Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif. 

JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan mulia, memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, PKM Mikro, PPKM Darurat, dan sekarang muncul lagi aturan dengan istilah PPKM Level 1 sampai 4.

Sayangnya kebijakan-kebijakan tersebut memang banyak berdampak negatif, terlebih pada sektor ekonomi. Apa boleh buat? Banyak pegawai swasta yang terkena pemberhentian kerja (PHK), masyarakat perantauan tidak bisa merantau lagi karena ada pembatasan dimana-dimana, dan masih banyak lagi dampak yang ditimbulkan.

Muhimmatul Aliyah (owner dari Daisygift), Mantan Ketua PAC IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama) Kec. Keling periode 2018-2020, juga menjadi pengurus PC IPPNU Kab. Jepara, selaku seorang pelaku UMKM di bidang Handcraft, Bouquet, dan Dekorasi juga sangat merasakan dampaknya. Pesanan dekorasi untuk pernikahan, mahar dan sebagainya sempat tertunda karena pandemi. 

Tapi dengan niat yang bulat bahwa usaha yang sudah di gelutinya sejak masih semester 6 tersebut harus tetap ia pertahankan di tengah badai pandemi. Bahkan, alumni UNISNU Jepara ini bersikukuh untuk membantu kader-kader IPNU dan IPPNU yang sekarang sudah tidak bekerja lagi karena ter-PHK. Hal ini tak lain, karena jiwa loyalitas kader dan kecintaan terhadap organisasi begitu melekat.

Hingga detik ini, sudah ada empat kader IPNU dan IPPNU yabg menjadi karyawan Daisygift. Pandemi ini rupanya memberi berkah bagi para kader pelajar NU ini. Disamping kuliah atau sekolah, mereka juga bisa bekerja di Daisygift.

“Memang sudah niatan dari awal merintis usaha, agar adik-adik saya di IPNU-IPPNU bisa membantu saya dalam menjalankan bisnis, toh uangnya kan juga bisa untuk digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi sekarang saya didukung oleh suami, yang Alhamdulillah juga menjadi aktivis di IPNU, dulu juga jadi Ketua PAC IPNU Keling. Suami selalu mendorong bisnis yang kita jalankan harus ada nilai manfaat untuk adik-adik kita (IPNU-IPPNU),” ungkapnya.

Seorang kader IPNU yang bekerja pada Daisygift sedang menyelesaikan tugasnya membuat dekorasi.

Usahanya wanita asli Jepara ini, sekarang semakin lancar karena jaringan organisasi dan pertemanan yang luas. Meskipun dulunya hanya bisnis handcraff dan bouquet, saat ini, Daisygift merambah ke jagat dekorasi dan sedang dalam tahap pengembangan mendirikan wedding organizer yang nantinya mitranya adalah dari rekan – rekan organisasi maupun  lainnya.

“Harapannya sih nanti Daisygift bisa mendirikan semacam wedding organizer, jadi kita nanti satu paket, customer juga lebih mudah misal butuh hantaran seserahan dan dekor daisygift yang handel, fotografer  dari mitra dan lain-lainya,” pungkasnya.(niam/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Zaman kita adalah zaman berkelimpahan. Tapi, pada saat yang sama, inilah zaman kegalauan. Kata pujangga kita, Ranggawarsita, inilah zaman kalabendu. Jangankan bagi orang yang hidupnya susah secara ekonomi, bahkan bagi orang-orang yang hidupnya berkecukupan, tekanan hidup makin keras: tuntutan kebutuhan artificial yang terus muncul, beban pekerjaan yang overwhelming, lingkungan hidup yang kurang bersahabat dan cenderung […]

  • PCNU-PATI

    MTs Darun Najah Sukses Adakan Testing Kitab Kuning

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOYOSO-Kamis (2/3) kemarin, MTs Darun Najah, Ngemplak, Margoyoso sukses menyelesaikan agenda tahunan, Testing Kitab Kuning dan Baca Al Qur’an.  Testing tersebut merupakan program akhir tahun sebagai salah satu penentu kelulusan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.  “Ini adalah agenda tahunan yang rutin diadakan sejak madrasah ini didirikan,” terang Hasyim, Kepala MTs Darun Najah.  Meski sebelumnya sempat […]

  • a close up of a book with writing on it

    Kitab Kuning Zamani

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.313
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto […]

  • NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Juwana

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.436
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- NU PEDULI Kabupaten Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir dengan mendirikan Posko Kesehatan di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Posko ini disiapkan untuk melayani warga yang mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat banjir, seperti gatal-gatal, flu, demam, masuk angin, dan gangguan kesehatan lainnya. Peresmian Posko Kesehatan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PCNU […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – MWC NU Kec. Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ sekaligus guna memperingati Hari lahir ke-94 NU Tahun 2020, Jum’at (07/02/2020). Acara dihadiri sedikitnya 40 peserta yang berasal dari pengurus MWC NU Wedarijaksa dan banom-banom yang ada di kecamatan tersebut. Diantaranya dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan Banser, dan IPNU-IPPNU Wedarijaksa. Acara diselenggarakan di […]

  • Mbah Maimun Zubair Sarang

    Mbah Maimun Zubair Sarang

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik […]

expand_less