Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

Ciptakan Aplikasi Saka Instant, Siswa MA Salafiyah Kajen Raih Prestasi Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022
  • visibility 393
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Dua siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ciptakan sebuah aplikasi untuk mempermudah para siswa berbelanja di kantin sekolah. Bahkan, aplikasi yang diberi nama Saka Instant itu menghantarkan mereka meraih prestasi tingkat internasional. 

Dua siswa itu adalah Dalla Noor Khoirussalaman dan Irkham Shaifi Cahyo Sasono. Keduanya berinisiatif menciptakan sebuah aplikasi tersebut untuk mengurangi kerumunan siswa di kantin sekolah. 

“Para siswa-siswi yang ingin jajan itu pada antre, sebab di sini kantinnya kecil jadi bakal menimbulkan antrean banyak. Dan dengan kemajuan teknologi ini kami berusaha memanfaatkannya dengan menciptakan aplikasi agar siswa bisa memesan makanan dari kelas, tidak perlu langsung ke kantin. Jadi teman-teman  bisa menghemat waktu,” jelas Irkham Shaifi saat ditemui di MA Salafiyah Kajen, Senin (26/12/2022) siang.

Irkham menyebut, untuk membuat aplikasi ini membutuhkan waktu satu bulan. Kendalanya, yaitu saat pengoperasian yang kadang kala terputus karena jaringan kurang stabil.

“Meski begitu respon dari teman-teman sangat berterimakasih karena bisa jajan dengan mudah. Dalam aplikasi itu ada tampilan yang berisi menu makanan dan minuman, kemudian keranjang dan data pesanan tentang harga sekaligus kapan pengambilan makanan. Ini juga bisa memudahkan pemilik kantin dalam mengelola kantin,” terang dia.

Sementara Muhammad Ikhwan, guru pembimbing dua siswa itu menuturkan, berkat aplikasi Saka Instant, anak didiknya mendapatkan Medali Perak dalam ajang World Innovative Science Project Olympiad (WISPO) yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS), belum lama ini.

“Dalam kompetisi itu mereka bersaing dengan 200 lebih peserta dari 22 negara. Sementara di tahap final menyisakan 40 peserta dari enam negara. Di antaranya Indonesia, Malaysia, Vietnam, Kazakhstan, Armenia, dan Thailand. Alhamdulillah anak-anak berhasil mendapatkan medali perak,” tutur dia.

Menurut dia, aplikasi buatan siswanya mempunyai banyak kelebihan. Seperti  dilengkapi dengan sistem Artificial Intelligence (AI).

“AI itu adalah gerasi 5.0. Untuk sementara berbasis web dan jangka panjangnya mungkin playstore. Tapi memang kita lebih kembangkan sistem AI,” terang dia.

Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, turut berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya itu. Ia berharap prestasi itu dapat menjadikan motivasi peserta didik lainnya untuk terus berkarya.

“Pada prinsipnya MA Salafiyah di samping membekali anak dalam hal agama, baik kitab kuning maupun tahfidz, anak santri jangan sampai ketinggalan bidang IT.  Mulai tahun depan kita merintis sekolah berbasis IT. Ini sudah dilengkapi semua sarana prasarananya,” beber dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan Santri Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan praktek rukyah secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan ilmu falak. Diharapkan, dengan pengalaman itu, para peserta didik mampu mempelajari tentang perbintangan, penanggalan dan perhitungan tahun, seperti mempelajari penentuan masuknya awal bulan Hijriah. Dalam prakteknya, para siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU se-Korda Pati Sepakat Pertahankan PKPT

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    PC IPNU se-Korda Pati yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Grobogan, Blora, Rembang dan Lasem sepakat mempertahankan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) masuk dalam struktural IPNU. Keputusan itu diambil dalam pertemuan Ketua PC IPNU se-Korda Pati yang dilaksanakan di Kudus pada Rabu (27/7) malam. Pertemuan ini juga dihadiri oleh PC IPNU Demak. Pertemuan tersebut membahas isu-isu […]

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • Keterangan foto: Ali Fatkhan, Anis Sholeh Ba’asyin dan Afthonul Afif dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Hikayat Negeri Berkabut’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (19/4) kemarin.

    Suluk Maleman Menyoal Kritis di Dunia Abu Abu

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Dunia yang serba instan tak selalu memiliki dampak yang positif, tak jarang justru membuat manusia gagal menata akhlak. Padahal akhlak adalah elemen penting manusia, baik sebagai pribadi mau pun dalam bermasyarakat dan berbangsa. Topik mendalam itu dibahas dalam Suluk Maleman edisi ke-160 yang digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (19/4) dengan tema […]

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

  • LPPNU Pati Gelar Pembinaan Pertanian di Pesantren Nurul Qur'an Gembong

    LPPNU Pati Gelar Pembinaan Pertanian di Pesantren Nurul Qur’an Gembong

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 602
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU  Kabupaten Pati menggelar kegiatan pembinaan pertanian di Pesantren Nurul Quran Gembong, Jumat (24/1/2025). Hadir dalam kegiatan ini, Ketua LPPNU Pati, Sutrisno, dan Instruktur Pelatihan, K. Ali Mustofa. Mereka memberikan materi tentang pentingnya melinial mengenal pertanian. Mulai dari cara olah tanah, menanam cabai, sawi, tomat, […]

expand_less