi tentang Aswaja ala NU, amaliyah NU, ke-Indonesia-an, IPNU IPPNU, keorganisasian dan ditambahkan satu materi tentang kepemimpinan,” ungkap Hanif.

Hanif juga menerangkan bahwa menyelenggarakan acara di tengah pandemi penuh dengan tantangan. Sebagai warga NU yang baik, Hanif beserta panitia lainnya telah mempersiapkan matang-matang Makesta ini agar tetap terlaksana dengan lancar dan tentunya taat Prokes. 

Untuk itu, lanjut Hanif, ia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan untuk membantu penerapan Prokes selama Makesta. 

“Mulai dari pengecekan suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer, serta tetap jaga jarak kepada seluruh panitia dan juga peserta,” terangnya.

Istimewa

Kegiatan yang berlangsung di MMH Tayu, desa Tayu Wetan tersebut merupakan kegiatan yang begitu istimewa. Pasalnya, Makesta kali ini dihadiri oleh Ketua PC IPNU Kabupaten Pati yang baru, Matsna Zakuyatus Salwa. Menurutnya, ini merupakan agenda perdana setelah ia terpilih sebagai nakhoda IPNU pati. 

“Ini tugas perdana setelah saya terpilih, pak,” ungkapnya kepada pcnupati.or.id sambil berkelakar. 

Matsna, dalam acara itu juga memberikan wejangan kepada para calon anggota IPNU dan IPPNU MMH Tayu. Ia menegaskan bahwa tugas yang diemban para pelajar NU ini bukanlah tugas yang sepele. 

Mengutip dari ketua PCNU Pati dalam sambutan Konfercab IPNU/IPPNU kemarin, Matsna menyampaikan bahwa ada empat amanah yang diemban seluruh kader NU dari semua tingkatan. Keempat amanat tersebut adalah amanatun nahdliyah, amanatut tarbiyah, amanatul wathaniyah dan amanatul ummah. 

“Ini bukan menjadi beban, tapi justru menjadi tantangan bagi kita semua,” tandasnya.

Selain Matsna, agenda ini juga dihadiri Pembina Pengurus Komisariat (PK) IPNU IPPNU MMH Tayu, Akhmad Mudzakkir dan ketua PAC IPNU Kecamatan Tayu  Ni’amullah. Dalam sambutannya, Mudzakkir juga menekankan kepada aspek prestasi. 

“Pelajar komplit itu aktif di organisasi, unggul dalam prestasi, dan tetap tawadhu’ kepada bapak/ibu guru,” tuturnya.(MMH/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Saya tidak tahu, sejak kapan ada tradisi ngabuburit. Namun, sebenarnya tradisi ini makin populer ketika sejumlah televisi menjadikannya sebagai acara tiap menjelang berbuka puasa saat Ramadan. Akhirnya, tradisi ini membudaya di kalangan remaja muslim dengan beragam ekspresi.   Ngabuburit merupakan istilah khas dalam budaya Sunda yang bermakna “ngalantung ngadagoan burit,” […]

  • PWNU Jateng Gelar Bahtsul Masaail di Kajen

    PWNU Jateng Gelar Bahtsul Masaail di Kajen

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar Bahtsul Masail pada Senin (11/11) di Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso Pati diasuh oleh KH. Abdul Ghoffarrozien, M.Ed. Bahtsul Masail ini diadakan untuk menjawab pemasalahan yang berkembang di masyarakat tetapi belum ada dasar hukumnya dalam al-Qur’an dan Hadis. K.H. Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah memberikan sambutan […]

  • MWCNU Kayen Gelar Doa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Piatu

    MWCNU Kayen Gelar Doa Bersama Dan Santunan Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    KAYEN – MWC NU Kayen hari ini (Rabu, 18/08) bertempat di Gedung NU Kayen menggelar kegiatan Do’a Bersama untuk keselamatan bangsa dan santunan anak yatim piatu dalam rangka memperingati 10 Muharam 1443 H dan juga HUT RI Ke 76. “Kegiatan di laksanakan dengan konsep yang cukup sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, karena mengingat ini masih […]

  • LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI-Kepengurusan baru Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) menghelat rapat kerja Minggu siang (14/7). Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 itu berlangsung santai meskipun membahas program-program serius. Arwani, ketua umum LTN-NU menyampaikan pamdangan-pandangannya mengenai dunia penerbitan dan jurnalistik. Menurutnya, kegiatan jurbalistik di era modern saat ini harus terfokus pada media online. Langkah […]

  • Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    Peran Tasawuf dalam Perkembangan Islam di Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan dengan tingkat keragaman –baik budaya, karakteristik, watak, ras, agama, dll- yang tinggi. Tingginya tingkat keragaman berpotensi besar menimbulkan perselisihan dan konflik. Maka salah satu nilai penting yang dibutuhkan bangsa ini dalam menghadapi perbedaan adalah toleransi. Hal itu yang dilakukan oleh Walisongo dalam menyebarkan Islam di nusantara. Islam menjadi agama mayoritas di […]

  • PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    PCNU Targetkan Restrukturisasi Tuntas Hingga Ranting Tahun Ini

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menargetkan proses restrukturisasi organisasi akan rampung pada tahun 2019 ini. Restrukturisasi ini meliputi pengurus MWC NU Kecamatan hingga Pengurus Ranting NU. Demikian disampaikan oleh Ketua PCNU Kab. Pati, Yusuf Hasyim, M.S.I, saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi antara Pengurus Harian PCNU, Lembaga, dan MWC NU se-Kabupaten Pati, Ahad […]

expand_less