Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Kredit

Kredit

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 475
  • comment 0 komentar

Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan dan segala keinginan.

Ingin selalu tampil di depan dengan segala penampilan. Hari kemenangan yang akan datang ini sebagai sebuah pertunjukan, mendapatkan pengakuan dari orang sekitar, dari tetangga dan kolega. Jika sekarang sudah sukses dalam hal materi yang dulunya ketika mudik naik angkutan umum, tahun ini sudah bisa membawa mobil sendiri.
Begitulah ritme kehidupan saat ini, jika ingin berkembang maka harus berani ambil hutang di bank, itulah fakta kehidupan saat ini. Tampilan luar lebih diprioritaskan ,lebih diutamakan. Ada sedikit ilustrasi terkait pembelian sepeda motor, dan apapun itu, baik pakaian atau sebangsanya.

Semisal kita beli sepeda motor dengan harga : Rp 19 juta, uang muka : Rp 2 juta. Masa angsuran: 3 tahun = 35 bulan. Angsuran/bulan : 867 ribu. Rincian hitungannya. 867,000 x 35 = 30,345,000 Di tambah uang muka 2 juta total jumlahnya 32,345,000, itu harga motor kalau di kredit. Padahal harga motor tadi cuma 19 juta.

Saya ber angan-angan, berpikir dan melamun pada diri sendiri. Beli motor yang harganya 19 juta dengan harga 32 juta…? Misal kita bayar lancar dan 3 tahun kedepan jadi hak milik . Seandainya itu motor dijual kira-kira laku berapa…? Paling tinggi 12 juta. Dari selisih harga cash dan kredit sudah rugi 13 juta di tambah lagi 7 juta dari penyusutan harga barang, total kerugian sudah 20 juta. Nah kita mau bayar 32,345,000 untuk sebuh barang yang harganya 12 juta di saat barang itu sah menjadi milikmu…?

Banyak dari kita yang lebih mengedepankan gengsi dalam memenuhi tuntutan gaya hidupnya. Parahnya gaya hidup itu terlalu dipaksakan. Sebenarnya kalau kita mau berfikir, sabar dan ikhtiar sedikit lebih keras pasti akan ada solusi. Jangan karena kita “kepanasan” oleh teman atau tetangga kita yang memiliki ini dan itu, kita jadi lupa akan kebutuhan kita yang sesungguhnya. Kebutuhan dan keinginan itu berbeda jauh. Bergayalah sesuai dengan isi dompet.

“Pa…jika nulis ya mbok rada dimasukkan akal gitu, kan yang kamu tulis itu sudah mayoritas dijalankan dan di amini oleh masyarakat umum dan khusus, lha wong ibadah umroh dan haji saja bisa dikreditkan apalagi motor dan mobil dan rumah, “

Selalu saja istri saya nyeletuk tak karuan dengan apa yang saya tulis. Memang fenomena kredit sudah mandarah dan mendaging dan menulang, tak dapat di pisahkan atau pun di tinggalkan. Hanya orang-orang penakut dan tak punya keberanian saja yang bisa menepis janji manis per kreditan.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

  • NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Kayen

    NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Kayen

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.912
    • 0Komentar

      NU Peduli Kabupaten Pati kembali mendirikan Posko Kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Kali ini, Posko Kesehatan NU Peduli dibuka di Desa Pesagi, Kecamatan Kayen, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Pembukaan Posko Kesehatan tersebut diresmikan oleh Pengurus PCNU Kabupaten Pati, Khoirul Anam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Posko Kesehatan NU Peduli akan […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • Menyiapkan Kader NU  Di Masa Depan

    Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU […]

  • PCNU - PATI

    Ketua IPPNU Pati Dukung Kebijakan Peremajaan Usia IPNU IPPNU

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    PATI – Ketua PC IPPNU Kabupaten Pati, Melisa Yusrina mendukung wacana peremajaan usia IPNU IPPNU. Menurutnya, hal ini dibutuhkan untuk memetakan fokus garapan dalam IPNU IPPNU. Namun, ia memberikan catatan jika penerapan kebijakan ini diberikan waktu transisi hanya satu tahun, maka sangat memberatkan para pengurus yang ada di bawah “Apalagi dengan kondisi tiap daerah berbeda-beda. […]

  • Rakor MWC-NU Gunungwungkal Hasilkan Tiga Poin Penting

    Rakor MWC-NU Gunungwungkal Hasilkan Tiga Poin Penting

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Koordinasi selalu diperlukan dalam setiap organisasi. Terlebih untuk sebuah organisasai gemuk seperti NU. Pengurus antar tingkatan harus selalu membangun komunikasi yang baik demi terlaksananya program-program kerja yang telah susun bersama. Pertemuan Pengurus MWC NU Gunungwungkal di Musholla Darul Inayah, Dukuh Bemban, Selasa (17/9). Hal semacam ini disadari sepenuhnya oleh MWCNU Gunungwungkal. Hasilnya, pada hari ini, […]

expand_less