Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Dua siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ciptakan sebuah aplikasi untuk mempermudah para siswa berbelanja di kantin sekolah. Bahkan, aplikasi yang diberi nama Saka Instant itu menghantarkan mereka meraih prestasi tingkat internasional. 

Dua siswa itu adalah Dalla Noor Khoirussalaman dan Irkham Shaifi Cahyo Sasono. Keduanya berinisiatif menciptakan sebuah aplikasi tersebut untuk mengurangi kerumunan siswa di kantin sekolah. 

“Para siswa-siswi yang ingin jajan itu pada antre, sebab di sini kantinnya kecil jadi bakal menimbulkan antrean banyak. Dan dengan kemajuan teknologi ini kami berusaha memanfaatkannya dengan menciptakan aplikasi agar siswa bisa memesan makanan dari kelas, tidak perlu langsung ke kantin. Jadi teman-teman  bisa menghemat waktu,” jelas Irkham Shaifi saat ditemui di MA Salafiyah Kajen, Senin (26/12/2022) siang.

Irkham menyebut, untuk membuat aplikasi ini membutuhkan waktu satu bulan. Kendalanya, yaitu saat pengoperasian yang kadang kala terputus karena jaringan kurang stabil.

“Meski begitu respon dari teman-teman sangat berterimakasih karena bisa jajan dengan mudah. Dalam aplikasi itu ada tampilan yang berisi menu makanan dan minuman, kemudian keranjang dan data pesanan tentang harga sekaligus kapan pengambilan makanan. Ini juga bisa memudahkan pemilik kantin dalam mengelola kantin,” terang dia.

Sementara Muhammad Ikhwan, guru pembimbing dua siswa itu menuturkan, berkat aplikasi Saka Instant, anak didiknya mendapatkan Medali Perak dalam ajang World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS), belum lama ini.

“Dalam kompetisi itu mereka bersaing dengan 200 lebih peserta dari 22 negara. Sementara di tahap final menyisakan 40 peserta dari enam negara. Di antaranya Indonesia, Malaysia, Vietnam, Kazakhstan, Armenia, dan Thailand. Alhamdulillah anak-anak berhasil mendapatkan medali perak,” tutur dia.

Menurut dia, aplikasi buatan siswanya mempunyai banyak kelebihan. Seperti  dilengkapi dengan sistem Artificial Intelligence (AI).

“AI itu adalah gerasi 5.0. Untuk sementara berbasis web dan jangka panjangnya mungkin playstore. Tapi memang kita lebih kembangkan sistem AI,” terang dia.

Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, turut berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya itu. Ia berharap prestasi itu dapat menjadikan motivasi peserta didik lainnya untuk terus berkarya.

“Pada prinsipnya MA Salafiyah di samping membekali anak dalam hal agama, baik kitab kuning maupun tahfidz, anak santri jangan sampai ketinggalan bidang IT.  Mulai tahun depan kita merintis sekolah berbasis IT. Ini sudah dilengkapi semua sarana prasarananya,” beber dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Instruktur kaderisasi PC IPNU IPPNU KAB. PATI lakukan breefing untuk memaksimalkan kader IPNU IPPNU di tingkatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) PATI-Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) adalah salah satu pendidikan kaderisasi tingkatan awal atau pintu masuk untuk menjadi anggota IPNU dan IPPNU. Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu adalah salah satu madrasah yang memiliki Pimpinan komisariat IPNU IPPNU […]

  • AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Opo isa janjane? La kok puasa dibantu AI? Di era digital yang serba cepat ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membantu umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan. Bagaimana AI dapat memfasilitasi dan meningkatkan kualitas ibadah kita selama bulan suci ini?   Bulan Ramadan, bulan […]

  • PCNU - PATI Photo by Alwi Hafizh A.

    Pesona Selebgram

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Perjalanan selama tujuh jam cukup membuat punggung dan pantat Farhan pegal. Untung Agus adalah supir handal dan berpengalaman, jadi mereka bisa tiba tepat waktu tanpa bingung bertanya kesana kemari. Agus sudah selalu kontak dengan Liasion Officer yang disediakan khusus untuk Farhan selama perjalanan. Juga ketika mereka sampai di gapura bertulisan “Selamat datang di Wonosobo Asri.” […]

  • Logo dan Tema Resmi Harlah Ke-94 NU

    Logo dan Tema Resmi Harlah Ke-94 NU

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akhirnya merilis logo dan tema resmi Harlah Ke-94 NU. Harlah atau Hari Lahir Ke-94 Nahdlatul Ulama atau kerap disebut juga sebagai 94 Tahun Nahdlatul Ulama, secara kalender masehi akan diperingati besok tanggal 31 Januari 2020. Dimana secara hitungan masehi Nahdlatul Ulama didirikan tepat pada tanggal 31 Januari 1926. Sebagaimana diunggah oleh […]

  • 2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    2025, FKPT Jateng Siap Ambil Data Riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR)

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 728
    • 0Komentar

      Pcnupati. or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah siap melaksanakan riset Indeks Risiko Terorisme (IRT) dan Indeks Potensi Radikalisme (IPR) pada tahun 2025. Riset ini akan dilakukan di 15 kabupaten/kota untuk IRT dan 10 kabupaten/kota untuk IPR dengan total responden mencapai 600 orang. “Setiap enumerator akan menghimpun data dari 20 hingga […]

  • MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Kongres Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH. Cholil Yahya Staquf. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri […]

expand_less