Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 13.395
  • comment 0 komentar

 

Temanggung — Momentum Dies Natalis ke-56 Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga penguatan intelektual melalui kuliah umum yang disampaikan Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar di Hall KBIHU Babussalam NU Temanggung, Selasa (5/5/2026), mengangkat tema besar “Tripama Kawedhar, INISNU Sumunar” dengan penekanan pada nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian.

Selain Rektor INISNU Dr Hamidulloh Ibda, M.Pd., dan Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah Dr. KH. Anasom, M.Hum., hadir Bupati Temanggung yang diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono, S.Sos, MM., Kepala Kantor Kemenag Temanggung H. Fatchur Rochman, M.Pd.I., Sekretaris BPP INISNU Temanggung Dr. H. Mahsun, M.S.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Temanggung, Drs. H. M. Manshur Asnawi, M.S.I., Pimpinan Cabang BSI Kantor Cabang Temanggung, Dwi Agung Kusuma, Direktur Akademi Keperawatan (Akper) Al Kautsar Temanggung adalah Tri Suraning Wulandari, S.Kep., Ners., M.Kep., sivitas akademika dan tamu undangan.

Dalam paparannya, Sekretaris Kopertais Wilayah X Jateng Dr. KH. Anasom, M.Hum., menjelaskan bahwa Serat Tripama merupakan karya klasik Mangkunegara IV yang berisi ajaran keprajuritan dalam bentuk tembang Dhandhanggula. Karya ini menampilkan tiga tokoh utama pewayangan—Patih Suwanda, Kumbakarna, dan Adipati Karna—sebagai teladan moral dan kepemimpinan yang relevan sepanjang zaman.

Ia menguraikan bahwa nilai utama dalam Tripama terangkum dalam tiga konsep penting, yakni guna (kecerdasan dan kemampuan), kaya (keberhasilan dan hasil karya), serta purun (keberanian dan kesanggupan). Ketiganya tercermin dalam sosok Patih Suwanda yang berhasil menjalankan tugas negara dengan totalitas hingga gugur di medan perang sebagai bentuk pengabdian sejati.

Lebih lanjut, Kumbakarna digambarkan sebagai simbol patriotisme, yakni membela tanah air bukan karena membenarkan kejahatan, melainkan karena tanggung jawab terhadap bangsa dan leluhur. Sementara Adipati Karna menjadi representasi kesetiaan, yakni komitmen membalas budi hingga titik darah terakhir, meskipun berada dalam situasi moral yang kompleks.
Menurutnya, nilai-nilai dalam Tripama memiliki kesamaan dengan teladan para sahabat Nabi Muhammad SAW, seperti Khalid bin Walid, Ikrimah bin Abi Jahl, dan Mush’ab bin Umair, yang menunjukkan keberanian, pengorbanan, serta kesetiaan dalam membela kebenaran dan prinsip. Hal ini menegaskan bahwa esensi kepahlawanan terletak pada pengabdian dan komitmen moral, bukan semata kemenangan.

Ia juga menekankan bahwa ajaran Tripama sangat relevan bagi mahasiswa dan sivitas akademika INISNU dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, keberanian mengambil peran, serta loyalitas terhadap nilai-nilai kebaikan dan kemanusiaan.

Selain itu, dalam konteks pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI), disampaikan pula lima arah kebijakan strategis transformasi tahun 2026, di antaranya penguatan sistem ma’had, program double degree, percepatan studi (fast track), pembukaan program studi di luar kampus utama (PSDKU), serta reformulasi program studi agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Kuliah umum ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Dies Natalis ke-56 INISNU Temanggung, sekaligus mempertegas komitmen kampus dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing global. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yang unik. Didirikan olehulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan strukturkelembagaan organisasi mulai dari pusat sampai desa. Sebagaiorganisasi ulama, kedudukan mereka dalam NU sangat penting.Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yang berpengaruh padakomunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehinggakeberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranatamereka. Akibatnya struktur […]

  • Ketika Islam Hanyalah Jasad Tanpa Ruh

    Ketika Islam Hanyalah Jasad Tanpa Ruh

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • LPBI NU Jawa Tengah Siapkan Relawan Tanggap Bencana

    LPBI NU Jawa Tengah Siapkan Relawan Tanggap Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Upacara pembukaan Pelatihan Penanggulangan Bencana dan Apel Kesiap Siagaan Relawan LPBI NU Jawa Tengah PEKALONGAN – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Jawa Tengah menggelar pelatihan penanggulangan bencana. Kegiatan yang berlangsung Sabtu sampai Minggu (27-28/11) tersebut dilangsungkan di Wana Wisata Alam Kali Paingan, Kajen, Pekalongan.  Dengan tujuan menyiapkan relawan LPBI NU untuk lebih tanggap […]

  • Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

    Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.326
    • 0Komentar

      Pati – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati tak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menampung zakat. Mereka juga bakal menyasar zakat petani hingga kiai atau penceramah. Ketua BAZNAS Pati, Minanurrohman, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk mengembangkan potensi zakat di Kabupaten Pati. Apalagi kewajiban zakat bukan hanya ASN, melainkan bagi orang yang […]

  • PAC Ansor Batangan Miliki Pengurus Baru

    PAC Ansor Batangan Miliki Pengurus Baru

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    BATANGAN- Gerakan Pemuda Ansor Kec. Batangan Kab. Pati sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Senin (15/7) malam. Kegiatan yang diselenggarakan di gedung TPQ Masjid Baitul Makmur Gadel, Batangan berhasil memilih ketua baru. Pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Batangan berlangsung tertib dan damai itu menghasilkan nama Darno sebagai pemimpin baru PAC Ansor Kec. […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Selain misi pelayanan, Kiai Yusuf Hasyim juga memaparkan program-program lain untuk NU lima tahun mendatang. Dia menyatakan bahwa pelayanan saja tidak cukup tanpa adanya networking yang kuat. “Kita bangun networking dengan dunia usaha,” tegas dia. Intinya, menurut Kiai Yusuf, semua upaya networking bermuara pada misi utama, yaitu pelayanan. Tanpa adanya jejaring yang […]

expand_less