Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

LP Maarif NU Jateng Gelar Temu Penulis dan Sastrawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
  • visibility 536
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, adakan temu penulis dan sastrawan terpilih, serta memberikan penghargaan kepada sejumlah media massa.

Kegiatan bertema “Bahagia dalam berliterasi” itu digelar selama dua hari, yakni pada 9 dan 10 September 2023 di Hotel Muria, Kota Semarang.

Panitia kegiatan, Hamidulloh Ibda, mengatakan, terdapat empat karya yang selama ini pihaknya tekankan. Di antaranya karya jurnalistik, ilmiah, sastra, dan digital. 

“Ini terformulasikan melalui beberapa workshop dan pendampingan. Selama ini yang berjalan memang di website,” kata dia dalam sambutan.

Ia menjelaskan, agar gerakan literasi maarif ini merambah di masyarakat umum, maka pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah media massa.  

“Kita memberikan penghargaan kepada media massa, ada 12. Media massa ini membantu publikasi. Peran media masa sangat besar dalam menyampaikan informasi yang kita berikan,” ucap dia.

Adapun media online yang diberikan penghargaan oleh LP Maarif NU jateng, salah satunya NU Onling Jateng, Suara Nahdliyin, dan Media Online dari PCNU Pati, yakni pcnupati.or.id. 

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, HM Muzamil, memberikan apresiasi atas apa yang telah diinisiasi oleh LP Maarif NU ini.

“Ini sudah dilaksanakan dengan baik. Seperti halnya gerakan literasi. Kami harap LP Maarif ke depan bisa mempertahankan apa yang telah dilakukan, syukur-syukur bisa ditingkatkan lagi kualitasnya,” jelas dia.

Ia juga mengajak warga Nahdliyin untuk  bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia melalui gerakan literasi. 

“Gerakan ini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Membaca, menulis dan bilangan di realitas kehidupan ini supaya kualitas SDM bisa ditingkatkan. Masyarakat tentu bisa mengekspresikan apa yang telah dibaca,” tutur dia.

Ia menekankan, integritas moral dan kepribadian pada warga nahdliyin perlu dimaksimalkan.

“Meningkatkan integritas moral dan menjadi insan pembelajar sejati. Ini sangat pnting agar kita tidak ketinggalan. Menjadi pengurus maupun tidak, yang penting kita tetap berkhidmah di NU sesuai kapasitas masing-masing,” tandas dia. (Angga/Ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya. Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni […]

  • Safari Sastra Yudhistira Ke-5, Puisi Gugat Politisi

    Safari Sastra Yudhistira Ke-5, Puisi Gugat Politisi

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

      Jakarta, Safari Sastra Yudhistira ke- 5 dengan tema Puisi GUGAT POLITISI berlangsung di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Lantai 4, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Senin siang (15/1/2024). Pada kesempatan tersebut Penyair Yudhistira ANM Massardi mengajak Rocker Renny Djajoesman dan Yuka Mandiri membaca puisi […]

  • Belajar Menjadi Bijaksana

    Belajar Menjadi Bijaksana

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

                Sejak manusia lahir ke dunia sudah dibekali dengan akal dan pikiran, untuk membedakan dari makhluk Tuhan lainnya. Sehingga manusia adalah sebagai makhluk Allah yang paling sempurna. Meskipun,kesempurnaan manusia jarang  digunakan sebagai mana mestinya. Ironis jika ada manusia dengan kesempurnaanya tak bisa menolong sesamanya. Bukankah sebaik-baik manusia itu yang bermanfaat untuk orang lain.             M. […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 725
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

  • 75 Pemuda Ikuti PKD Ansor

    75 Pemuda Ikuti PKD Ansor

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Gus Nadhif tampak serius memaparkan materi dalam acara PKD GP Ansor Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Trangkil menggelar Pelatihan Kader Dasar yang Pesertanya berasal dari Ranting-ranting se-Kecamatan Trangkil. Dalam acara pembukaan turut hadir, ketua Pimpinan Cabang GP Ansor, Itqonul Hakim, Ketua MWC NU Kecamatan Trangkil, KH Thoifur Alam, dan ketua […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

expand_less