Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Macet

Macet

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat.

Perjalanan kami sangat melelahkan. Bukan sebab jarak yang kami tempuh, melainkan jalanan makin padat, makin merayap. Tak ada yang mau bersabar, semua ingin didahulukan, semua ingin menjadi yang terdepan. Saya hanya menggerutu dalam hati, jengkel, mangkel, dan seperangkatnya. Toh meskipun begitu kondisi macet tak dapat dirubah. Sebab sudah menjadi fitrah.

Seperti halnya kemarin malam, saya melihat salah satu dialog di televisi negeri dan swasta. Para tokoh dihadirkan, para pakar dimintai komentar, terkait kondisi ke mancetan di ruas ruas jalan kota besar, bahkan tak menuntut kemungkinan akan merambah ke kota kota kecil seperti kabupaten berlanjut ke kecamatan. Para ahli saling beradu alibi, para pakar saling membenarkan komentar. Semua tampak pintar meski tanpa solusi yang keluar.

Jadi, orang seperti saya, yang tak terlalu paham dengan bahasa njlimet dan dengan penuh basa basi berbusa. Sering kali gagal paham tentang para pakar yang memuncul ide perihal mengatasi kemacetan, ada yang bilang pemberlakuan ganjil dan genap, ada pengusaha berujar dengan penambahan jalan, salah satunya jalan tol. Maka kemacetan akan sedikit terurai dan lain bla bla.

Saya yang melihat dan mendengarkan debat kuda dan kusirnya jadi bingung sendiri, mereka sibuk membahas mengatasi soal kemacetan akan tetapi mereka melupa tak membatasi perusahaan pembuat montor dan mobil untuk membatasi produksinya disetiap tahunnya. Lha wong jalan itu tak berkembang dan bertambah di setiap tahunnya, kenapa malahan di bahas. Ironis.

Perihal soal kemacetan di ruas ruas jalan. Apabila di diskusikan saja tentu tak akan menemukan sebuah solusi. Akan tetapi harus berani mengambil sebuah tidakan cepat oleh pemerintah, tentang pembatasan pembelian montor atau mobil pribadi. Jangan sampai 20 tahun yang akan datang ladang-ladang kita akan berubah menjadi jalan-jalan tol yang tak berujung. ( Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari […]

  • Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    Ketum PBNU Didapuk sebagai Wakil Presiden Religion for Peace

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    JAKARTA-Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menerima anugerah sebagai vice president (wakil presiden) Religion for Peace. Dikonfirmasi dari Deputy Secretary General Religion for Peace, Kiyoichi Sugino, pengangkatan Ketua Umum PBNU tersebut atas dasar track record yang berhasil dicetak melalui NU. “900 orang dari delegasi 125 negara menyepakati hal tersebut” ungkap Kiyoichi di Gedung PBNU, […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

    Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id –  Bupati Pati, Sudewo, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dirangkaikan dengan Halalbihalal dan pelepasan calon jamaah haji Pengurus Cabang Muslimat NU, Perangkat MNU, dan PAC Muslimat NU se-Kabupaten Pati, yang digelar pada Minggu (4/5) di Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an (PPTQ) “Al Kahfi”, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa […]

  • Ilustrasi Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam - PCNU PATI, Photo by Thirdman on Pexels

    Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah.  Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

expand_less