Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
  • visibility 490
  • comment 0 komentar
Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19
Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19

GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini. 

Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan masker, membiasakan cuci tangan hingga menghindari kerumunan, sudah banyak dilakukan. Namun kasus Covid-19 yang belum menunjukkan angka penurunan, membuat sebagian warga memilih cara lain. 

Di Kecamatan Gembong, misalnya, cara spiritual dipilih sebagai salah satu ihtiar penanggulangan Covid-19. Tradisi Barikan yang hampir punah, pun dihidupkan kembali guna memerangi virus ini. 

“Ihtiar lahir kan sudah (dilakukan). Sekarang ikhtiar bathinnya. Kita memohon ampun kepada Allah, dan berdoa mudah-mudahan corona cepat hilang.” Ungkap H. Ahmad Suyono, salah seorang tokoh Masyarakat di Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong, Kamis (1/7) malam. 

Barikan tidak hanya dilakukan di Dukuh Sentul. Ada beberapa daerah di Kecamatan Gembong yang juga melaksanakan acara serupa. Di antaranya, di Desa Bermi, Bergad dan Pohgading. Biasanya kegiatan ini dilangsungkan di tepi perempatan atau pertigaan jalan. 

“Barikan ini isinya selamatan, doa bersama dan makan jajanan pasar bersama tapi tetap dengan prokes dan peserta yang dibatasi. Jangan sampai kita berusaha menghentikan Corona tapi dengan cara yang mempermudah penularan Corona.” Tutur Ariful Hadi, ketua Ranting NU Desa Bermi yang juga mempelopori tradisi barikan di desanya. 

Kegiatan Barikan ini merupakan tradisi yang hampir punah di lingkungan masyarakat masa kini. Namun berkat adanya Covid-19, justru tradisi ini hidup kembali sebagai wujud ketidakberdayaan manusia. 

“Kita ini kelihatannya saja gagah, tapi diserang makhluk sekecil virus saja tidak berdaya. Sudah saatnya kita mengingat kembali Sang Pencipta, barangkali kita banyak lupa dan dosa.” Imbuh Ariful. 

Ariful menambahkan bahwa upaya bathin juga harus diperkuat. Namun menurutnya, usaha lahir juga tetap harus dilaksanakan. 

“Kita yang bukan orang medis ikut saja imbauan dokter dan orang-orang medis. Dan jangan lupa berdoa dengan cara dan kepercayaan masing-masing.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.624
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

  • Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    Berdakwah Dengan Penuh Kelembutan

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama beserta Banom-banomnya dan Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Se-Kab Pati mengadakan acara Halal Bi Halal dan Festival Hadrah di Komplek Pendopo Kabupaten Pati, 30/7 kemarin.  KH M Aniq Muhammadun menyampaikan tausiyahnya pada acara tersebut, mengajak kepada umat Islam untuk meniru dakwah Nabi Muhammad SAW yang penuh kelembutan dan kasih […]

  • PCNU-PATI

    Risalah Ahlussunah Wal Jama’ah

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Mencermati kitab Risalah Ahlissunnah wal Jamaah karya Kiai Muhammad Hasyim Asy’ari, kita akan mengetahui bahwa penulisannya dilatarbelakangi oleh munculnya gerakan modernisme Islam di Indonesia. Menurut Andrée Feillard (2009:6) kaum modernis membentuk organisasi yang dikenal seperti Muhammadiyyah (1912), Al-Irsyad (1915), dan Persatuan Islam (1923). Gerakan ini menurutnya adalah gerakan kedua yang harus dihadapi kaum muslimin Ahlussunnah […]

  • MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    MWCNU Margoyoso Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik oleh PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.149
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Malam peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar oleh PCNU dan Pemda Pati di Pendopo Kabupaten Pati mbawa kenangan manis bagi MWC-NU Margoyoso. Acara istighotsah dan doa bersama yang digelar pada Rabu (28/1) malam tersebut diiringi dengan penganugerahan PCNU Pati Award. Penghargaan ini merupakan apresiasi kinerja MWC-NU (kepengurusan NU di tingkat kecamatan-red) oleh […]

  • Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi. Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan […]

  • Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

      Ketua Ma’arif NU Jateng Sebut Literasi Indonesia Darurat Semarang – Melalui Zoom Meeting, Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi […]

expand_less