Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan

Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 13.614
  • comment 0 komentar

 

Pati – Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah terpaksa dipulangkan dan gagal berangkat ke tanah suci pada tahun 2026 ini. Pasalnya, jemaah haji asal Kecamatan Sukolilo tersebut mengidap hepatitis.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pati atau Kemenhaj Pati, Rahardian Yunianto memaparkan calon jemaah haji tersebut sebenarnya ikut diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.

Calon jemaah haji dari Kloter 52 tersebut dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Namun saat tes kesehatan lanjutan di Embarkasi Solo pada Jumat (8/5/2026) lalu, ia didiagnosa teterpapar penyakit hepatitis. Ia pun langsung dipulangkan ke kediamannya.

”Satu yang gagal berangkat. Sebelumnya jumlahnya 1.275 yang dijadwalkan berangkat. gagal berangkat satu jadi yang berangkat 1.274. Alasan tidak istitoah dari segi kesehatan. Terkana hepatitis,” ujar Dian, Senin (11/5/2026).

Hal ini membuat jemaah haji Kabupaten Pati yang diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 1.274 jemaah. Jumlah tersebut menurun daripada kuota atau jatah jemaah haji Kabupaten Pati.

Kabupaten Pati sendiri mendapatkan jatah jumlah jemaah haji sebanyak 1.293 jemaah. Sebanyak 1.275 calon jemaah sudah diberangkatkan dari Pendapa Kabupaten Pati pada akhir pekan lalu.

Sementara sisanya gagal berangan lantaran beberapa faktor. Di antaranya sakit, wafat dan faktor lainnya. Mereka tergabung dalam enam kloter yakni Kloter 43, 49, 50, 51, 52 dan Kloter 53.

”Dia tidak lolos kesehatan pada 8 Mei 2026. langsung dipulangkan. Kalau dia berobat sembuh bisa berangkat tahun depan. memang agak lama hepatitis itu. Semoga saja bisa diberangkatkan tahun depan,” kata dia.

Meskipun terdapat jemaah haji yang gagal berangkat, Kemenhaj Pati tetap bersyukur. Pasalnya, angka jemaah haji yang dipulangkan atau tidak lolos skrining di Embarkasi tergolong kecil dari pada daerah lainnya.

”Tahun ini Kabupaten Pati termasuk yang paling sedikit gagal berangkat. Cuma satu. Selain Pati, kabupaten lain ada 6-7. Untuk skrining kesehatannya kita ketat,” tutur dia.

Ia pun berharap jemaah haji Kabupaten Pati bisa pulang dengan sehat dan selamat. Dirinya juga mendoakan jemaah haji Kabupaten Pati menjadi jemaah haji yang mabrur atau diterima oleh Allah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Dugaan Hutang yang Telah dibebaskan

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sebut saja Cak rohman, Dia adalah salah satu santri di sudut kota Jawa Tengah yang mempunyai saudara seorang pedagang yang mempunyai tokobesar. Pada suatu hari, dia membeli sesuatu di toko saudaranya tapi uangnya masih kurang. Kemudian dia bilang pada pegawainya untuk dicatat dulu (hutang) dan hal itu sudah berlangsung beberapa kali. Berhubung Cak Rohman termasuk […]

  • Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    Menata Kebudayaan Sebagai Landasan Politik

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

      Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke -154 yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia kembali mengangkat isu yang menarik, “Menata Budaya, Menyemai Harapan”. Tema ini diambil untuk kembali mengingatkan pentingnya menata ulang kebudayaan sebagai landasan bagi semua sisi kegiatan masyarakat, termasuk politik. Tema ini dianggap penting, bukan hanya karena permintaan Bawaslu Jawa Tengah agar […]

  • Istighotsah Satu Abad NU

    Istighotsah Satu Abad NU

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar
  • Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Kata Iqra’ dalam Al Qur’an memiliki kandungan yang luar biasa, karena ia menjadi kata pertama dari wahyu pertama Surat Al ‘Alaq yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.  Begitu pentingnya kata Iqra’, sehingga Allah swt mengulang sampai dua kali dalam rangkaian surat Al ‘Alaq. Rahasia dibalik makna kata Iqra’ telah banyak dikaji dalam berbagai konteks disiplin […]

  • Dua Ranting IPNU IPPNU Adakan Zibar

    Dua Ranting IPNU IPPNU Adakan Zibar

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

      Para pengurus Rantinf IPNU IPPNU Sukolilo dan Kuwawur melakukan foto bersama di depan makam Syeikh Ahmad Mutamakkin, Kajen setelah berziarah di sana. SUKOLILO – PR IPNU IPPNU Sukolilo bersama dengan PR IPNU IPPNU Kuwawur mengadakan acara “Zibar” (Ziarah Bareng) pada Ahad (5/9). Mereka melakukan ziarah di sejumlah tempat. Diantaranya di  Makam Syekh Ahmad Shodiq, […]

expand_less