Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
  • visibility 532
  • comment 0 komentar
Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19
Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19

GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini. 

Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan masker, membiasakan cuci tangan hingga menghindari kerumunan, sudah banyak dilakukan. Namun kasus Covid-19 yang belum menunjukkan angka penurunan, membuat sebagian warga memilih cara lain. 

Di Kecamatan Gembong, misalnya, cara spiritual dipilih sebagai salah satu ihtiar penanggulangan Covid-19. Tradisi Barikan yang hampir punah, pun dihidupkan kembali guna memerangi virus ini. 

“Ihtiar lahir kan sudah (dilakukan). Sekarang ikhtiar bathinnya. Kita memohon ampun kepada Allah, dan berdoa mudah-mudahan corona cepat hilang.” Ungkap H. Ahmad Suyono, salah seorang tokoh Masyarakat di Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong, Kamis (1/7) malam. 

Barikan tidak hanya dilakukan di Dukuh Sentul. Ada beberapa daerah di Kecamatan Gembong yang juga melaksanakan acara serupa. Di antaranya, di Desa Bermi, Bergad dan Pohgading. Biasanya kegiatan ini dilangsungkan di tepi perempatan atau pertigaan jalan. 

“Barikan ini isinya selamatan, doa bersama dan makan jajanan pasar bersama tapi tetap dengan prokes dan peserta yang dibatasi. Jangan sampai kita berusaha menghentikan Corona tapi dengan cara yang mempermudah penularan Corona.” Tutur Ariful Hadi, ketua Ranting NU Desa Bermi yang juga mempelopori tradisi barikan di desanya. 

Kegiatan Barikan ini merupakan tradisi yang hampir punah di lingkungan masyarakat masa kini. Namun berkat adanya Covid-19, justru tradisi ini hidup kembali sebagai wujud ketidakberdayaan manusia. 

“Kita ini kelihatannya saja gagah, tapi diserang makhluk sekecil virus saja tidak berdaya. Sudah saatnya kita mengingat kembali Sang Pencipta, barangkali kita banyak lupa dan dosa.” Imbuh Ariful. 

Ariful menambahkan bahwa upaya bathin juga harus diperkuat. Namun menurutnya, usaha lahir juga tetap harus dilaksanakan. 

“Kita yang bukan orang medis ikut saja imbauan dokter dan orang-orang medis. Dan jangan lupa berdoa dengan cara dan kepercayaan masing-masing.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    PATI-Sabtu (11/7) menjadi hari bahagia bagi PCNU Pati. Pasalnya, bukan hanya para pengurus harian yang berjumpa dengan pengurus MWC-NU untuk pertama kali selama pandemi, namun pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 sampai 16.30 WIB. tersebut memiliki makna tersendiri. Penyerahan verkas secara simbolis oleh tim ad hoc advokasi kasus tanah Wahid Hasyim yang diwakili oleh sekretaris […]

  • Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    Siapkan Kader Desa, PC PMII Gelar Sekolah Kader Pemerdayaan Desa

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    PATI – Bertempat di SMK NU Pati, PC MII Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan Desa yang dilaksanakan mulai hari ini sampai besok pagi  (09 -10/01/2021). Ketua PC PMII Pati, Shoimul Mubarok mengatakan dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan melahirkan orang-orang yang mampu menggerakkan pembangunan didesa. “Meski outputnya besar, tapi untuk peserta kami batasi. Kami […]

  • GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain. Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor […]

  • PCNU-PATI Photo by Bimbingan Islam

    Buku yang Memilih Aku

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman. Maka dijebloskanlah si petinju itu […]

  • Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan 'Omdo'

    Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan ‘Omdo’

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (Lazisnu) MWC-NU Gembong menggelar Diskusi Upzis – Lazisnu di MI Hidayatul Islam (MHI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (19/1) siang. Shodiq, Ketua Lazisnu Gembong, dalam pengantarnya pengantar menyatakan bahwa, agenda ini dilaksanakan untuk me-refresh kepengurusan Upzis di tingkat Ranting NU. “Maka kami hadirkan para Pengurus […]

expand_less