Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

Bicara Kaderisasi Era Pandemi, NU Gembong : Militan Saja Nggak Cukup

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
  • visibility 306
  • comment 0 komentar

K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong  

GEMBONG-Kaderisasi merupakan satu komponen penting dalam organisasi. Hanya dengan kader yang militan dan terdidik, sebuah organisasi bisa tumbuh subur dan eksis. itulah setidaknya yang diungkapkan oleh K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, Kamis (29/7).

“Organisasi bisa panjang umur kalau pengkaderannya baik,” tuturnya.

Namun, di masa pandemi ini, pengkaderan dalam organisasi apapun terhambat akibat pembatasan kerumunan yang dapat mempercepat penularan Covid 19. Aktivitas seperti pertemuan, rapat, seminar dan sejenisnya, dilaksanakan secara virtual.

Hanya saja, bagi NU, pertemuan secara virtual tidak menyelesaikan seluruh permasalahan. Satu di antaranya adalah kaderisasi melalui Pendidikan Kader Penggerak NU yang menurut K. Sholikhin mustahil dilaksanakan secara virtual.

“Ada persentuhan langsung antara kiai, mentor dan para kader, ada momen-momen sakral yang tidak mungkin dilaksanakan secara virtual,” lanjutnya.

Kader Perlu Dididik

K. Sholikhin memaparkan bahwa MWC NU Gembong seharusnya sudah melaksanakan Pendidikan Kader Penggerak sejak Agustus tahun lalu. Akantetapi, karena pademi yang melanda dunia ini, PCNU Pati dan para Pengurus MWC NU di Kabupaten Pati sepakat untuk menjadwal ulang pelaksanaan kaderisasi tersebut sampai waktu yang belum ditentukan.

Hal ini tentunya mempengaruhi perjalanan organisasi, khususnya dalam hal melahirkan kader penerus. K. Sholikhin tidak memiliki kekhawatiran kehilangan kader-kader militan. menurutnya, hingga detik ini, generasi muda NU yang berada di IPNU/IPPNU, Ansor dan Fatayat memiliki semangat yang luar biasa. Namun, lanjutnya, militansi dan semangat saja tidak cukup.

“Kalau kader militan banyak sekali, tapi kader yang benar-benar terdidik secara organisasi menjadi kekhawatiran sendiri. Militan perlu, tapi militan plus terdidik, ini indikator kader ideal, dan kita sangat butuh kader ideal ini,” tandasnya.

Militansi kader NU di Gembong juga terlihat dari antusiasme Para Ranting-Ranting NU hingga warga NU sendiri yang senantiasa menunggu jadwal pelaksanaan Kaderisasi. Hal ini disampaikan oleh Maulana Luthfi Karim, Ketua Kader Penggerak NU Kecamatan Gembong.

“Banyak sekali yang tanya, kapan ada kaderisasi NU, kalau ada tolong kabari, kalau ada saya mau ikut. Begitu pesan yang saya terima baik lewat WA ataupun secara langsung,” ungkapnya. 

Namun, K. Sholikhin dan para pengurus MWCNU lainnya tidak menyesalkan keaadaan ini. Menurutnya, ada yang lebih penting dari pada kaderisasi, yaitu memutus ranpai penularan Covid-19. 

“Ulama kita melalui kaidah fiqh mengatakan bahwa mencegah mafsadat itu didahulukan daripada mengambil maslahat. Kita prioritaskan dulu urusan Covid biar cepat selesai dan tidak menimbulkan mafsadat yang lebih besar, sambil kita fikirkan hal-hal yang bersifat maslahat sebagai prioritas kedua,” ungkapnya.(lut/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 6/2/2020. Ikatan Siswa – siswi Madrasah Mazro’atul Ulum (ISMU) mengadakan acara memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-94 bertempat di Aula Madrasah Mazro’atul Ulum. Acara diikuti mulai dari murid MI, MTs, dan MA. Kegiatan sholawatan dipimpin langsung oleh Ahmad Syukron Ketua Jamaah Bersholawat (Jamber NU) Suwaduk Wedarijaksa, yang juga dulu Ketua IPNU ranting Suwaduk. […]

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Konsolidasi Ke MWCNU Tayu

    • calendar_month Rab, 27 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Tayu. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati bersilaturahmi ke MWCNU Kecamatan Tayu,bertempat diSekretariat MWC NU Tayu Jl Ratu Kalinyamat Tayu Wetan, Rabu 22/7 kemarin. “Dalam penguatan organisasi kita harus mengoptimalkan, simpul simpul penting yaitu ranting, sebab apabila ranting berjalan maka dengan sendirinya MWCNU dan PCNU ikut berjalan,” jelas Maskan selaku Sekretaris PCNU Kab Pati […]

  • Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Rundown Muktamar ke-34 NU Pati – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) segera dilaksanakan besok 22 hingga 23 Desember 2021. Berdasar Rundown Acara yang diterima NU Pati, pembukaannya digelar pada Rabu (22/12) mulai pukul 10.00 hingga 12.00 dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.  Selain acara pembukaan, pelaksanaan Muktamar ke-34 […]

  • Haul Bib Ja'far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    Haul Bib Ja’far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    KUDUS – Haul ke dua Habib Ja’far al Kaff Kudus dibanjiri ribuan jama’ah. Meski diguyur hujan, mereka tetap semangat mengikuti acara puncak haul yang digelar pada Rabu (28/12) malam. Berlokasi di halaman Ponpes Darul Qur’an Nurul Abidin, Demaan, Kudus, acara haul tersebut dihadiri oleh para ulama besar. Di antaranya, Gus Baha’, Gus Kautsar, Habib Ali […]

  • PCNU-PATI Photo by frolicsomepl

    Menjadi Kaya seperti Tuhan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati.  Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj […]

  • PCNU - PATI

    Nur Khoiriyah, Terpilih Menjadi Ketua KOPRI

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Pati. Nur Khoiriyah, terpilih sebagai Ketua KOPRI PC PMII Pati masa khidmah 2022-2023 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PMII Pati di aula bertempat di SMA Muria, 2/7 beberapa waktu lalu. Konfercab merupakan forum tertinggi di level kepengurusan cabang PMII yang meliputi penyampaian LPJ kepengurusan sebelumnya, merumuskan organisasi yang nantinya akan dibawa pemilihan ketua yang baru. […]

expand_less