Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Demi Waktu

Demi Waktu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 487
  • comment 0 komentar

Oleh M. Iqbal Dawami

Hari berganti menjadi penanda bahwa waktu bergulir tak pernah berhenti. Kita bisa menghentikan aktivitas dan menunda-nunda hal yang mesti kita lakukan, tapi waktu tak bisa ditunda. Waktu sekarang ya sekarang. Hari ini ya hari ini, bukan hari yang kemarin. Waktu yang sudah kita lewati menjadi masa lalu, tak bisa dikembalikan. Belum lagi kalau bicara ajal atau umur. Jangan sampai menyesal karena kita menunda-nunda untuk melakukan kebaikan.

Imam Al-Ghazali bertanya kepada para muridnya, “Hal apa yang paling jauh dari tempat ini?”

Mereka menjawab sekenanya. Ada yang menjawab negeri Cina, bulan, matahari, bintang, dan lain-lain.

Lalu sang Imam menjawab bahwa yang paling benar adalah masa lalu. “Seberapa besar pun usaha dan biaya yang kalian keluarkan, kalian tidak akan pernah menjumpainya kembali,” ujarnya.

Jika ingin tahu betapa berharganya waktu dua hari, tanyakan pada mereka yang bekerja di luar daerah yang pulangnya hanya sabtu dan minggu. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu hari, tanya pada mereka yang bekerja sebagai buruh harian. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu satu menit, tanya pada mereka yang ketinggalan kereta api. Jika ingin tahu betapa berharganya waktu 1 detik, bahkan kurang dari itu, tanya pada juara lomba lari sprint. Betapa waktu begitu berharga, bukan?

Kita bisa berkaca pada Robert De Niro, seorang aktor, produser dan sutradara Amerika Serikat yang telah membintangi lebih dari 100 film. Usianya sudah 80 tahun. Namun, ia masih produktif. Dalam film The Intern menyiratkan dirinya sebagai seorang pensiunan tapi masih ingin bekerja. “Waktu sangat berharga. Jadi apa pun yang ingin kamu lakukan, lakukanlah. Lakukan sekarang. Jangan menunggu,”ucapnya.

Pada saat hendak membintangi film The Last Tycoon, De Niro mengisi waktunya untuk menurunkan berat badannya demi kepentingan perannya. Kata Elia Kazan, sutradara film ini, “De Niro adalah salah satu dari sejumlah aktor yang pernah saya sutradarai yang sangat bekerja keras, dan satu-satunya yang meminta untuk berlatih pada hari Minggu. Sementara sebagian yang lainnya bermain tenis.”

“Kuncinya adalah tidak menghabiskan waktu, tetapi menginvestasikannya,” ungkap Stephen R. Covey.

Dalam perjalanan hidup ini, kita berjalan melalui lorong waktu yang tak pernah putus, melewati ruang-ruang yang penuh makna. Pentingnya waktu melambangkan keterikatan kita pada aliran kehidupan, menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan dalam satu jalinan tak terpisahkan.

Waktu menjadi guru yang bijak, mengajarkan kita untuk menghargai setiap detik yang kita miliki. Ia adalah cermin yang memantulkan perjalanan kita, pelajaran yang memberi makna pada kehidupan kita, dan cahaya yang menerangi lorong gelap yang kita hadapi. Dengan penuh rasa syukur, mari kita renungkan akan pentingnya waktu dalam setiap langkah kita, dan biarkanlah ia menjadi sahabat setia yang mengiringi kita sepanjang perjalanan yang tak terlupakan.

Pekerjaan yang menanti diselesaikan, janji-janji yang perlu dipenuhi, dan mimpi-mimpi yang perlu dikejar, semuanya berayun seiring irama waktu yang terus berdetak. Waktu mengajarkan kita sebuah pelajaran yang lebih dalam: pelajaran kesabaran dan penghayatan. Pentingnya waktu tak hanya tentang seberapa banyak yang dapat kita lakukan seiring waktu berjalan, tetapi juga bagaimana kita mampu merenung, merasakan, dan memahami makna di balik setiap peristiwanya.

