Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Pertajam Analisis Sosial Lewat Studi Banding di Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 486
  • comment 0 komentar

Klaten — Segenap Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan kegiatan studi banding ke Desa Wisata Umbul Ponggok, Klaten. Selasa, 1 Juli 2025.
Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan keilmuan serta memahami secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa.
Acara diawali dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Habiburrohman Aksa selaku Sekretaris Prodi PMI sekaligus dosen pendamping lapangan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kunjungan ini difokuskan untuk mendalami konsep pemetaan potensi wisata desa dan memperkuat kemampuan analisis sosial mahasiswa di lapangan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tapi juga mampu membaca dinamika dan potensi sosial yang ada di masyarakat secara langsung,” ujar Habiburrohman Aksa.

Sementara itu, Sugeng Raharjo, selaku Kepala Dusun 1 Desa Ponggok, menyampaikan bahwa dalam proses pemetaan potensi desa diperlukan empat langkah strategis, yaitu pemetaan aset dan potensi, perencanaan program, pelaksanaan aksi sosial, dan upaya keberlanjutan. Dengan pendekatan ini, potensi desa dapat tergali secara maksimal dan akar permasalahan bisa diurai bersama masyarakat.
“Desa harus hadir dalam setiap proses, termasuk dalam pengelolaan wisata, agar kontrol dan evaluasi program berjalan efektif,” tambah Sugeng.
Usai sesi diskusi, mahasiswa diajak melakukan transek lapangan ke sejumlah destinasi unggulan di Desa Ponggok, seperti Umbul Sigedhang, Umbul Besuki, dan Umbul Ponggok. Seluruh objek wisata ini dikelola di bawah lembaga desa demi menjamin kesinambungan dan profesionalisme tata kelola wisata.

Sebagai penutup kegiatan, perwakilan mahasiswa IPMAFA memberikan kenang-kenangan berupa tanaman khas dari Kabupaten Pati, yakni Jeruk Pamelo dan Kelapa Kopyor, sebagai wujud apresiasi atas sambutan hangat dari warga Desa Ponggok. (Sis)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    Aktivis Sejati! Biar Sukses Tetap Ingat IPPNU-nya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Muhimmatul Aliyah dan suami, sosok pengusaha sekaligus aktifis yang inspiratif.  JEPARA-Pandemi Global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan lancar tanpa hambatan, kini harus menanggung imbas dari aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tentunya, peraturan dari pemangku kebijakan tersebut bertujuan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi 500 Pemudik dari Jobodetabek Disiapi 10 Bus Gratis oleh Pemkab Pati. Photo by CHUTTERSNAP on Unsplash

    500 Pemudik dari Jobodetabek Disiapi 10 Bus Gratis oleh Pemkab Pati

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    PATI – Para perantau dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang hendak pulang ke Pati, rencananya akan dijemput oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Mereka rencananya difasilitas mudik gratis menggunakan 10 bus. Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Abdul Kharis menjelaskan, mudik gratis ini diperuntukkan bagi 500 perantau.  “Rencanannya tanggal 27 April bus sudah […]

  • Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP […]

  • RMINU Pati  Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    RMINU Pati Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Pati mengawal pemberangkatan santri Lirboyo asal Kabupaten Pati  kembali ke pesantren. Keberangkatan santri Lirboyo dipimpin Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) K Muhammad Yusuf Hasyim.   Ketua PC RMINU Pati Kiai Liwa’udin menjelaskan, pengawalan pemberangkatan santri Lirboyo ini merupakan program tahunan […]

  • img-20220326-wa0029-jpg

    PAC IPNU IPPNU Dukuhseti: Wujudkan Generasi Progesif dalam RAPIMANCAB I

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 615
    • 0Komentar

      DUKUHSETI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dukuhseti menggelar acara Rapat Pimpinan Anak Cabang (RAPIMANCAB) I di Aula Kecamatan Dukuhseti pada Jum’at (25/3).   Acara ini turut dihadiri oleh  Imam Rifa’i, S.STP.MM selaku Camat Dukuhseti, para pengurus PAC, Ketua Pimpinan Ranting (PR), Ketua Pimpinan Anak […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3-habis)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Setelah terpilih lagi sebagai Ketua PCNU Pati masa Khidmat 2024-2029, KH. Yusuf Hasyim segera menyusun program kerja (Proker). Penyusunan Proker ini, menurutnya didasarkan pada evaluasi Lembaga dan Pengurus Harian masa khidmat sebelumnya. Selain pelayanan dan networking, Kiai Yusuf bertekad untuk menjaga aset NU, baik fisik maupun non fisik. “Aset NU itu sangat […]

expand_less