Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » AI dan Hadist Nabi

AI dan Hadist Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
  • visibility 740
  • comment 0 komentar

Oleh : Isyrokh Fuaidi

Kehadiran AI atau kecerdasan buatan telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang memukau saat ini di tengah pesatnya perkembangan industri 4.0 dan society 5.0. Meski kehadirannya sudah cukup lama, tetapi rasanya momen kekaguman sekaligus kecemasan masyarakat terhadap AI mencapai puncaknya belum lama ini yaitu di tahun 2023-2024 dimana platform AI dari Amerika (OpenAI) bernama ChatGPT secara masif menarik penggunanya dari berbagai belahan dunia. Berbagai macam aplikasi dan platfom AI yang tidak hanya berfungsi sebagai chatbot juga bermunculan untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti AI untuk musik, desain, ilustrasi gambar, animasi video, penulisan dan lain seterusnya. ChatGPT sendiri juga melakukan pengembangan terus menerus bersamaan dengan munculnya berbagai platform baru yang ikut berkompetisi seperti Gemini milik Google, JasperAI, Nova AI, Poe, dan bahkan yang dari Indonesia juga turut bermain seperti AI Belajarlagi.

Dalam konteks ini, Islam memberikan panduan yang jelas dalam menyikapi perkembangan teknologi modern seperti AI melalui sabda Nabi Muhammad SAW: “… Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian.” (HR. Muslim). Hadist ini menegaskan bahwa urusan duniawi yang saat ini kebetulan diramaikan dengan penggunaan AI, maka hal itu sepenuhnya diserahkan pada kita semua. Di sinilah perlu adanya sikap yang bijak dan wawasan yang cukup dalam menggunakan AI agar perkembangan teknologi berdampak positif pada kehidupan manusia. Bapak AI, Geoffrey Hinton, Elon Musk, dan sejumlah pakar teknologi yang lain sudah memberikan warning serius mengenai dampak AI dalam tatanan kehidupan manusia yang perlu diantisipasi, salah satunya adalah kemampuan sebagai learning machine yang diprediksi akan melebihi kecerdasan manusia dalam memberikan informasi dan keputusan.

Berbicara mengenai manfaat AI, teknologi ini diakui memiliki kemampuan luar biasa dalam mengotomasi berbagai kebutuhan dan kegiatan seperti tugas-tugas yang dilakukan sehari-hari. Dalam dunia bisnis misalnya, chatbot berbasis AI dapat digunakan untuk melayani pelanggan dengan cepat dan efisien sehingga waktu yang sebelumnya terbuang untuk tugas administratif dapat dialihkan ke pengembangan strategi yang lebih penting. Dalam dunia pendidikan, platform berbasis AI membantu memberikan inspirasi dalam menyelesaikan tugas, mempersonalisasi pengalaman belajar, dan membantu memahami materi yang kurang dipahami saat diterangkan guru atau dosen. Dalam dunia seni juga sudah berkembang pesat seperti membantu seseorang dalam menciptakan musik yang dan lagu yang diinginkan, membuat desain visual yang menarik, dan seterusnya. Semuanya itu tentu membutuhkan skill dan literasi yang cukup agar teknologi AI dapat dimanfaatkan secara optimal. Prinsip lain yang diajarkan oleh hadis Nabi tersebut juga mendorong kita untuk memahami konteks perkembangan zaman tanpa melupakan nilai-nilai yang menjadi landasan perilaku hidup.

Perkembaangan era AI dan pesan Nabi setidaknya memberikan pesan serius pada kita semua bahwa manusia terus-menerus dituntut untuk belajar dan beradaptasi, khususnya kepada generasi muda jaman sekarang yang semakin dihadapkan pada kompetisi yang semakin ketat. Rasanya tidak cukup hanya memahami cara kerja teknologi dan beriperilaku sebagai user atau penikmat teknologi tetapi juga penting untuk berpikir lebih jauh dalam mengembangkan keterampilan yang terus dinamis seperti analisis data, blockchain, pemrograman dan pengelolaan sistem berbasis AI.

