Dosen dan Mahasiswa INISNU Temanggung Harumkan Indonesia di ICAI 2026, Rektor: Bukti Budaya Riset Kampus Semakin Kuat
- account_circle admin
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 16.697
- comment 0 komentar

Dosen dan Mahasiswa INISNU Temanggung Harumkan Indonesia di ICAI 2026, Rektor: Bukti Budaya Riset Kampus Semakin Kuat
Yogyakarta – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui ajang International Competition Academic and Innovation (ICAI) 2026. Keberhasilan dosen dan mahasiswa meraih penghargaan dalam kompetisi tersebut menjadi bukti semakin menguatnya budaya riset dan inovasi di lingkungan kampus.
Kompetisi yang berlangsung di Grand Kangen Hotel, Yogyakarta, Minggu (19/7/2026), diikuti oleh ratusan akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Suriname. Dalam ajang tersebut, sivitas akademika INISNU Temanggung berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dari kategori dosen dan mahasiswa.
Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi internasional yang diraih dosen dan mahasiswa merupakan buah dari komitmen kampus dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat.
”Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya riset di INISNU Temanggung semakin tumbuh. Kami tidak hanya mendorong publikasi ilmiah, tetapi juga riset yang relevan, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keberhasilan dosen dan mahasiswa di forum internasional menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan berdaya saing global,” ujar Hamidulloh Ibda.
Ia menambahkan, capaian tersebut sejalan dengan visi INISNU Temanggung sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman, sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional.
Prestasi pertama diraih pada kategori Ekonomi Syariah. Dosen INISNU Temanggung, Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, berhasil meraih Juara 1 melalui artikel ilmiah berjudul Economic Vulnerability of Small Producers Due to Income Uncertainty and Institutional Asymmetry.
Penelitian tersebut disusun bersama (Cand. Dr.) Navirta Ayu dari STAI Yogyakarta dan Drs. Mohamad Abdul Munjid dari INISNU Temanggung. Kajian ini mengangkat persoalan ketidakpastian pendapatan yang dihadapi produsen kecil serta pentingnya penguatan regulasi dan kelembagaan dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih adil.
”Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghasilkan riset yang tidak berhenti di ruang akademik, tetapi mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Fatmawati.
Menurutnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pemangku kebijakan dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kecil agar lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi.
Tak hanya dosen, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah INISNU Temanggung juga mengukir prestasi dengan meraih Juara 2 melalui artikel ilmiah berjudul Strategi Packing dan Branding Syariah sebagai Instrumen Penurunan Biaya Produksi UMKM.
Tim mahasiswa yang terdiri atas Alifia Choirun N., Kinanti Sayekti A., dan Sikta Aulia R. menawarkan gagasan mengenai pentingnya strategi pengemasan dan branding berbasis prinsip syariah untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus memperkuat daya saing UMKM.
”Kami berharap penelitian ini tidak hanya menjadi karya ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan oleh pelaku UMKM agar produknya semakin kompetitif,” ujar salah satu anggota tim.
Bagi mereka, pengalaman mengikuti kompetisi internasional menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, sekaligus memperluas jejaring akademik dengan peserta dari berbagai negara.
ICAI 2026 diikuti oleh 112 dosen dan 80 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi forum kolaborasi internasional melalui presentasi hasil penelitian dan inovasi di berbagai bidang ilmu.
Keberhasilan tersebut semakin mempertegas komitmen INISNU Temanggung dalam mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berdaya saing internasional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan bangsa. (*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar