Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 17.897
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati lagi-lagi menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan wanita dan keluarga. Dalam momen pertemuan rutin yang digelar Pknpes Shofa Az Zahro’ Gembong pada Sabtu (9/8) pagi, sayap pemudi NU Desa Gembong ini menggelar sosialisasi mengenai kekerasan seksual.

Pematerinya, diboyong langsung dari PW Fatayat NU Jawa Tengah, Nur Laila Hafidhoh. Wanita yang juga memegang jabatan di Quality Development Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM memberikan batasan-batasan kekerasan seksual.

“Ada sedikitnya delapan aspek kekerasan seksual yang mungkin selama ini tidak kita sadari,” terang dia.

Dirinya menyatakan bahwa delapan aspek yang termasuk kekerasan seksual di antaranya: pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, perbudakan seks, ekaploitasi seks, kekerasan seksual berbasis elektronik serta kekerasan seks terhadap anak dan keluarga.

Bukam hanya berbicara konsep, Laila juga mengajarkan mengenai cara pengaduan jika mengalami salah satu kekerasan tersebut. Yeni Munifah, Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong mengakui bahwa di level akar rumput, isu-isu semacam ini sering kali dinormalisasi.

“Memang kita cenderung menormalisasi tindakan-tindakan tertentu, padahal itu masuk dalam kategori kekerasan seksual,” terang dia.

Atas dasar kesadaran inilah pihaknya mendatangkan Laila Hafidhoh untuk memberikan pencerahan bagi kader-kadernya yang rata-rata merupakan ibu muda. Menurut Yeni, perlu meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual dan cara meresponnya guna mempersempit ruang gerak predator-predator seksual.

“Harus kita lawan segala bentuk kekerasan seksual, tapi masalahnya kan banyak dari kita yang bingung, bagaimana cara meresponnya, bagaimana cara melapor jika kejadiannya menimpa kita. Makanya kami mengadakan acara ini,” imbuh dia.

Support positif pun mulai berdatangan kepada Yeni dan kawan-kawannya. Mulai dari Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong hingga Ketua Ranting NU Gembong memberikan apresiasi.

“Memang sudah seharusnya kader-kader yang di bawah itu mulai terbuka dengan isu-isu semacam ini, sehingga Fatayat NU bisa menjadi ruang yang aman untuk perempuan,” ungkap Munfarichah, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Sementara itu, KH. Rukhin, Ketua Ranting NU Desa Gembong menanggapi kesigapan Fatayat NU di desanya dalam merespon permasalahan kontekstual. Dia menilai, langkah penyadaran terhadap isu kekerasan seksual terhadap perempuan belum terlambat.

“Bagi saya, tidak ada kata terlambat untuk semua langkah menuju kebaikan. Maka saya apresiasi betul langkah para pemudi ini. Jangan bosan membuat acara yang membahas dinamika dan isu-isu kekinian,” terang Kiai Rukhin kepada pcnupati.or.id. (lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beda Puasa Nabi Dungan Ummat Masa Kini. Photo by Rauf Alvi On Unsplash.

    Beda Puasa Nabi dengan Ummat Masa Kini

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Tahun ke-6 Hijriyah, terjadi kesepakatan antara Nabi Muhammad SAW. (Kaum Muslimin) dengan Kaum Kafir Quraisy di daerah Hudaibiyah, tepian Makkah. Dalam ar Rahiq wal Makhtum milik Syaikh Shafiyyur Rahman al Muarakfuri, berkisah tentang ‘puasanya’ Nabi dalam perjanjian tersebut. Mulanya, Nabi memandatkan Ali bin Abi Thalib untuk menulis kesepakatan. Ali membuka perjanjian […]

  • Ranting NU Tondomulyo Jakenan Gelar Musyawarah Ranting

    Ranting NU Tondomulyo Jakenan Gelar Musyawarah Ranting

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    JAKENAN – Ranting NU Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan menggelar Musyawarah Ranting, Rabu (04/09) malam ini. Musyawarah Ranting ini dilaksanakan untuk memilih Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) masa khidmat 2019-2024. Forum tertinggi di tingkat ranting tersebut digelar di Masjid Al Fadlillah Tondomulyo. Tampak hadir diantaranya adalah Kepala Desa Tondomulyo, Umbar dan tokoh-tokoh masyarakat, serta perwakilan dari […]

  • Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 651
    • 0Komentar

    TAYU-Takbir kemenangan untuk merayakan Idul Adha berkumandang dimana-mana. Anak-anak hingga lansia mengumandangkannya dengan suka cita. Masing-masing daerah memiliki cara tersendiri untuk menyambut hari raya qurban tersebut. Peserta pawai takbir obor Ranting Fatayat Sendangrejo, Tayu. Di Tayu, ratusan ibu-ibu menggelar takbir obor Sabtu (10/8). Mereka adalah anggota Ranting Fatayat Desa Sendangrejo Kecamatan Tayu, Pati. Rute sejauh […]

  • Luwur Makam Syekh Jangkung Dikirab

    Luwur Makam Syekh Jangkung Dikirab

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 968
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ribuan warga tumpah ruah dalam perayaan kirab luwur  makam Syekh Jangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Sabtu (11/1/2025) siang. Acara tahunan ini menjadi momen sakral bagi masyarakat setempat untuk menghormati sosok ulama karismatik yang turut menyebarkan Islam di wilayah Pati. Kirab dimulai dengan mengarak luwur makam Syekh Jangkung, diikuti punggawa […]

  • PCNU-PATI

    Upacara Hari Pancasila Elemen Muda NU Tak Diundang, PMII Pati: Tidak Mencerminkan Persatuan

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pcnupti.or.id- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Pati yang digelar Halaman Setda Pati pada 1 Juni 2023 lalu tak mengundang elemen muda Nahdlatul Ulama (NU) Pati seperti GP Ansor, Banser, Fatayat, IPNU-IPPNU, maupun PC PMII Pati. Hal itu pun mendapat berbagai sorotan seperti unggahan akun Facebook Ansor Pucakwangi Net, beberapa hari lalu. “Salam Hormat […]

  • momjunction.com

    Dari Dongeng Kita Belajar Parenting

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saat saya tengah bersantai dikamar, tiba-tiba muncul notifikasi dari salah satu akun media sosial saya. Seseorang membagikan postingan orang lain berisi 25 dongeng sebelum tidur untuk anak. Rasa penasaran saya membawa jemari untuk membuka postingan yang dibagikannya. Awalnya saya berpikir jika postingan tersebut hanyalah gambar judul semata, tapi saya salah. Ada […]

expand_less