Di sisi lain, perkembangan AI tentu menimbulkan sejumlah persoalan yang cukup serius dalam konteks sosial dan pengembangan kualitas SDM masyarakat yang perlu diwaspadai. Informasi AI yang diberikan sangat rentan dengan bias algoritma dimana kecenderungan sistem menghasilkan informasi yang keliru, tidak objektif, tidak akurat, tidak konsisten, tidak cukup detil dalam menggambarkan sesuatu, atau bahkan menciptakan informasi yang ‘menyesatkan’ yang hal itu semua disebabkan oleh kerancuan sumber data (baca: big data) yang digunakan dalam berkomunikasi. Hal ini tentu sangat berbahaya jika dihadapkan pada masyarakat Indonesia dengan literasi membaca yang rendah, maka semua informasi yang diberikan oleh AI akan ditelan mentah-mentah tanpa melakukan verifikasi dan komparasi (tabayyun) dengan sumber lain yang lebih bonafid. Jika perilaku ngawur ini terus-menerus dilakukan, maka tidak heran asumsi Tom Nichols dalam bukunya The Death of Expertise (2017) menjadi kenyataan bahwa kepakaran dan keahlian saat ini benar-benar tidak dihargai padahal di saat yang sama masyarakat menghadapi masalah yang semakin kompleks dan membutuhkan masukan para ahli.

Isyrokh Fuaidi adalah Wakil Ketua PC LTNU Kab Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    Oleh. Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan ada yang menyebutnya sebagai yang terbesar di dunia. Sebagai organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad dalam kalender Hijriyah, NU memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga tradisi serta membangun peradaban bangsa Indonesia. Salah satu kontribusi utama NU adalah […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • Ini Sosok Adzkia, Murid Kelas 6 MI Ma’arif Gondang Juara I Karate Nasional Indikado 2025

    Ini Sosok Adzkia, Murid Kelas 6 MI Ma’arif Gondang Juara I Karate Nasional Indikado 2025

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Wonosobo – Pada ajang bergengsi Indonesia Karate-Do yang digelar di Gelanggang Olahraga Bulungan, Jakarta, pada tanggal 21 hingga 23 Februari 2025, murid kelas 6 Al A’la MI Ma’arif Gondang, Wonosobo Adzkia Zahra Althafunnisa, berhasil meraih Juara 1 SD Kelas 4-6 Kumite +30 KG Putri dalam Kejuaraan Karate Nasional Indikado 2025. Keberhasilannya ini tidak hanya […]

  • IPNU-IPPNU  Menjadi Pelopor Organisasi Positif

    IPNU-IPPNU Menjadi Pelopor Organisasi Positif

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Warta,IPNU-IPPNU  Pati. Sabtu 7 Maret 2015 di Pendopo Kabupaten Pati, Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU melakukan pelantikan pengurus baru, masa bakti 2014-2015.” Dengan adanya organisasi yang positif sudah barang tentu akan mengurangi kenakalan remaja dan dampak-dampak negative lainnya. Sehingga dengan adanya berbagai macam organisasi yang bernaung dibawah bendera Nahdlatul Ulama (NU) ini, di harapkan dapat […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025). Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan […]

  • Tembus Rp52 Miliar, LAZISNU PCNU Pati Perkuat Tata Kelola dan Beri Apresiasi UPZIS Terbaik.

    Tembus Rp52 Miliar, LAZISNU PCNU Pati Perkuat Tata Kelola dan Beri Apresiasi UPZIS Terbaik.

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.625
    • 0Komentar

      BANDUNGAN, SEMARANG – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Pati mencatatkan capaian fantastis pada tahun khidmat 2025. Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu–Ahad (7–8/2/2026), terungkap bahwa perolehan dana ZIS LAZISNU Pati tahun 2025 mencapai Rp52.561.495.730. Angka perolehan yang […]

expand_less