Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 8.322
  • comment 0 komentar

 

Aceh — Relawan NU Peduli Jawa Tengah diberangkatkan ke Aceh untuk membantu pemulihan masyarakat pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Misi kemanusiaan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menegaskan kembali ikatan sejarah dan emosional antara Jawa dan Aceh yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.

Sejarah mencatat, pada tahun 1551 dan 1574, penguasa Jepara Ratu Kalinyamat mengirimkan bantuan militer besar ke Kesultanan Aceh (Malaka) yang saat itu diserang penjajah Portugis. Armada tersebut terdiri dari sekitar 300 kapal dan 15.000 pasukan, menjadikannya salah satu ekspedisi maritim terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-16.
Pengiriman pasukan tersebut tidak terlepas dari hubungan erat Ratu Kalinyamat dengan Aceh. Suaminya, Sultan Hadlirin, diketahui berasal dari Aceh. Upaya itu dilakukan secara total untuk membantu kerajaan yang memiliki ikatan sejarah dan emosional dengannya. Dari peristiwa itulah Ratu Kalinyamat dikenang sebagai ratu maritim terkuat di Jawa.

Berabad-abad kemudian, Aceh kembali menghadapi ujian berat. Banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak pada 18 kabupaten dan kota. Ribuan rumah warga dilaporkan rusak berat dan hanyut tersapu banjir lumpur serta material kayu, meninggalkan kerusakan yang luas. Hingga kini, sejumlah wilayah masih membutuhkan pendampingan dan pemulihan berkelanjutan.

Menanggapi kondisi tersebut, PWNU Jawa Tengah mengerahkan kader-kader terbaiknya melalui program NU Peduli Jawa Tengah. Pengiriman relawan dilakukan dalam beberapa gelombang untuk memastikan keberlanjutan program pemulihan di daerah terdampak.

Program yang dijalankan meliputi pembangunan kembali masjid dan mushola, pendirian TPQ dan balai pengajian, sekolah darurat, serta layanan trauma healing bagi anak-anak dan masyarakat terdampak bencana.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghofar Rozin dalam arahannya kepada para relawan menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian dan keikhlasan dalam melayani masyarakat Aceh. Ia menyampaikan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sejarah, sekaligus wujud nyata persaudaraan antardaerah.

Langkah Relawan NU Peduli Jawa Tengah ini dinilai sebagai simbol keberlanjutan hubungan Aceh–Jawa, dari masa perjuangan melawan penjajah hingga solidaritas kemanusiaan di masa kini. (Hasan)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah ke-30, MAN 2 Pati Tanam Ribuan Mangrove untuk Lestarikan Lingkungan

    Harlah ke-30, MAN 2 Pati Tanam Ribuan Mangrove untuk Lestarikan Lingkungan

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.646
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-30, Madrasah Aliyan Megeri (MAN) 2 Pati, menanam ribuan mangrove di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan bertajuk “Ekoteologi dan Konservasi 3000 Bibit Mangrove” tersebut, melibatkan berbagai pihak, di antaranya sekolah binaan yaitu MTs Negeri 2 Pati, MTs Manbaul Falah, MTs Mambaul Hidayah serta SD […]

  • Rodhiyah Mantab Pimpin Fatayat NU Pucakwangi Hingga 2025

    Rodhiyah Mantab Pimpin Fatayat NU Pucakwangi Hingga 2025

    • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan Konferensi PAC Fatayat NU Pucakwangi PUCAKWANGI – Kepemimpinan PAC Fatayat NU Pucakwangi periode 2016-2021 resmi usai. Melalui forum tertinggi, Konferensi Fatayat NU tingkat PAC, Umi Kalsum sah demisioner pada Minggu (31/10) di Gedung Serbaguna Pucakwangi.  Acara yang pembukaannya dihadiri seluruh elemen NU tersebut menandai fase baru PAC Fatayat NU Pucakwangi. Sebagai kalimat pamungkas, […]

  • PCNU-PATI

    Istri Kades Pohgading Jadi Ketua Ranting Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Fatayat NU Ranting Pohgading, Kecamatan Gembong baru saja melangsungkan konferensi pada Kamis (15/12) kemarin. Jabatan ketua yang tadinya dipegang oleh Puryati, kini bergulir ke tangan Sri Pujiati.  “Saya berharap ketua baru yang menggantikan saya, bisa lebih maju sehingga Fatayat NU di desa kami lebih baik dari waktu ke waktu,” ungkap Puryati di sela-sela […]

  • Program Berdaya Guna, LAZISNU Pati Kembali Serahkan Kambing Bergulir sasar warga Sukolilo

    Program Berdaya Guna, LAZISNU Pati Kembali Serahkan Kambing Bergulir sasar warga Sukolilo

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.094
    • 0Komentar

      Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati kembali merealisasikan program pemberdayaan ekonomi melalui penyaluran kambing bergulir. Pada Rabu, 18 Februari 2026, dua ekor kambing betina dalam kondisi bunting resmi diserahkan kepada Mukayyat, warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Serah terima dilakukan langsung oleh Edi Kiswanto, selaku Ketua LAZISNU Kabupaten […]

  • Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    Guru Madrasah Kembangkan Penelitian Tindakan Kelas

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Gedung NU lantai III Pengurus Cabang LP Ma’arif Pati mengadakan diskusi terkait pengembangan Guru Madrasah yang harus mengembangkan Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 60 guru madrasah dari berbagai jenjang mulai MI, MTs. dan MA di wilayah kabupaten Pati yang tergabung dalam LP Ma’arif, acara berlangsung selama sehari penuh antusias mengikuti kegiatan pengembangan diri […]

  • Hadapi Era VUCA, Santri Perlu Berpegang pada Akhlak Perspektif Imam Al-Ghazali

    Hadapi Era VUCA, Santri Perlu Berpegang pada Akhlak Perspektif Imam Al-Ghazali

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.771
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG – Era VUCA yang ditandai perubahan cepat (volatility), ketidakpastian (uncertainty), kompleksitas (complexity), dan ketaksaan informasi (ambiguity) menuntut pesantren tidak hanya mencetak santri yang menguasai ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter yang kokoh, berpikiran terbuka, dan bijaksana dalam menghadapi persoalan kehidupan. Perspektif pendidikan akhlak Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali menawarkan landasan penting untuk […]

expand_less