Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Perempuan dan laki-laki yang belum menikah ataupun sudah, selamanya akan menyandang status sebagai seorang anak bagi kedua orang tuanya. Meski usianya kian hari makin dewasa; namanya anak tetaplah anak. Meski dari segi apapun baik pendidikan atau jabatan jauh lebih tinggi dibanding orang tuanya. Akan tetapi hal itu tak lantas membuatnya untuk dapat bersikap sewenang-wenang terhadap orang tuanya.

Jasa orang tua tak akan pernah terganti sepanjang masa. Bagi saya pahlawan tanpa tanda jasa itu tak hanya tersemat untuk para guru; melainkan untuk kedua orang tua kita juga. Karena memang pada dasarnya orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Perilaku dan tutur kata seorang anak tergantung bagaimana didikan orang tuanya.

Saya mengamini jika sedari kecil para orang tua senantiasa mendidik dan mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Mereka menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Meski dibalik itu yang sebenarnya terjadi adalah orang tua harus bekerja keras dan berusaha mati-matian untuk siap sedia mengabulkan apa yang diinginkan anak-anak.

Bahkan terlalu sering kita menjumpai kisah perjuangan orang tua untuk memenuhi semua keinginan sang anak yang begitu memilukan. Sebab karena rasa sayang yang membuat mereka rela melakukan apa saja. Dalihnya adalah mereka yang meminta anak kepada Tuhan, maka bagaimana caranya mereka menjaga dan merawat anak itu dengan sebaik-baiknya.

Namun tanpa disadari rasa sayang yang terlalu berlebihan itu terkadang menjadi alasan untuk membatasi gerak si anak itu sendiri. Begitu juga dengan pola asuh yang sedari kecil selalu menuruti apa yang diinginkan anak, maka kelak jika ia telah menginjak dewasa akan selalu meminta kepada orang tuanya. Mereka akan ketergantungan dan sulit untuk bersikap dewasa.

Meski kita pun tahu bahwa kedewasaan seseorang bisa dipengaruhi oleh apa saja termasuk keadaan. Bukan hanya sebatas usia saja. Lalu bagaimana jika hal itu tak dapat tercapai. Maka yang terjadi akan sangat berbahaya jika sifat ini terbawa hingga ketika anak-anak telah memutuskan untuk menikah. Yang mana orang tuanya pasti akan ikut mencampuri urusan keluarga barunya.

Maka menurut saya pola asuh yang efektif adalah senantiasa mengajak anak untuk berdialog. Tentang apapun dan dalam menghadapi situasi yang bagaimanapun. Jangan menganggap anak adalah makhluk kecil yang lemah. Yang tahunya hanya meminta dan terus meminta. Jika ada dialog yang baik, maka anak pasti akan memahami dengan sendirinya.

Mengajarkan anak bersikap mandiri sejak kecil menurut saya itu baik. Mandiri bukan berarti lantas dibiarkan begitu saja lho ya. Kita masih bisa membatasi dan memberikan pemahaman dengan bahasa yang baik kok. Semisal saat anak menangis minta es krim padahal saat itu ia tengah sakit, maka bahasa yang tepat untuk menanggapi hal tersebut yaitu,

“Adik boleh minum es krim, tapi nanti saat sudah sembuh ya”

Namun terkadang kita menanggapinya dengan bahasa yang keras. Contoh;

“Jangan minum es krim. Adik sakit kan gara-gara kebanyakan minum es krim.”

Lebih enak yang mana mengucapkannya. Atas atau bawah. Terlebih dari semua itu, yang perlu saya garis bawahi, celoteh kali ini barangkali tak semua orang tua mampu melakukannya. Sebab karena kondisi dan situasi yang memang benar-benar tak memungkinkan mengasuh anaknya sendiri. Namun saya meyakini bagaimanapun pola asuh yang diterapkan, setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif PBNU Tampilkan Madrasah Inklusif Dan Inovasi Teknologi

    LP Ma’arif PBNU Tampilkan Madrasah Inklusif Dan Inovasi Teknologi

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif PBNU menampilkan Madrasah Inklusif dan Inovasi Teknologi  oleh Madradah Dibawah LP Ma’arif Jateng pada Pameran Pendidikan Kementerian Agama RI. Dalam kesempatan itu, LP Ma’arif Jateng mewakili LP Ma’arif PBNU di Expo Pendidikan dalam Rangka Hari Disabilitas Internasional tahun 2024 pada 3-4 Desember 2024 di Jakarta. Kegiatan itu adalah kegiatan yang […]

  • MTs Banin Gelar Beragam Acara untuk Peringati HUT

    MTs Banin Gelar Beragam Acara untuk Peringati HUT

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-60 MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz & Sains Boarding School Pekalongan Winong Pati, menggelar ajang kompetisi bergengsi Banin Olympiad of Science and Sholawat tingkat nasional. Acara ini ditujukan untuk siswa SD/MI di berbagai belahan wilayah se-Indonesia. Selain itu, Geliat Harlah ke-60 MTs Tarbiyatul Banin ini bertujuan […]

  • Belajar dari Jenderal Nobunaga

    Belajar dari Jenderal Nobunaga

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Jenderal Jepang yang sangat dikenal, Nobunaga, memutuskan untuk maju berperang meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari pasukan musuh. Keyakinannya tak tergoyahkan, tapi wajar saja kalau para prajuritnya ragu. Di tengah perjalanan menuju medan perang, mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. Setelah berdoa, Nobunaga keluar dengan wajah tenang dan berkata kepada prajuritnya: […]

  • Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    Pembiasaan Ibadah Salat Dhuha, Asmaul Husna dan Dzikir Tahlil MI Terpadu Riyadhus Sholihin

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Di zaman yang modern ini, dampak kemajuan teknologi pada kemampuan anak semakin terlihat. Semua dapat dilihat dari seberapa sering anak bermain gadget. Jika ini terus berjalan tanpa adanya kontrol orangtua, maka besar kemungkinan perkembangan otak anak akan terhambat karena cenderung asik dengan dunia online (game). Anak yang kecanduan gadget akan cenderung malas […]

  • PCNU PATI - 4 Hari Digembleng Lomba, Santri PPSA Tutup 17-an dengan Maulid

    4 Hari Digembleng Lomba, Santri PPSA Tutup 17-an dengan Maulid

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    GEMBONG – Beragam acara digelar untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 tahun ini. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh santri-santri di Pondok Pesantren Shofa Az Zahro’ (PPSA) Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Usai digembleng dengan beragam lomba khas tujuhbelasan mulai Hari Minggu (14/8) lalu, malam ini, mereka menutup rangkaian tersebut dengan pembacaan maulid Al […]

  • LAZISNU PATI AKAN KEMBANGKAN PROGRAM NUPRENEUR

    LAZISNU PATI AKAN KEMBANGKAN PROGRAM NUPRENEUR

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    LAZISNU yang selama ini orang ketahui sebagai Lembaga Amil Zakat dan Infak yang identik dengan santunan kepada yatama dan dhuhafa’ pada bulan Ramadlan dan Suro. Maka persepsi demikian adalah salah karena banyak dari program LAZISNU yang mengangkat kemiskinan dengan memberikan modal usaha dan sebagainya.             “LAZISNU kedepannya akan mengembangkan program NUpreneur yaitu modal usaha yang […]

expand_less