Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » AI dan Hadist Nabi

AI dan Hadist Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
  • visibility 561
  • comment 0 komentar

Oleh : Isyrokh Fuaidi

Kehadiran AI atau kecerdasan buatan telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang memukau saat ini di tengah pesatnya perkembangan industri 4.0 dan society 5.0. Meski kehadirannya sudah cukup lama, tetapi rasanya momen kekaguman sekaligus kecemasan masyarakat terhadap AI mencapai puncaknya belum lama ini yaitu di tahun 2023-2024 dimana platform AI dari Amerika (OpenAI) bernama ChatGPT secara masif menarik penggunanya dari berbagai belahan dunia. Berbagai macam aplikasi dan platfom AI yang tidak hanya berfungsi sebagai chatbot juga bermunculan untuk memenuhi kebutuhan manusia seperti AI untuk musik, desain, ilustrasi gambar, animasi video, penulisan dan lain seterusnya. ChatGPT sendiri juga melakukan pengembangan terus menerus bersamaan dengan munculnya berbagai platform baru yang ikut berkompetisi seperti Gemini milik Google, JasperAI, Nova AI, Poe, dan bahkan yang dari Indonesia juga turut bermain seperti AI Belajarlagi.

Dalam konteks ini, Islam memberikan panduan yang jelas dalam menyikapi perkembangan teknologi modern seperti AI melalui sabda Nabi Muhammad SAW: “… Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian.” (HR. Muslim). Hadist ini menegaskan bahwa urusan duniawi yang saat ini kebetulan diramaikan dengan penggunaan AI, maka hal itu sepenuhnya diserahkan pada kita semua. Di sinilah perlu adanya sikap yang bijak dan wawasan yang cukup dalam menggunakan AI agar perkembangan teknologi berdampak positif pada kehidupan manusia. Bapak AI, Geoffrey Hinton, Elon Musk, dan sejumlah pakar teknologi yang lain sudah memberikan warning serius mengenai dampak AI dalam tatanan kehidupan manusia yang perlu diantisipasi, salah satunya adalah kemampuan sebagai learning machine yang diprediksi akan melebihi kecerdasan manusia dalam memberikan informasi dan keputusan.

Berbicara mengenai manfaat AI, teknologi ini diakui memiliki kemampuan luar biasa dalam mengotomasi berbagai kebutuhan dan kegiatan seperti tugas-tugas yang dilakukan sehari-hari. Dalam dunia bisnis misalnya, chatbot berbasis AI dapat digunakan untuk melayani pelanggan dengan cepat dan efisien sehingga waktu yang sebelumnya terbuang untuk tugas administratif dapat dialihkan ke pengembangan strategi yang lebih penting. Dalam dunia pendidikan, platform berbasis AI membantu memberikan inspirasi dalam menyelesaikan tugas, mempersonalisasi pengalaman belajar, dan membantu memahami materi yang kurang dipahami saat diterangkan guru atau dosen. Dalam dunia seni juga sudah berkembang pesat seperti membantu seseorang dalam menciptakan musik yang dan lagu yang diinginkan, membuat desain visual yang menarik, dan seterusnya. Semuanya itu tentu membutuhkan skill dan literasi yang cukup agar teknologi AI dapat dimanfaatkan secara optimal. Prinsip lain yang diajarkan oleh hadis Nabi tersebut juga mendorong kita untuk memahami konteks perkembangan zaman tanpa melupakan nilai-nilai yang menjadi landasan perilaku hidup.

Perkembaangan era AI dan pesan Nabi setidaknya memberikan pesan serius pada kita semua bahwa manusia terus-menerus dituntut untuk belajar dan beradaptasi, khususnya kepada generasi muda jaman sekarang yang semakin dihadapkan pada kompetisi yang semakin ketat. Rasanya tidak cukup hanya memahami cara kerja teknologi dan beriperilaku sebagai user atau penikmat teknologi tetapi juga penting untuk berpikir lebih jauh dalam mengembangkan keterampilan yang terus dinamis seperti analisis data, blockchain, pemrograman dan pengelolaan sistem berbasis AI.

Di sisi lain, perkembangan AI tentu menimbulkan sejumlah persoalan yang cukup serius dalam konteks sosial dan pengembangan kualitas SDM masyarakat yang perlu diwaspadai. Informasi AI yang diberikan sangat rentan dengan bias algoritma dimana kecenderungan sistem menghasilkan informasi yang keliru, tidak objektif, tidak akurat, tidak konsisten, tidak cukup detil dalam menggambarkan sesuatu, atau bahkan menciptakan informasi yang ‘menyesatkan’ yang hal itu semua disebabkan oleh kerancuan sumber data (baca: big data) yang digunakan dalam berkomunikasi. Hal ini tentu sangat berbahaya jika dihadapkan pada masyarakat Indonesia dengan literasi membaca yang rendah, maka semua informasi yang diberikan oleh AI akan ditelan mentah-mentah tanpa melakukan verifikasi dan komparasi (tabayyun) dengan sumber lain yang lebih bonafid. Jika perilaku ngawur ini terus-menerus dilakukan, maka tidak heran asumsi Tom Nichols dalam bukunya The Death of Expertise (2017) menjadi kenyataan bahwa kepakaran dan keahlian saat ini benar-benar tidak dihargai padahal di saat yang sama masyarakat menghadapi masalah yang semakin kompleks dan membutuhkan masukan para ahli.

Isyrokh Fuaidi adalah Wakil Ketua PC LTNU Kab Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Program makan bergizi gratis nampaknya sudah menjadi hal yang sangat urgen di mata Pemerintah era kepemimpinan Prabowo dan Gibran. Bagaimana bukan, lewat program tersebut juga mereka dapat menduduki kursi presiden dan wakil presiden di Republik ini. Hingga masih menjadi sorotan media lokal maupun internasional. Diketahui uji coba makan siang gratis ini telah […]

  • PCNU-PATI

    Catur Dharma Aswaja Annahdliyah Keunggulan INISNU Punya

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam Studium Generale bertajuk “Mandiri Bersama Melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi” pada Sabtu (16/9/2023), Kasubdit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim mengatakan bahwa apa yang telah ditetapkan dan dilaksanakan oleh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi telah […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana, akhir-akhir ini. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban perjalanan […]

  • Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok pcnupati.or.id – Kecamatan Gembong resmi menjadi tuan rumah PKD dan Diklatsar GP Ansor Korwil I. Wilayah yang dijangkau meliputi empat kecamatan, di antaranya Pati Kota, Margorejo Gembong, dan Tlogowungu. Paijan, Ketua Panitia pelaksana, mengaku sudah mempersiapkan secara matang kegiatan yang akan dilangsungkan Jumat (18/7) sampai dengan […]

  • Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.822
    • 0Komentar

    Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengajak masyarakat untuk memboikot Trans7. Mereka menilai ikut tersakiti dengan tayangan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku ikut prihatin dengan tayangan Xpose Uncersored Trans7. Ia menilai tayangan tersebut tak mencerminkan dunia pesantren. Menurutnya, framing yang ditampilkan dalam program tersebut sudah tidak bisa ditolerir. Apalagi […]

expand_less