Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

Puncak Harlah PIAUD STAINU Purworejo Ke 7

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Purworejo- Prodi PIAUD STAINU Purworejo dalam Puncak Harlah nya yang Ke – 7 mengadakan kegiatan Talkshow dan Bedah Buku Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 11 April 2023 bertempat di Auditorium STAINU Purworejo. Namun, sebelum kegiatan dimulai didahului dengan pembacaan khotmil qur’an yang di pimpin oleh M. Nurul Huda. Kemudian pembukaan Acara inti ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbolisasi tasyakuran.

“PAUD harus memiliki perubahan, gagasan baru, kretivitas untuk mengatasi kebosanan dalam pembelajaran. Dan menurut beliau mahasiswa PGMI dan PIAUD hebat – hebat dan penuh energik. Sebaiknya pondasi (anak usia dini) harus di bangun oleh orang – orang yang hebat.“ jelas Dr. H. M. Djamal. M. Pd. selaku Ketua Dewan Pendidikan,

Kemudian narasumber kedua Ibu Arifah Imtihani M. Pd. selaku Pengawas RA kab. Purworejo.  Nurul Azimah S. Pd. I perwakilan dari IGRA, dan Ibu Nurjanah S. Sos. I. M. Pd selaku Kaprodi PIAUD STAINU Purworejo. Dan kegiatan ditutup dengan acara buka bersama.

Puncak Acara harlah PIAUD STAINU Purworejo. Acara ini diadakan di Aula STAINU Purworejo pada pukul 13.30-18.30 WIB. Dalam rangkaian acara, terdapat acara talkshow yang salah satunya disampaikan Bapak Dr. H. Muhammad Djamal, M.Pd. selaku Ketua Dewan Pendidikan. Beliau menyampaikan beberapa fakta-fakta Pendidikan Anak Usia Dini, yang saya kutip sebagai berikut:

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Purworejo terdapat 805, yang meliputi:  405 Taman Kanak-kanak, 207 Kelompok Belajar, 14 Tempat Penitipan Anak, dan beberapa Lemabaga PAUD Sejenis. Sedangkan pendidik PAUD yangmemiliki gelar S1 masih diangka 55%.  Itu masih sangat kurang, sehingga begitu lebar peluang lulusan PRODI PIAUD STAINU Purworejo. Tetapi dalam pemberian insentif untuk para pendidik PAUD dirasa masih sangat rendah, bahkan ada yang diangka 50 ribu. Indonesia memang belum bisa menghargai ilmu, padahal Alloh swt. saja meninggikan para pendidik. Bahkan ada yang dari Jogja ke Kaligesing hanya dibayar 50 ribu. Harus ada kemauan politik untuk mensejahterakan guru PAUD.

“Beberapa hal dibawah ini juga dapat dilakukan oleh para pendidik, antara lain: Harus ada kekuatan dari luar seorang pendidik, tetapi jangan demo. Kekuatan ini yang bisa menekan adalah DPRD, sehingga harapan kedepannya DPRD dapat bekerjasama dengan STAINU.Ayo bangkit dengan motivasi, seperti membuka usaha untuk menjadikan sampingan. Perubahan, paling tidak ada gagasan baru/ide. Saat ini dibutuhkan fikiran yang bertumbuh dengan kreatifitasan yang baru. Memantapkan/mengukuhkan.” Ungkap Nurul Azimah S. Pd. I

Lanjutnya Saya lihat bahwa mahasiswa-mahasiswa PRODI PIAUD dan PGMI dari STAINU Purworejo itu cerdas-cerdas, dan tak lupa PAI juga cerdas-cerdas, saya tahu karena saya juga mengajar. Jadi potensi yang luar biasa ini harus dikembangkan. Kalo saya berpendapat yang mengajar PAUD harusnyaseorang profesor, karena itu landasan yang harus dibangun oleh orang-orang hebat. Sehingga diharapkan tidak terjadi malpraktek, karena belum tau prinsip-prinsip perkembangan anak. Pada anak usia dini, rasa ingin tau sangat tinggi, jadi anak kecil bertanya Tuhan dimana maka akan membuat pusing ketika kita sebagai pendidik tidak tau jawabannya. Mengajari anak itu harus hati-hati. Anak itu suka meniru sehingga ketika guru pilek maka anak-anak akan ikut-ikutan membersihkan hidung dan lain-lain. Sehingga guru perlu mengetahui prinsip-prinsip perkembangan anak usia dini agar tidak terjadi malpraktek. Semoga PRODI PIAUD mampu berfikir cerdas dan bekerja keras. Tidak hanya cerdas, tetapi juga bekerja keras agar tidak hanya terkesan omong kosong.

Penulis: Khodijatuzzahro

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    Gelar Pelatihan, Fordaf Komitmen Lahirkan Daiyah Cinta NKRI

    • calendar_month Ming, 1 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    PATI-Strategi dakwa selalu berubah sesuai dengan konteks zaman. Walisongo merupakan salah satu pionir dakwah kontekstual pada zamannya. Strategi ini yang kemudian diadopsi oleh dai masa kini. Dengan beragam media yang ada, para penceramah tersebut mulai menyebarkan pencerahan. Para peserta pelatihan daiyah yang diselenggarakan oleh Forum Daiyah Fatayat (Fordaf) Usai mengikuti pelatihan di aula PC NU […]

  • PCNU - PATI

    Buku Saku AD & ART Nahdlatul Ulama Ke 34

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulamasebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selamaini, banyak warga Nahdlatul Ulama yanghanya memosisikan diri sebagai jamaah,belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kitajam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadapAD/ART merupakan pintu gerbang dalamproses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut

  • 2 Santri YPRU Dapat Bonus Total 50 Juta dari Gubernur

    2 Santri YPRU Dapat Bonus Total 50 Juta dari Gubernur

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    SEMARANG-Senin (29/7) mungkin menjadi momen tak terlupakan bagi Arinal Husna dan Adminurana. Selain bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, keduanya juga mendapat apresiasi masing-masing Rp 40.000.000 dan Rp 10.000.000 dari Gubernur. Para peraih juara dalam ajang STQ XXV Nasional kontingen Jawa Tengah. Sumber foto : fp Pesantren Raudlotul Ulum   Sebelumnya, dua santri YPRU (Yayasan […]

  • KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kabupaten Pati, di penghujung Ramadan 2023 ini. Pasalnya salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Pati sekaligus mantan ketua NU Pati periode 2008-2013 wafat pada Kamis (20/4/2023) malam. KH. Imam Shofwan, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Kecamatan Gembong ini menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit […]

  • Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membaca/menjawab sholawat ketika khotbah sedang berlangsung, padahal kita tahu bahwa disaat Khotib khutbah hukumnya harom berbicara?   Jawaban :Hukumnya membaca sholawat tersebut hukumnya sunnah selama tidak dengan suara yang berlebihan, walaupun menurut pendapat ulama’ yang berpendapat haram berbicara diwaktu khutbah, karena sholawat tersebut termasuk pengecualian.   Referensi : & Ibânat al-Ahkâm, […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

expand_less