Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
  • visibility 429
  • comment 0 komentar
Yeni Munifah bersama ribuan besek Tape Gembong yang siap didistribusikan 

Menjadi aktivis Fatayat NU, tak menghalangi semangat Yeni Munifah untuk berdagang. Justru menurutnya, ia akan merasa bangga jika dirinya berhasil mentasyarufkan sebagian hartanya untuk organisasi. 

“Prinsipnya kalau kita bisa jangan cari hidup di NU, tapi bagaimana kita menghidupkan NU itu sendiri,” satirnya. 

Wanita yang akrab di sapa Yeni ini sehari-hari menjaga lapaknya di depan Indomaret Gembong. Beraneka jajanan khas kecamatan yang berada di lereng Muria ini, ia jajakan di depan rumahnya. 

“Gampang kalau mau ke sini. Timur tugu pahlawan Pasar Gembong, depan Indomaret, samping Cak Coffee,” 

Mulai jeruk pamelo, ceriping tela Plukaran hingga Tape Gembong yang terkenal lezat pun tersedia di lapaknya. 

Tak cuma itu, bersama Hafidz, suaminya, hampir seminggu sekali ia mengirim ribuan kotak tape gembong untuk dijual di daerah Demak, Semarang hingga Kendal. 

“Rata-rata sekali kirim 1500 sampai 5000 besek (kotak tape),” tuturnya. 

Meski sukses berjualan makanan khas gembong, bahkan memperkenalkannya ke luar kota, dirinya tetap tidak mau meninggalkan kesibukannya sebagai aktivis Fatayat NU Gembong. 

Produk Tape Gembong ber merk ‘Mbak Yeni’ milik Yeni Munifah, Wakil PAC Fatayat NU Gembong

Di organisasi sayap pemudi NU ini, ia menjabat sebagai wakil ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong. Menurut alumni santri Kajen ini, perjuangan di NU adalah ladang mencari keberkahan hidup. Jadi, lanjut Yeni, tidak ada keinginan sedikitpun darinya untuk mencari ‘penghidupan’ apalagi popularitas di NU.

“Pokoknya bejuang aja di NU. Lillahi ta’ala, jangan ada niatan cari duit apa lagi popularitas. Na’uudzu billah lah itu,” tegasnya. 

Di mata rekan sejawat, Yeni dikenal sebagai sosok yang lincah dan mudah bergaul. Bahkan, wanita kelahiran Semarang tersebut sudah memiliki relasi pemudi NU di seluruh Kecamatan Gembong, bahkan Kabupaten Pati. 

“Padahal dia bukan asli Gembong, tapi cepet banget bergaulnya. Bahkan kita yang orang Gembong sendiri kalah saing kalau urusan jaringan sama Mbak Yeni,” terang Cika, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Keinginan utama Yeni adalah membesarkan NU melalui caranya sendiri, yaitu berdagang dan memanfaatkan skill nya dalam membangun relasi. 

“Apa yang saya punya, yang saya bisa, selagi saya mampu dan suami mengizinkan, akan saya lakukan demi NU,” tandasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Baru Sowani Ulama-Ulama NU

    Kapolres Baru Sowani Ulama-Ulama NU

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Sambangan AKBP Christian Tobing, SIK, MH.M.Si, Kapolres Baru Pati di rumah K. Yusuf Hasyim (Ketua PCNU Pati)  WINONG-Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, SIK, MH.M.Si mengunjungi kediaman ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, Rabu (14/7). Dalam sambangannya tersebut, Kapolres baru ini mendiskusikan beberapa hal.  Selain memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Polres Pati AKBP Christian Tobing […]

  • Sarbumusi Pati Gelar Audiensi dengan Dishub, Bahas Pangkalan Truk

    Sarbumusi Pati Gelar Audiensi dengan Dishub, Bahas Pangkalan Truk

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.- Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Pati dan Paguyuban Sopir Pati (PSP) gelar audiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten, Selasa (25/10/2022) siang.  Pada audiensi itu, disepakati bahwa untuk sementara waktu di depan Pasar Hewan Margorejo akan dijadikan pangkalan truk. Dengan demikian, para sopir truk tak perlu parkir di pinggir Jalan.   Kepala Dishub Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko […]

  • PCNU-PATI

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 1 Lengkap sudah penderitaan Shanaya. Masalah yang datang seperti gulungan ombak yang saling bersusul-susulan menghantam kerikil dan karang-karang. Bertubi-tubi. Hanya surut sebentar lalu pasang lagi. Jika seorang perwira perlu bertahun-tahun meraih pangkat sebagai jenderal dengan bintang empat di kedua bahu baret hijaunya, maka ia hanya butuh sepuluh jam saja. Oh, […]

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

  • RMI PCNU Pati Disambangi RMI PWNU

    RMI PCNU Pati Disambangi RMI PWNU

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

      Pati – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati disambangi RMI PWNU Jawa Tengah, Rabu (11/6/2025) malam. Sambangan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Desa Cebolek Kidul, Kecamatan Margoyoso. Ketua RMI PCNU Pati, KH. Muhammad Liwa’ Uddin, mengatakan bahwa terdapat beberapa kegiatan dalam sambangan itu. Pertama, koordinasi antara pengurus RMI PWNU dengan RMI PCNU kaitannya dengan […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Eksistensi Tradisi Literasi di Pesantren

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Berbicara pesantren tentunya tidak lepas membahas kiai, santri, kitab kuning, asrama, dan musala. Adanya beberapa elemen tersebut tidak lain merupakan sarana-prasarana yang ada di lingkungan pesantren.  Oleh karena itu, penting sekali bagi pengelola pesantren untuk memperhatikan elemen yang harus dimiliki pesantren. Supaya dalam pengelolaan pesantren lebih professional dan memberikan pelayanan terbaik kepada […]

expand_less