Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menolak Diskriminasi Wanita

Menolak Diskriminasi Wanita

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
  • visibility 467
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikhah*



Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang lainnya.” (QS. Ali Imron: 195)

Allah sangat mengapresiasi siapapun yang berperan. Maksudnya setiap amal apapun yang dilakukan oleh laki-laki ataupun perempuan pasti Allah akan memberikan sesuatu yang setimpal dengan perbuatan tersebut. Baik peran diranah domestik maupun publik. Jadi tidak ada peran yang diabaikan oleh Allah.

Hadist selanjutnya dari Abu Said Al-Khudri RA, “datang seorang perempuan kepada Rasulullah. Lalu perempuan itu berkata: bahwa para laki-laki itu pergi kepadamu untuk belajar tentang hadist-hadist engkau ya Rasulullah dan engkau mengajarkannya. Maka jadikanlah bagi kami (para perempuan) dari kesempatan itu dimana kami datang pada hari itu, lalu engkau ajari kami dari ilmu-ilmu yang diajarkan Allah kepadamu. Maka Rasulullah menjawab: Ya, berkumpullah kalian ditempat ini dan itu. Lalu berkumpullah para perempuan, dan Rasulullah datang memenuhi permintaan para perempuan itu untuk membuat majelis khusus perempuan. Maka Rasulullah memberikan pengajaran apa yang diajarkan Allah kepadanya.” (HR. Bukhori dan Muslim) Hadist ini sangat menarik untuk kita pahami maknanya.

Pertama, perempuan menuntut haknya dan Rasulullah menerima tuntutan itu. Jika selama ini ada yang mengatakan bahwa perempuan sebaiknya diam dan nerima, tidak usah aneh-aneh, hal itu tidaklah sama pada saat itu, ketika para perempuan menuntut haknya untuk diberikan ilmu yang sama dengan laki-laki dan Rasulullah menjawab tuntutan itu dengan mengiyakan dan memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk belajar juga. Jadi, sesungguhnya menuntut itu tidak masalah. Siapa pun yang memiliki hak, tidak terbatas hanya pada laki-laki saja diperbolehkan untuk menuntut. Yang kedua, perempuan iu juga memiliki hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran. Bahkan dalam konteks ini Rasulullah sendiri yang langsung memberikan pengajaran tersebut. Jadi, jika selama ini masih banyak yang menganggap bahwa perempuan itu tidak perlu diberi pendidikan yang tinggi, toh ujungnya berperan dalam rumah tangga, sebetulnya itu adalah hal yang keliru. Karena didalam hadist diatas dijelaskan bahwa ketika ada seorang perempuan yang protes atau menuntut hak kepada Rasulullah, Rasulullah dengan sikapnya mengakomodir dan mengiyakan tuntutan itu. Bahwa perempuan pun berhak mendapatkan ilmu yang sama dengan laki-laki.

Islam tidak membatasi peran seseorang berdasarkan jenis kelamin. Sepanjang itu dilakukan dalam rangka kebaikan, itu adalah sesuatu yang sah-sah saja. Sungguh luar biasa sekali pesan-pesan kemanusiaan didalam Islam, semoga menjadi spirit untuk kita senantiasa berbuat baik, menjadi semangat untuk kita ikut berkontribusi dalam pemajuan dan atau pemenuhan hak-hak siapapun. Jangan menjadi bagian dari orang-orang yang melanggar hak-hak orang lain.

Hadist-hadist dan penjelasan diatas hanya sebagian sedikit dari pembahasan pada kitab Assittin Al-Adliyyah, namun kiranya saya minta maaf karena hanya itu yang mampu saya uraikan. Semoga bermanfaat. ()


*Pengurus Lazisnu Pati

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

    Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail putaran ke 51 mengkaji tentang  kepemimpinan dalam perspektif  fiqh, 18/5 kemarin. Acara berlangsung di PP Riyadlus Shalihin Trangkil Bandung Bahtsu masail ini dipimpin oleh KH Badruddin Syathibi selaku Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Dr Zumradi, K Said, K Sabar, K Hambali, dan kiai kiai […]

  • Tahun Ini, Ma`arif PWNU Jateng dan Kemenaker Buka Lowongan Magang Jepang

    Tahun Ini, Ma`arif PWNU Jateng dan Kemenaker Buka Lowongan Magang Jepang

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 590
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah secara resmi ditunjuk oleh Kementerian Tenaga Republik Indonesia sebagai salah satu lembaga yang dapat melaksanakan Rekrutmen atau Seleksi Peserta Pemagangan Ke Jepang Tahun 2025. Hal tersebut tertuang dalam surat dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Nomor: B-2/36/LP.03.01/II/2025. Ketua Lembaga […]

  • LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 0Komentar

    PATI-Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pati, Ahad (28/7) menyelenggarakan rapat Koordinasi dan orientasi internal pengurus. Bertempat di Pesantren Raudlatul Ulum Kajen, rapat tersebut dihadiri oleh ketua PCNU Kabupaten Pati, K. Yusuf Hasyim. Rapat koordninasi LF-NU di Ponpes Roudlotul Ulum Kajen Dalam sambutannya K. Hasyim berharap agar LFNU tetap solid dan tidak hanya berjam’iyyah saja. […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

  • PC Lazisnu Pati Berikan Bantuan Korban Kebakaran

    PC Lazisnu Pati Berikan Bantuan Korban Kebakaran

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Dukuhseti. NU Care- LAZISNU Kabupaten Pati memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Bakalan Kecamatan Dukuhseti, rabu (11/12). Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan dirumah korban dengan didampingi oleh pengurus Lazisnu serta banom NU Dukuhseti. Ahmad Suyuti selaku korban yang mengalami musibah tersebut mengatakan bahwa kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik dirumahnya. “Malam itu sekitar pukul 23.00 […]

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

expand_less