Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 17.777
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati lagi-lagi menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan wanita dan keluarga. Dalam momen pertemuan rutin yang digelar Pknpes Shofa Az Zahro’ Gembong pada Sabtu (9/8) pagi, sayap pemudi NU Desa Gembong ini menggelar sosialisasi mengenai kekerasan seksual.

Pematerinya, diboyong langsung dari PW Fatayat NU Jawa Tengah, Nur Laila Hafidhoh. Wanita yang juga memegang jabatan di Quality Development Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM memberikan batasan-batasan kekerasan seksual.

“Ada sedikitnya delapan aspek kekerasan seksual yang mungkin selama ini tidak kita sadari,” terang dia.

Dirinya menyatakan bahwa delapan aspek yang termasuk kekerasan seksual di antaranya: pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, perbudakan seks, ekaploitasi seks, kekerasan seksual berbasis elektronik serta kekerasan seks terhadap anak dan keluarga.

Bukam hanya berbicara konsep, Laila juga mengajarkan mengenai cara pengaduan jika mengalami salah satu kekerasan tersebut. Yeni Munifah, Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong mengakui bahwa di level akar rumput, isu-isu semacam ini sering kali dinormalisasi.

“Memang kita cenderung menormalisasi tindakan-tindakan tertentu, padahal itu masuk dalam kategori kekerasan seksual,” terang dia.

Atas dasar kesadaran inilah pihaknya mendatangkan Laila Hafidhoh untuk memberikan pencerahan bagi kader-kadernya yang rata-rata merupakan ibu muda. Menurut Yeni, perlu meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual dan cara meresponnya guna mempersempit ruang gerak predator-predator seksual.

“Harus kita lawan segala bentuk kekerasan seksual, tapi masalahnya kan banyak dari kita yang bingung, bagaimana cara meresponnya, bagaimana cara melapor jika kejadiannya menimpa kita. Makanya kami mengadakan acara ini,” imbuh dia.

Support positif pun mulai berdatangan kepada Yeni dan kawan-kawannya. Mulai dari Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong hingga Ketua Ranting NU Gembong memberikan apresiasi.

“Memang sudah seharusnya kader-kader yang di bawah itu mulai terbuka dengan isu-isu semacam ini, sehingga Fatayat NU bisa menjadi ruang yang aman untuk perempuan,” ungkap Munfarichah, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Sementara itu, KH. Rukhin, Ketua Ranting NU Desa Gembong menanggapi kesigapan Fatayat NU di desanya dalam merespon permasalahan kontekstual. Dia menilai, langkah penyadaran terhadap isu kekerasan seksual terhadap perempuan belum terlambat.

“Bagi saya, tidak ada kata terlambat untuk semua langkah menuju kebaikan. Maka saya apresiasi betul langkah para pemudi ini. Jangan bosan membuat acara yang membahas dinamika dan isu-isu kekinian,” terang Kiai Rukhin kepada pcnupati.or.id. (lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Mufid Majnun

    Zakat sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Zakat sebagaimana lazimnya merupakan pengeluaran sebagian harta yang diwajibkan oleh Allah Swt untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, atau mustahik, dengan syarat dan kadar tertentu. Zakat juga pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang tidak asing lagi bagi umat Muslim, karena sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi mereka yang mampu, […]

  • PAC Ansor Batangan Miliki Pengurus Baru

    PAC Ansor Batangan Miliki Pengurus Baru

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    BATANGAN- Gerakan Pemuda Ansor Kec. Batangan Kab. Pati sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Senin (15/7) malam. Kegiatan yang diselenggarakan di gedung TPQ Masjid Baitul Makmur Gadel, Batangan berhasil memilih ketua baru. Pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Batangan berlangsung tertib dan damai itu menghasilkan nama Darno sebagai pemimpin baru PAC Ansor Kec. […]

  • PCNU-PATI

    SMA Negeri 02 Pati Salurkan Bantuan Gempa Cianjur Lewat LAZISNU Pati

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pengurus Cabang Lazisnu Pati menerima bantuan korban gempa Cianjur Jawa Barat, Selasa siang, 29/11/2022 Dalam hal misi kemanusiaan ini kepada korban gempa bumi Cianjur SMA Negeri 02 Pati turut menyumbangkan donasi sebesar 13.127.000.00 dari partisipasi siswa-siswi serta guru dan staf SMA Negeri 02 Pati.  Kepada Tim LAZISNU Pati donasi tersebut kami terima untuk nantinya […]

  • Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    PATI-Literasi menjadi kebutuhan mendesak di era digital ini. Terlebih minimnya minat kaum milenials terhadap dunia literasi akhir-akhir ini menambah beban bagi kehidupan yang akan datang. Aguk Irawan, salah satu pemantik ketika memaparkan materi dalam Pelatihan Literasi yang digelar di Aula Islamic Centre Masjid Baitun Nur Pati. Dari satu fenomena ini, sudah selayaknya generasi muda mulai […]

  • NU dan Wirausaha Masyarakat

    NU dan Wirausaha Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Sejak berdirinya tahun 1926, Nahdlatul Ulama menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, Sulawesi Selatan dan Mataram. Hal ini menyakinkan kita semua bahwa NU memang organisasi […]

  • SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    SMK Cordova Bentuk Komisariat IPNU-IPPNU

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pati. SMK Cordova Margoyoso Pati mendeklarasikan pembentukan Komisariat IPNU/IPPNU, dengan mengambil tema“Membangun Kader yang Berkompeten dalam Berorganisasi”23/09/kemarin. Acara bertempat di Masjid SMK Cordova deklarasi dimulai dengan tahlil yang dipimpin Kepala SMK Cordova Muhammad Niam Sutaman, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan  Indonesia Raya, Mars Sybbanul Watan,  Mars Cordova dan Mars IPNU/IPPNU. Muhammad Niam, menegaskan bahwa sekolah […]

expand_less