Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Saifuddin-Na’ma Lengser, Najib-Hayati Naik Takhta

Saifuddin-Na’ma Lengser, Najib-Hayati Naik Takhta

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
Serah terima jabatan : Ketua PAC IPNU Gembong demisioner Ahmad Saifuddin (tengah kanan) secara simbolik menyerahkan plakat sebagai simbol penyerahan tongkat estafet jabatan kepada Najib Arsya Ayatullah (tengah kiri). 

GEMBONG – Pelajar NU yang tergabung dalam PAC IPNU IPPNU Gembong baru saja menyelesaikan hajat rutinnya. Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang dihelat di Gedung Haji Gembong, Minggu, (17/10) menjadi momen sakral sekaligus penting bagi organisasi besutan KH. Tholhah Mansyur dan istri tersebut.

Dalam Konferancab tersebut, Ahmad Saifuddin dan Nihayatun Na’ma yang telah memimpin IPNU dan IPPNU melepas masa jabatannya dengan akhir yang memukau. Hal ini juga memdapatkan apresiasi dari K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong. 

“Meskipun usianya muda, tapi IPNU dan IPPNU menjadi Banom yang tidak goyah di masa pandemi,” ungkapnya. 

Benar saja, kepengurusan Saifuddin-Na’ma memang seperti melahirkan kembali IPNU IPPNU Gembong setelah mengalami vakum menahun. Saifuddin menjelaskan, perjuangan yang dihadapinya memang tidak mudah, namun berkat kekompakan para pengurusnya, organisasi pelajar NU di bawah tangan dinginnya ini mampu menorehkan beberapa capaian, seperti menghidupkan kegiatan rutin, membentuk beberapa Ranting dan Komisariat, serta kegiatan-kegiatan lainnya. 

“Tentu belum banyak capaian kami, tapi saya salut dan berterimakasih kepada rekan-rekanita pengurus PAC IPNU dan IPPNU yang telah berjuang keras menjaga eksistensi organisasi ini,” terang Saifuddin. 

Ketua Baru

Penyerahan plakat dari ketua IPPNU demisioner, Nihayatun Na’ma (kiri) kepada ketua baru, Sri Nur Hayati (kanan)

Dalam Konferancab tersebut, tentu ada satu momen yang sangat dinantikan, yaitu pemilihan ketua baru. Dari sekian banyak nama yang disaring KPS, masing-masing ada dua nama yang lolos sebagai kandidat calon ketua PAC IPNU dan IPPNU Gembong. 

Namun, takdir mengantarkan Najib Arsyal Ayatullah dan Sri Nur Hayati untuk melanjutkan perjuangan Saifuddin-Na’ma. Keduanya dinilai memiliki semangat perjuangan dan etos kerja tinggi. Selain itu, menurut salah satu peserta konferensi, keduanya juga mempunyai loyalitas tinggi terhadap organisasi. 

“Sangat loyal dan semangat. Setiap kegiatan IPNu dan IPPNU Mas Najib maupun Mbak Nur selalu aktif,” tegas salah satu peserta konferensi. 

Saat ditemui pcnupati.or.id, Najib memyatakan bahwa dirinya akan segera melengkapi kepengurusan dan membuat program kerja (Proker). Rencananya, proker yang ia buat tidak akan jauh-jauh dari proker sebelumnya. 

“Mas Saifuddin luar biasa, tapi karena IPNU ini organisasi baru, jadi ada beberapa target yang harus saya lanjutkan. Selain melanjutkan perjuangan sebelumnya, nanti kami juga akan membentuk program-program baru, mohon doanya ya,” ungkap Najib seusai acara.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati beserta perwakilan dari Lembaga dan Badan Otonomnya menziarahi pusara Gus Muhammad Hasyim Mahfudh di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Jumat (21/10/2022) sore.  Hadir juga pada kegiatan itu, Penjabat Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro. Kegiatan ziarah ke makam Gus Hasyim dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022. Diketahui, […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

  • Photo by Boglárka Salamon

    Dampingi Anak-Anak

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Satu bulan belakangan ini banyak sekali berita tentang anak-anak yang mengalami kejadian buruk. Melansir banyak berita mengabarkan bahwa seorang siswa salah satu Madrasah Aliyah kota Demak membacok gurunya. Sedangkan di Kabupaten Cilacap dua orang siswa SMP menjadi tersangka kasus penganiayaan kepada sesama temannya sendiri yang sempat viral di jagat maya. Dan […]

  • 9 Wasiat Dari Mbah Liem

    9 Wasiat Dari Mbah Liem

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Pelajaran-pelajaran KH Muslim Rifa’i Imampuro atau Mbah Liem (alm) yang disampaikan di sini saya kutip dari tulisan yang ada di kalender Yayasan Pondok Pesantren Al muttaqien Pancasila Sakti yang menurut saya sangat-sangat penting dan saya anggap sebuah pelajaran penting dari Mbah Liem. Saya berharap dan berdo’a semoga saya dan saudara semua pun bisa meneladani pelajaran-pelajaran […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

expand_less