Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati

PATI-Tujuh Agustus nanti Kabupaten Pati tepat berusia 698 tahun. Ini merupakan umur yang tergolong matang untuk sebuah kota. 

Harapan demi harapan terpanjat dari masyarakat Kabupaten Pati. Tentunya mereka menginginkan Pati yang lebih baik ke depannya. 

Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan di Pati turut menyampaikan pandangannya untuk Pati ke depan. Melalui Ketua Tanfidziyah, K. Yusuf Hasyim, NU berharap agar kabupaten ini bertambah maju dari berbagai sektor. 

“Kesejahteraan maju, aspek sosial, ekonomi pendidikan, pelayanan masyarakat, infrastruktur dan bidang-bidang lain,” ungkapnya. 

Namun menurut K. Yusuf Hasyim, ada satu hal yang lebih penting dari aspek-aspek tersebut, yaitu moralitas. Dia melanjutkan bahwa menjaga akhlak khususnya generasi muda merupakan kebutuhan pokok suatu daerah. Sebab dengan moralitas yang baik, akan melahirkan kehidupan yang beradab, rukun dan damai.

“Semaju-majunya kota atau bahkan negara, kalau tidak beradab, rukun, tetap masih ada yang kurang, karena memang itu salah satu tujuan kehidupan bermasyarakat. Secara pribadi beradab, secara sosial rukun,” lanjutnya. 

Lanjut K. Yusuf Hasyim, pembangunan fisik dan non fisik harus sinkron. Dirinya menyebut, membangun jiwa yang sehat dan bermartabat harus diupayakan bersama. 

Pati di Masa Depan

K. Yusuf Hasyim tidak hanya berharap untuk Pati ke depan. Namun, ia juga memberikan pandangan untuk mencapai harapan-harapan yang telah ia sampaikan.

Kepada pcnupati.or.id, Kamis (5/8), pria asal Winong ini mengatakan bahwa persiapan untuk menyongsong Pati ke depan harus dilakukan sejak dini. 

Dia menuturkan bahwa demi kebaikan bersama di waktu mendatang, pembangunan tidak boleh hanya terpusat pada sektor ekonomi saja. Namun kaderisasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan memahami perkembangan zaman juga wajib dipersiapkan matang-matang. 

“Kita kuatkan generasi muda kita yang pastinya nanti akan memimpin Pati melalui pendidikan dan penguatan nilai-nilai agama,” terangnya. 

Sebab, lanjut dia, inovasi harus dilakukan untuk memajukan kehidupan masyarakat. Hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mengerti perkembangan zaman. 

Sebelum mengakhiri perbincangannya, K. Yusuf Hasyim mengutip kaidah fiqih yang biasa digunakan sebagai acuan berkehidupan di NU. Pesan ini ia sampaikan kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Pati khususnya warga nahdliyyin.

“Saya hanya mengingatkan, dalam prinsip Nahdlatul Ulama dikenal dengan istilah al muhafadhatu ala alqadimis sholih wal ahdzu bil jadidil ashlah. Maksudnya adalah menjaga segala sesuatu yang sudah baik dan melakukan inovasi-inovasi baru ke arah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

    Relawan NU Peduli Jawa Tengah Bergerak ke Aceh, Menapak Jejak Sejarah Ratu Kalinyamat

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.995
    • 0Komentar

      Aceh — Relawan NU Peduli Jawa Tengah diberangkatkan ke Aceh untuk membantu pemulihan masyarakat pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Misi kemanusiaan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menegaskan kembali ikatan sejarah dan emosional antara Jawa dan Aceh yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu. Sejarah mencatat, pada […]

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

  • Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar kemah bakti dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 16-18 September 2025, di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Kemah bakti ini diikuti oleh 340 siswa, mulai dari kelas 5 Ibtidaiyah hingga kelas 12 Aliyah. Kepala MA […]

  • Gus Kamil Sarang Tutup Usia

    Gus Kamil Sarang Tutup Usia

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    REMBANG-Kabar duka muncul dari keluarga besar Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang. Putra ke tiga KH. Maimoen Zubair, KH. Majid Kamil Maimoen atau Gus Kamil dikabarkan meninggal dunia Minggu (12/7) pukul 19.55 WIB malam ini. Foto Gus Kamil (kiri) disejajarkan dengan sang ayah, KH. Maimoen Zubair Kakak kandung Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin ini […]

  • PCNU-PATI

    Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak Ikut Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Selasa 19/12/2023,- Pesyair  Pulo Lasman Simanjuntak, 62 tahun, mendapat giliran pertama dalam parade baca puisi “Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya” karya Nuyang Jaimee di Rooftop, Pasar Gembrong Baru,  Jln.Jendral Basuki Rachmat, Prumpung, Jakarta Timur, Selasa sore (19/12/2023). Pada kesempatan tersebut Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak-yang sehari-harinya adalah seorang pewarta- dari komunitas sastra Kampung Seni […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Assalamu alaikum Saya Yazid di sukolilo, Mau tanya ustad, tentang masalah kuwalat, semisal saat kita ziaroh ke maqom para wali kita dianjurkan untuk menjaga sikap, kalau tidak maka dikawatirkan kuwalat, sebenarnya apa memang ada istilah kuwalat dalam pandangan agama. Sekian terima kasih. Waalaikum salam Terima kasih atas pertanyaanya Wali adalah sosok mukmin yang ahli taqwa […]

expand_less