Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 473
  • comment 0 komentar

 

dsc05484-9019686
K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati.

PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya dalam acara pelantikan PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/11).

Prasyarat pertama yang harus dimiliki adalah, Munadzim (organisatoris). Maksudnya, pengurus harus mampu mengelola manajemen organisasi dengan baik.

“Saya harap pengurus cabang IPNU dan IPPNU benar-benar menjadi organisatoris, bisa menata organisasi IPNU IPPNU menjadi lebih maju yang bisa bergerak dengan baik. Khususnya kepada kader-kader kita baik itu di sekolah desa ranting-ranting atau pun pondok pesantren,” ujarnya.

Kedua, pengurus baru sebagai Muharrik (penggerak). Kyai Yusuf menjelaskan, pengurus baru harus memiliki semangat juang dan berkhidmat terus berupaya menggerakkan Jam’iyyah semaksimal mungkin sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani ummat. 

Kemudian ketiga,  pengurus baru harus memiliki sikap Aliman wa Arifan bizamanihi. Yakni berupaya membekali diri menjadi orang yang Alim (cerdas, berilmu pengetahuan) dan Arif (bijaksana) yang mampu menyesuaikan dengan tantangan kebutuhan zaman.

Selain itu kyai Yusuf juga mengapresiasi program literasi yang selama ini telah dirancang oleh pengurus IPNU IPPNU Pati. Ia berharap pada periode ini program literasi tetap diusung dan dijaga, karena ini adalah menjadi bentuk dari pemberdayaan kader melalui Jam’iyyah IPNU IPPNU.

“Oleh karenanya pengurus yang lama yang telah berjuang dengan sangat baik patut untuk dilanjutkan program-programnya. Dan pengurusan yang baru ini untuk membuat inovasi-inovasi yang baru yang menjadikan IPNU IPPNU kabupaten Pati ini benar-benar bisa hadir di tengah-tengah jamaah. Karena Jam’iyyah kalah tidak hadir di tengah-tengah jamaah maka akan ditinggalkan oleh jamaahnya,” tuturnya. (lpj/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    Lestarikan Tradisi Ke-NU-an, INISNU Temanggung Lakukan Ziarah ke Pendiri NU

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.325
    • 0Komentar

    ‎ ‎Sidoarjo – Selain agenda akademik, rombongan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung juga melaksanakan ziarah ke makam para tokoh pendiri dan ulama besar Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan penguatan spiritualitas. ‎ ‎Ziarah dilakukan ke makam Makam Sunan Ampel (Raden Rahmat) di Surabaya, Makam Mbah Shonhaji (Mbah Bolong), dan Makam Mbah Soleh […]

  • Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

    Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Oleh : Nur Hidayatun Nikmah* Kurangnya sikap disiplin protokol kesehatan oleh orang tua ternyata sangat berpengaruh terhadap anak usia dini. Karena orang tua adalah panutan anak selama dirumah, maka jika dalam aktivitas sehari-hari orang tua tidak mencontohkan sikap disiplin yang baik dan benar, dikhawatirkan anak akan meniru perilaku ini.  Contoh kecil saja, dalam penerapan protokol […]

  • Marching Band Salafiyah Kajen Sabet 10 Gelar Juara Piala Raja Hamengku Buwono X

    Marching Band Salafiyah Kajen Sabet 10 Gelar Juara Piala Raja Hamengku Buwono X

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.804
    • 0Komentar

    Pcnupati or.id – Marching Band Bahana Swara (MBBS) Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, kembali mengukir prestasi dalam Kejuaraan Tingkat Nasional Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X, yang berlangsung pada 10-12 Oktober 2025 di Yogyakarta. Dalam ajang bergengsi tersebut, Bahana Swara Salafiyah memborong 10 trophy. Itu berasal dari tiga mata lomba, yakni Street […]

  • PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    TAYU-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Ini merupakan tahap paling dini dalam organisasi PMII. Dengan mengikuti Mapaba, para calon anggota telah secara resmi menjadi bagian formal dari PMII. Paska Mapaba, masih ada beberapa step lagi untuk menunjang jiwa organisasia anggota. M. Shofyan al Nashr, salah satu pemantik […]

  • PCNU - PATI

    Empat Basis Buruh Sarbumusi Pati Didaftarkan ke Disnaker

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    PATI – Empat basis dari Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati telah didaftarkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Rabu (3/8/2022) siang. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sarbumusi Kabupaten Pati, Husaini mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan empat basis atau kelompok itu antara lain  kelompok petani dari Jekenan, kelompok guru TPQ dari Pucakwangi, kelompok sopir […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Malas Mudik: Gejala Penyakit Jiwa?

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.441
    • 0Komentar

        Oleh Hamidulloh Ibda   Saya pernah membuat status WhatsApp pada puasa Ramadan 1446 H tahun 2025 lalu. “Orang yang tidak mau mudik itu sebenarnya adalah peyakit jiwa.” Sontak banyak yang komen. Memang tak sempat menuliskannya dalam bentuk artikel dan baru sempat tahun 2026 ini.   Jumlah pemudik dari tahun ke tahun selalu melimpah. […]

expand_less