Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

Kuliah Umum Dies Natalis INISNU, Sekretaris Kopertais Jateng Jelaskan Filosofi Serat Tripama

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 13.265
  • comment 0 komentar

 

Temanggung — Momentum Dies Natalis ke-56 Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga penguatan intelektual melalui kuliah umum yang disampaikan Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar di Hall KBIHU Babussalam NU Temanggung, Selasa (5/5/2026), mengangkat tema besar “Tripama Kawedhar, INISNU Sumunar” dengan penekanan pada nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian.

Selain Rektor INISNU Dr Hamidulloh Ibda, M.Pd., dan Sekretaris Kopertais Wilayah X Jawa Tengah Dr. KH. Anasom, M.Hum., hadir Bupati Temanggung yang diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono, S.Sos, MM., Kepala Kantor Kemenag Temanggung H. Fatchur Rochman, M.Pd.I., Sekretaris BPP INISNU Temanggung Dr. H. Mahsun, M.S.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Temanggung, Drs. H. M. Manshur Asnawi, M.S.I., Pimpinan Cabang BSI Kantor Cabang Temanggung, Dwi Agung Kusuma, Direktur Akademi Keperawatan (Akper) Al Kautsar Temanggung adalah Tri Suraning Wulandari, S.Kep., Ners., M.Kep., sivitas akademika dan tamu undangan.

Dalam paparannya, Sekretaris Kopertais Wilayah X Jateng Dr. KH. Anasom, M.Hum., menjelaskan bahwa Serat Tripama merupakan karya klasik Mangkunegara IV yang berisi ajaran keprajuritan dalam bentuk tembang Dhandhanggula. Karya ini menampilkan tiga tokoh utama pewayangan—Patih Suwanda, Kumbakarna, dan Adipati Karna—sebagai teladan moral dan kepemimpinan yang relevan sepanjang zaman.

Ia menguraikan bahwa nilai utama dalam Tripama terangkum dalam tiga konsep penting, yakni guna (kecerdasan dan kemampuan), kaya (keberhasilan dan hasil karya), serta purun (keberanian dan kesanggupan). Ketiganya tercermin dalam sosok Patih Suwanda yang berhasil menjalankan tugas negara dengan totalitas hingga gugur di medan perang sebagai bentuk pengabdian sejati.

Lebih lanjut, Kumbakarna digambarkan sebagai simbol patriotisme, yakni membela tanah air bukan karena membenarkan kejahatan, melainkan karena tanggung jawab terhadap bangsa dan leluhur. Sementara Adipati Karna menjadi representasi kesetiaan, yakni komitmen membalas budi hingga titik darah terakhir, meskipun berada dalam situasi moral yang kompleks.
Menurutnya, nilai-nilai dalam Tripama memiliki kesamaan dengan teladan para sahabat Nabi Muhammad SAW, seperti Khalid bin Walid, Ikrimah bin Abi Jahl, dan Mush’ab bin Umair, yang menunjukkan keberanian, pengorbanan, serta kesetiaan dalam membela kebenaran dan prinsip. Hal ini menegaskan bahwa esensi kepahlawanan terletak pada pengabdian dan komitmen moral, bukan semata kemenangan.

Ia juga menekankan bahwa ajaran Tripama sangat relevan bagi mahasiswa dan sivitas akademika INISNU dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, keberanian mengambil peran, serta loyalitas terhadap nilai-nilai kebaikan dan kemanusiaan.

Selain itu, dalam konteks pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI), disampaikan pula lima arah kebijakan strategis transformasi tahun 2026, di antaranya penguatan sistem ma’had, program double degree, percepatan studi (fast track), pembukaan program studi di luar kampus utama (PSDKU), serta reformulasi program studi agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Kuliah umum ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Dies Natalis ke-56 INISNU Temanggung, sekaligus mempertegas komitmen kampus dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing global. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Santri Meriahkan Gowes Bareng MWCNU Trangkil

    Ratusan Santri Meriahkan Gowes Bareng MWCNU Trangkil

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Ratusan santri memerihkan Gowes bareng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil pada Jumat (21/10/2022) siang. Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Berjamaah dan Berhadiah” ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022. Sekretaris MWCNU Kecamatan Trangkil, Irham Shodiq mengungkapkan, peringatan HSN ini merupakan yang pertama pascapandemi Covid-19. Sehingga, untuk […]

  • Pelatihan Branding Kembangkan Sekolah dan Madrasah

    Pelatihan Branding Kembangkan Sekolah dan Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pelatihan Branding Kembangkan Sekolah dan Madrasah Brebes – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kab. Brebes menggelar pelatihan Branding, Publikasi dan pengelolaan website. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Gedung NU Kab. Brebes yang dimulai pada Rabu 23 November 2023. Hadir narasumber pertama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda yang mengisi strategi […]

  • Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan.  Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. […]

  • Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PATI-Kabupaten Pati yang merupakan bagian dari Pantura, sangat identik dengan seni musik seperti dangdut koplo, ketoprak ludruk dan hiburan-hiburan lainnya. Setiap hajatan, hampir seluruh masyarakat Pati mendatangkan orkes dangdut atau ketoprak untuk mengisi acara mereka. Pekalongan Bersholawat dalam rangka walimatul urusy bersama Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Marzuqi Abbas, Selasa (20/8) Namun jika kita […]

  • PCNU-PATI

    Pedagogi Ramadan

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Beragam sebutan untuk bulan Ramadan. Mulai dari Ramadhan Syahrul Mubarak (Ramadan bulan penuh berkah), Ramadhan Syahrul Adhim (Ramadan bulan agung), Ramadhan Syahrul Maghfiroh (Ramadan bulan penuh ampunan), Ramadhan Syahrul Quran (Ramadan bulan Al-Quran karena bulan Nuzulul Quran), dan sebutan lain. Bagi saya, yang paling berkesan selain sebutan-sebutan atau fungsi-fungsi di atas adalah […]

  • PCNU-PATI Photo by Yue WU

    Ini Tentang Disiplin, Bukan Siksa

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Oleh : Irna Maifatur Rohmah Dewasa ini, suatu tindakan yang dahulu wajar-wajar saja kini gampang sekali diperkarakan dan dipermasalahkan. Apalagi di dunia pendidikan, keluhan dari guru terkait kebiasaan anak yang terlalu manja membuat ruang gerak guru terbatas. Mau bertindak tapi dibayang-bayangi tindakan hukum. Padahal itu wajar saja untuk mendidik anak agar bisa memanajemen apa yang […]

expand_less