Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Buku yang Memilih Aku

Buku yang Memilih Aku

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman.

Maka dijebloskanlah si petinju itu ke dalam penjara. Selama bertahun-tahun dia menderita di dalamnya. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan hidupnya dari putus asa dan stres adalah menulis. Ya, dia menulis kisahnya. Kisah kehidupannya. Lumayan tebal. Tulisannya berhasil diterbitkan dan dibaca banyak orang. Waktu terus berjalan. Hingga masanya habis, buku itu pun masuk ke dalam keranjang buku-buku bekas. Buku-buku itu dijual murah.

Suatu ketika buku autobiografi itu dibeli oleh seorang calon mahasiswa. Dia membacanya. Lambat laun mulai tenggelam ke dalam isi buku itu. Dia terus membacanya dari halaman ke halaman. Dia keasyikan. Dia lalu menceritakan kepada teman-temannya. Mereka percaya bahwa si petinju itu harus ditolong. Pertama-tama,  si calon mahasiswa yang menjadi mahasiswa itu melakukan korespondensi dengan si petinju. Dia kirim-kiriman surat. Keduanya saling terharu satu sama lain.

Si mahasiswa itu kemudian menjenguk si petinju itu ke penjara. Mereka bertemu. Beberapa pertemuan dan obrolan serta surat-suratan yang intens, dari situ kemudian mereka menjadi akrab. Mahasiswa itu kemudian mengajak teman-temannya ke penjara, bertemu si petinju. Dari situ muncul pencerahan bahwa mereka harus menolong petinju yang tidak bersalah itu. Modal mereka adalah keyakinan bahwa petinju itu tidak salah. Si petinju juga sudah meyakinkannya.

Dari situ mereka mulai bergerilya untuk mencari informasi-informasi yang terkait dengan kasus si petinju. Pelbagai kesulitan mereka hadapi. Putus asa hampir menghinggapi semuanya. Tapi, Tuhan Maha Mendengar dan Kuasa. Akhirnya usaha mereka membuahkan hasil. Permohonan untuk banding dan diajukan ulang pengadilan diterima oleh mahkamah agung.

Adegan di sini begitu menentukan. Karena fokus tulisan bukan soal salah atau tidak, jadi aku ceritakan langsung hasil pengadilannya, bahwa mereka berhasil membebaskan si petinju itu keluar dari penjara. Perjuangan mereka sungguh luar biasa. Si petinju itu harus berterima kasih besar pada mereka.

Apa yang bisa kita tangkap dari kisah di atas? Menurutku, semua itu bermula dari sebuah buku. Buku itu semacam “makhluk hidup”. Ia mencari orang tepat yang dapat membaca “diri”nya. Contoh dalam kisah ini adalah si calon mahasiswa itu dianggap orang yang tepat.

Kisah nyata di atas kemudian diangkat menjadi sebuah film berjudul The Hurricane. Artinya, hal ini juga bisa saja terjadi dalam kehidupan kita. Aku sendiri sering mengalami hal ini. Misalnya kisahku dengan buku Atas Nama Tuhan karya Khaled M. Abou El-Fadl, The Geography of Genius karya Eric Weiner, What I Talk About When I Talk About Running karya Haruki Murakami, Krisis Peradaban Islam karya Ali A. Allawi, dll. 

“You know what, Les? Sometimes we don’t pick the books we read. They pick us,” ujar kawan si calon mahasiswa saat mendapatkan buku si petinju itu di buku loakan. Para pembaca yang budiman, apakah kalian pernah mengalaminya?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Wonosobo – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, panitia penyelenggara bersama pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama pada Selasa (9/9/2025) di Wonosobo. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para ulama dan tokoh pendidik NU […]

  • Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

    Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.024
    • 0Komentar

    Magelang, 20 April 2026 – LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah resmi membuka Seleksi Nasional Magang ke Jepang hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan International Manpower Japan (IM Japan). Pembukaan digelar di Gedung PCNU Kabupaten Magelang, Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dan menjadi gelaran perdana yang diselenggarakan di Magelang. Program magang ini menyasar siswa […]

  • LDNU PATI Launching Sari Rempah Nusantara

    LDNU PATI Launching Sari Rempah Nusantara

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Masa pandemi Covid 19 Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pati tetap mensukseskan program Insidental, di tengah Covid-19 program LDNU tertunda namun semangat  LDNU Pati dan Jammu tetap semangat untuk bisa berkiprah di tengah tengah suasana yang memprihatinkan baik segi kesehatan maupun ekonomi. “Di saat para Dai NU pati Stay at home berinovasi dengan program […]

  • Pemimpin Tegas Pemberani

    Pemimpin Tegas Pemberani

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Salah satu kader terbaik NU Pati telah berpulang ke rahmatullah, yaitu KH. Imam Shofwan. Beliau pernah menduduki posisi puncak sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Pati periode 2009-2013. Beliau terpilih bersama KH. Asmui Syadzali dalam konferensi NU di Pondok Ar-Roudloh At-Thohiriyyah asuhan KH. A. Mu’adz Thohir Kajen Margoyoso Pati. Beliau menggantikan KH. […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – MWC NU Kec. Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ sekaligus guna memperingati Hari lahir ke-94 NU Tahun 2020, Jum’at (07/02/2020). Acara dihadiri sedikitnya 40 peserta yang berasal dari pengurus MWC NU Wedarijaksa dan banom-banom yang ada di kecamatan tersebut. Diantaranya dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan Banser, dan IPNU-IPPNU Wedarijaksa. Acara diselenggarakan di […]

  • PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

    PMII Joyo Kesumo Gelar Pelatihan Penyususnan Makalah, Tekankan Anti Plagiat

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sejumlah mahasiswa baru Staip antusias mengikuti pelatihan penulisan makalah yang digelar oleh PMII Komisariat Joyo Kesumo di SMK NU Pati, Sabtu (2/10) PATI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo, Stai Pati menggelar pelatihan untuk mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (2/10) sore tersebut dihadiri sedikitnya lima puluh mahasiswa Baru Staip.  Mendatangkan Maulana […]

expand_less