Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Rencana Allah Selalu Indah

Rencana Allah Selalu Indah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 15 Feb 2016
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini.
Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan oleh Tuhan, saat itu pula di tuliskannya sebuah garis jalan kehidupan, demikian pula dalam hal berpasangan hidup. Dalam perkembangan zaman yang serba canggih (modern) ini tanpa harus bertemu langsung antara laki-laki dengan perempuan. Bermacam-macam caralah untuk hal saling kenal-mengenal bisa lewat medsos (media sosial) seperti Facebook, Twitter, Instagram, BBM dan lainnya.
Di dalam diri manusia kalau sudah ada ketertarikan rasa antara laki-laki dengan perempuan (suka sama suka), maka langkah yang akan diambil selanjutnya adalah bagaimana cara memiliki si Doi seutuhnya. Mereka berdua dalam segi lahir-batin sudah cocok untuk berpasangan dalam ikatan rumah tangga, tetapi dalam posisi hal lain sebelum menjalani semua itu harus ada sosok namanya orang tua untuk memberikan restu terhadap keduanya.
Dalam benak antara laki-laki dengan perempuan dilihat dan dirasa sudah cocok dalam hatinya berkata pasti direstui. Itu kalau direstui kalau sebaliknya? Bagaimana perasaan mereka yang sudah mengidam-idamkan sudah mengimpikannya jauh-jauh hari sesuatu ikatan halal dan sah.  Hancur, sedih, galau, sakit hati, kecewa, putus asa, itulah rasanya. Tetapi apakah kita semua akan meratapinya setiap waktu, sesuatu yang sudah di rencanakan oleh Allah untuk hambanya.
Selalu ada hikmah di balik peristiwa yg kita jalani. Dan ketika kita dijauhkan dari sesuatu, yang hendaknya terpikir, “Berarti dia bukan yg terbaik buatku.” Selesai. Bersyukurlah dan yakin bahwa Allah akan memberi pengganti yang jauh lebih baik sebagai balasan.
Meski begitu, Allah tak melarang umatnya untuk menangis dan bersedih. Rasulullah saja pernah bersedih ketika orang-orang yg beliau cintai dipanggil oleh Allah Swt.
“Perbanyaklah doa. Makin banyak mengetuk, kian mungkin dibuka pintunya.”– Abu Al-Darda
Dalam sebuah karyanya yang bertajuk “Ya Allah Dia Bukan Jodohku” oleh penulis Ahmad Rifa’i  Rif’an ini, mengajak kita semua untuk  selalu mengintropeksi diri dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita semua. Setiap keputusan yang dikehendikanya adalah keputusan yang terbaik untuk kita.
“Salah satu peristiwa yang sangat menyedihkan dalam hidup adalah ketika engkau takut kehilangan sesuatu, padahal itu bukan milikmu” salah satu deskripsi buku untuk menggugah kita semua yang tertidur pulas (mimpi) dalam hal mencari pasangan hidup.
Di dalam diskripsi buku ini menawarkan solusi kepada kita semua, cara mengobati rasa sakit hati, sedih, gundah, dan kecewa karena tak bisa bersama orang yag sangat kita cintai.  Beberapa tema menarik yang ditawarkan oleh penulis dalam buku ini, di antaranya :
–          Ya Allah, Mengapa Engkau Pisahkan Aku dengannya?
–          Bersyukur Ketika Mencintai  Tak Bisa Menikahi
–          Memaknai Perpisahan
–          Untuk itulah Allah Menciptakan Air Mata
–          Tak Rugi Meninggalkannya
–          Masih Banyak yang Mencintaimu
–          Al-Qur’an Penawar Sakit Hati dan lain-lain
Menurut penulis, buku yang ditulis oleh Ahmad Rifa’i Rif’’an ini tak lain untuk menyadarkan kita semua. Buku yang sangat apik, cerita-cerita yang diangkat pun tak terlepas yang terjadi disekitar kehidupan kita, dalam penulisannya pun dipoles dengan kata-kata indah penuh religi yang dapat menyejukkan hati.
Sangat dianjurkan sekali untuk membacanya, baik yang sudah menikah, yang belum memiliki pasangan hidup, dan yang masih di bangku pendidikan sekolahan, maupun perguruan tinggi dan sederajatnya. Karena dalam isi buku ini tak lain untuk menggobati orang-orang yang sakit hati, kecewa, sedih, sampai galau (gelisah antara lanjutan atau udahan). Dalam buku ini juga, pembaca akan diajak untuk memaknai perpisahan serta mengingatkan manusia bahwa masih banyak yang mencintai kita. Semoga bermanfaat []
Judul buku   : Ya Allah Dia Bukan Jodohku
Penulis             : Ahmad Rifa’i Rif’an
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 153 halaman
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-56-1
Peresensi         : Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Prodi PMI-IPMAFA
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

  • PCNU-PATI Photo by Marcel Strauß

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai […]

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • Islam Nusantara;  Menangkal Gerakan “Jihad” Radikal

    Islam Nusantara; Menangkal Gerakan “Jihad” Radikal

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Munculnya kelompok Islam yang berhaluan radikal akhir-akhir ini, telah menyedot perhatian serius berbagai kalangan, baik pemerintah, masyarakat, juga umat beragama. Bahkan gerakan radikalisme berkedok agama ini, tidak lagi bersifat lokal atau nasional, namun sudah mulai merambah ke dunia transnasional dan internasional. Mengapa hal ini terjadi? Tidak sedikit orang atau kelompok yang menganggap keyakinannya yang paling […]

  • PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Trangkil mengerahkan 73 personil untuk berpartisipasi dalam kegiatan Apel dan Kirab Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Kabupaten Pati pada Sabtu (22/10/2022). Dalam kesempatan itu, PAC IPNU IPPNU Trangkil juga menyabet juara 1 dalam ajang Lomba Kreasi Pelajar […]

  • Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    Ujian Kenaikan Tingkatan Pagar Nusa Gabus

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pagar Nusa Kec Gabus mengadakan ujian Kenaikan Tingkatanb bertempat di Madrasah Abadiyah  Gabus. Pada Selasa- Rabu (28-29/3) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu selama pelatihan.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu Pagar […]

expand_less