Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 11 Mei 2026
- visibility 13.303
- comment 0 komentar

Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan
Pati – Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah terpaksa dipulangkan dan gagal berangkat ke tanah suci pada tahun 2026 ini. Pasalnya, jemaah haji asal Kecamatan Sukolilo tersebut mengidap hepatitis.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pati atau Kemenhaj Pati, Rahardian Yunianto memaparkan calon jemaah haji tersebut sebenarnya ikut diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.
Calon jemaah haji dari Kloter 52 tersebut dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Namun saat tes kesehatan lanjutan di Embarkasi Solo pada Jumat (8/5/2026) lalu, ia didiagnosa teterpapar penyakit hepatitis. Ia pun langsung dipulangkan ke kediamannya.
”Satu yang gagal berangkat. Sebelumnya jumlahnya 1.275 yang dijadwalkan berangkat. gagal berangkat satu jadi yang berangkat 1.274. Alasan tidak istitoah dari segi kesehatan. Terkana hepatitis,” ujar Dian, Senin (11/5/2026).
Hal ini membuat jemaah haji Kabupaten Pati yang diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 1.274 jemaah. Jumlah tersebut menurun daripada kuota atau jatah jemaah haji Kabupaten Pati.
Kabupaten Pati sendiri mendapatkan jatah jumlah jemaah haji sebanyak 1.293 jemaah. Sebanyak 1.275 calon jemaah sudah diberangkatkan dari Pendapa Kabupaten Pati pada akhir pekan lalu.
Sementara sisanya gagal berangan lantaran beberapa faktor. Di antaranya sakit, wafat dan faktor lainnya. Mereka tergabung dalam enam kloter yakni Kloter 43, 49, 50, 51, 52 dan Kloter 53.
”Dia tidak lolos kesehatan pada 8 Mei 2026. langsung dipulangkan. Kalau dia berobat sembuh bisa berangkat tahun depan. memang agak lama hepatitis itu. Semoga saja bisa diberangkatkan tahun depan,” kata dia.
Meskipun terdapat jemaah haji yang gagal berangkat, Kemenhaj Pati tetap bersyukur. Pasalnya, angka jemaah haji yang dipulangkan atau tidak lolos skrining di Embarkasi tergolong kecil dari pada daerah lainnya.
”Tahun ini Kabupaten Pati termasuk yang paling sedikit gagal berangkat. Cuma satu. Selain Pati, kabupaten lain ada 6-7. Untuk skrining kesehatannya kita ketat,” tutur dia.
Ia pun berharap jemaah haji Kabupaten Pati bisa pulang dengan sehat dan selamat. Dirinya juga mendoakan jemaah haji Kabupaten Pati menjadi jemaah haji yang mabrur atau diterima oleh Allah.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar