Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Santri 2025, NU Ranting Ngagel beserta Banom Gelar Selawatan

Hari Santri 2025, NU Ranting Ngagel beserta Banom Gelar Selawatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
  • visibility 3.801
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, beserta badan otonom (banom) menggelar pengajian umum dan gema selawat, Jumat (24/10/2025) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW serta Hari Santri 2025. Meski sempat hujan deras, namun jemaah tetap antusias hadiri kegiatan yang digelar di sebelah barat gapura Desa Ngagel itu.

Sebagai acara pembuka, tahlil dan doa bersama dipimpin oleh KH. Ahmad Solkhan Nasuha. Sedangkan selawat dipandu oleh Habib Muhammad bin Salim bin Yahya dari kota ukir Jepar dan KH Ismail Masyhudi Bangkol, Tayu, sebagai penceramah.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti KH Fuad Abdilah, mengungkapkan syukur, meskipun cuaca sempat hujan namun jemaah tetap ramai untuk menghadiri. Ia pun menjelaskan bahwa sesungguhnya hujan merupakan berkah bagi semua manusia yang ada di bumi.

Tak hanya itu, KH. Fuad juga mengkisahkan secara singkat tentang perjuangan santri sejak dulu hingga kini, yang turut membangun bangsa Indonesia.

“Sehingga itulah pemerintah menganugerahkan kepada para ulama, para santri arek-arek Suroboyo kemudian ditetapkan 22 Oktober sebagai hari santri, atas perjuangannya melawan penjajah,” jelasnya.

Sementara KH Ismail Masyhudi dalam ceramahnya mengajak kepada jemaah untuk memperbanyak membaca selawat. Ia menjelaskan beberapa keutamaan selawat, di antaranya adalah akan mempermudah urusan sehari-hari.

Tak hanya itu, menurutnya berkat selawat kita semua juga akan dimudahkan di dalam urusan akhirat.

“Kok sedino sewengi kita sedaya gelem maos selawat sitik’e ping 10, insyaallah mbesok pas nguwot nek sirotol mustakim bakal dituntun malaikat Jibril,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Ngagel, Suwardi, pada kesempatan itu mengungkapkan soal pelayanan kependudukan. Ia menjelaskan bahwa pelayanan di balai Desa Ngagel gratis tanpa ada pungli, bilan nantinya ditemukan ada oknum yang meminta-minta, pihaknya memohon agar segera melaporkan kepada Kepala Desa.

Selain itu, Kades Ngagel juga berpesan agar masyarakat selalu bijak dalam bermedia sosial. Mengingat saat ini banyak berseliweran berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

“Gunakanlah (medsos) secara bijak, karena sekali ada informasi yang bersifat positif ataupun negatif, respon sifat dasar wong Indonesia ini luar biasa. Maka dari itu kita harus bijak menyaring semua informasi,” pesannya.

Hingga gema selawat mulai dilantunkan, cuaca di wilayah Kecamatan Dukuhseti cenderung cerah. Jemaah yang didominiasi oleh kaum hawa ini sangat khidmat dalam mengikuti selawatan yang dipandu oleh Habib Muhamamd bin Salim bin Yahya dadi Jepara malam ini. (Dimas/LTN).

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Sayangkan Wacana Kebijakan Peremajaan Usia

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ketua PAC IPNU Dukuhseti M. Lailun Najih tak mempermasalahkan, jika IPNU IPPNU fokus mengembangkan kaderisasi di sekolah. Namun, ia menyayangkan terkait wacana kebijakan peremajaan usia. Sehingga, membuat kader yang berusia mahasiswa kehilangan ruang di IPNU IPPNU, akibat kebijakan pemangkasan usia tersebut. “Saya sangat menyayangkan isu tersebut, sekarang lihat saja kader-kader senior yang sudah […]

  • white and red love print box

    Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

      Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia. Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini […]

  • Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan Santri Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan praktek rukyah secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan ilmu falak. Diharapkan, dengan pengalaman itu, para peserta didik mampu mempelajari tentang perbintangan, penanggalan dan perhitungan tahun, seperti mempelajari penentuan masuknya awal bulan Hijriah. Dalam prakteknya, para siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial […]

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • ‎Hanya Ada Di INISNU, Kampus Gelar Nyadran Kampus Hijau

    ‎Hanya Ada Di INISNU, Kampus Gelar Nyadran Kampus Hijau

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.150
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi atau 1 Abad NU, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung bersama keluarga besar Kampus Hijau menggelar Nyadran Kampus Hijau yang dipusatkan di Komplek Masjid Al-Ittihad INISNU Temanggung, Jumat pagi (30/1/2026). ‎ ‎Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika dan lembaga di lingkungan […]

expand_less