Seiring hari-hari berganti, kita mungkin menyadari bahwa waktu adalah kado terindah yang diberikan pada kita, memberi kita kesempatan untuk tumbuh, mencipta, dan menjalin hubungan yang tak ternilai harganya.

Kita juga harus berdamai dengan waktu yang telah berlalu, dengan kenangan yang mungkin membawa rasa sakit atau penyesalan. Namun demikian, pentingnya waktu mengajarkan kita untuk menerima bahwa setiap lembaran dalam buku kehidupan kita memiliki perannya masing-masing, bahkan ketika kita tidak sepenuhnya mengerti alasan di baliknya.

Demi Waktu Dhuha, demikian sumpah Tuhan dalam firman-Nya. Hal itu seakan Tuhan memberi kita kesempatan. Kesempatan untuk memulai hal baru, untuk mengubah arah jika perlu, dan untuk menulis kembali kisah yang mungkin telah terlupakan.

Ketika kita mampu merangkul pentingnya waktu dengan bijak, kita memasuki aliran yang lebih dalam dari kehidupan. Ia adalah guru yang penuh makna, memandu kita dalam petualangan panjang yang tak terduga.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Dakwah Islam Nusantara Melalui Kebudayaan - PCNU PATI. Photo by Openverse.

    Dakwah Islam Nusantara Melalui Kebudayaan

    • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    (Aku tidak utus engkau Muhammad kecuali untuk mengasihi alam semesta) Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin. Islam mengajarkan kita untuk senantiasa menjunjung dan menebarkan cinta sebagai sumber bagi ekspresi-ekspresi etika, rahman, rahim dan kemanusiaan universal kepada seluruh makhluknya tanpa kecuali. Sehingga, esensi dari rahmatan lil alamin adalah memberikan bentuk kelembutan dalam bergaul dan menyayangi […]

  • Pengukuhan Pengurus IKA SMANTA masa bakti 2024-2029

    Pengukuhan Pengurus IKA SMANTA masa bakti 2024-2029

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Tayu.Dalam rangka meningkatkan jalinan silaturahim alumni antar angkatan telah di adakan pengukuhan Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Tayu (IKA SMANTA) Masa Bakti 2024-2029 bertempat di Aula SMA Negeri 1 Tayu Kamis, 7 November 2024 kemarin. Dalam sambutannya Setyo Haryono, S.Pd., M.Pd. selaku pembina IKA SMANTA menyatakan bahwa pengukuhan pengurus ini sebagai salah satu strategi […]

  • Dua Atlet Petanque Salafiyah Kajen Sabet Medali di Ajang Popda

    Dua Atlet Petanque Salafiyah Kajen Sabet Medali di Ajang Popda

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

      Dua siswi Salafiyah yang membanggakan warga Pati lewat cabang olahraga Petanque  PATI – Dua atlet Cabang Olahraga (Cabor) Petanque Kabupaten Pati berhasil meraih dua medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Non Virtual Jateng 2021. Pertandingan tersebut  berlangsung di lapangan Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) 15 -16 November 2021. […]

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

  • Magang Jepang merupakan Jihad

    Magang Jepang merupakan Jihad

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.640
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Seleksi Nasional Magang Jepang bersama Kemnaker RI dan IM Japan yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada Senin – Jum’at (10-14/11/25) Kegiatan ini diawali dengan pembukaan pada Senin (10/11/25) pukul 09.00 di GOR SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, dan dihadiri oleh Ketua […]

  • PCNU-PATI

    Islamku Islam Anda Islam Kita

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Dalam buku tersebut beliau menjelaskan secara gamblang bagaimana seharusnya umat islam dalam menjalankan sebuah sistem yang ada. Bahkan tulisan beliau ini sangat relevan di masa sekarang dalam masalah sosial, ekonomi dan politik. Padahal buku ini ditulis jauh sebelum seperti saat ini. Disinilah dilihat bahwa beliau memiliki pemikiran jangka panjang dan berkelanjutan dimasa datang perihal perkembangan […]

expand_less